Home / Berita / Korupsi / Nasional

Jumat, 13 April 2018 - 12:07 WIB

Setya Novanto Bacakan Pleidoi di Pengadilan Tipikor Jakarta

Terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik, Setya Novanto. (Foto: iNews.id).

Terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik, Setya Novanto. (Foto: iNews.id).

Viewer: 659
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

KompasNasional.com, Jakarta –  Terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Setya Novanto membacakan pleidoi atau pembelaan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Mantan Ketua DPR itu mengawali pembacaan pleidoinya dengan menceritakan perjalanan hidupnya.

Pria yang biasa disapa Setnov itu di depan hakim menceritakan bahwa dirinya bukan keturunan konglomerat atau orang kaya. Dia mengaku  lahir dari keturunan orang tidak mampu. Namun, dirinya memiliki tekad dan cita-cita yang  tinggi untuk membangun dan turut berkontribusi dengan baik terhadap negeri ini.

“Yang disampaikan tidak untuk pamrih tapi hanya ingin ada sebagian masyarakat yang sedikit membuka mata untuk melihat sisi lain diri saya sehingga tidak terus-menerus mencaci saya dengan begitu kejamnya,” ujar Setnov di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Baca Juga  Bupati Taput Buka Secara Resmi Musda LADN Pemilihan Pengurus Masa Bhakti 2021-2026

Maka, untuk mewujudkan cita-citanya, dia mengaku hampir semua pekerjaan dilakoninya. Mulai dari jualan beras, madu di pasar, jadi model, sales mobil, hingga menjadi kepala penjualan mobil untuk seluruh Indonesia timur di sebuah perusahaan.

Dia menambahkan, setelah selesai kuliah di Surabaya, dirinya melanjutkan ke salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Saat itu, banyak dibantu keluarga besar mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Chairul Usman hingga dirinya bisa sukses.

Baca Juga  Sinergitas TNI/Polri Bersama Masyarakat Indari Gotong Royong Bangun Drainase

“Keluarga Chairul Usman telah menjadi saksi bagaimana dahulu saya menggantungkan diri. Saya rela mengabdi sebagai pembantu, nyuci, ngepel, menjadi sopir dan pagi-pagi nganter sekolah untuk anak-anak. Semua saya lakukan agar bisa melanjutkan kuliah,” ucapnya.

Selain Chairul Usman, dia menyebutkan mantan Ketua DPR Akbar Tandjung dan mantan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie di balik kesuksesannya dalam politik. “Orang-orang inilah yang menjadi perantara atas keberhasilan, usaha yang saya bangun. Terima kasih tak terhingga,” katanya.(Inews/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Silaturahmi di Arisan BKMT, Bupati Tapsel Ajak Kaum Ibu Tingkatkan Taraf Hidup Lewat Bertani

Berita

Tanggul Sungai Cikaranggelam Cikampek jebol

Berita

Nilai Tukar Rupiah Semakin Melemah, Dampaknya Semakin Besarnya Utang Luar Negeri Indonesia

Berita

Wakil Walikota Pematangsiantar Ikuti Zoom Cloud Meeting Sosialisasi PTSL Tahun 2022

Berita

Bupati Muda Ingatkan Kades Terpilih Tidak Emosional Mengganti Perangkat Desa

Berita

Pmprov Kalbar Gelar Pangan Murah Untuk Masyarakat

Berita

Koramil 1208-07/Teluk Keramat Hadiri Kegiatan Pengukuhan Dewan Dakwah Islam Wilayah Binaan.

Berita

Sumut-Aceh tuan rumah PON 2024