Viewer: 856
0 0

Home / Berita

Senin, 5 Oktober 2020 - 20:26 WIB

Sekolah Inklusi, Komitmen Pemkot Pontianak Wujudkan Ramah Disabilitas

Viewer: 857
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 7 Detik

KompasNasional.com | Pontianak Kalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen menjadikan Pontianak sebagai kota ramah disabilitas dengan semaksimal mungkin memfasilitasi kebutuhan anak-anak disabilitas.

Satu diantaranya adalah sekolah inklusi bagi anak disabilitas.

Sekolah inklusi merupakan sistem layanan pendidikan yang mengatur agar difabel dapat dilayani di sekolah terdekat, di kelas reguler bersama-sama teman seusianya.

Tanpa harus dikhususkan kelasnya, siswa dapat belajar bersama dengan aksesibilitas yang mendukung untuk semua siswa tanpa terkecuali difabel.
 
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan komitmen tersebut diwujudkan dengan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan bagi anak-anak disabilitas.

Disamping Pemkot Pontianak juga sudah memiliki Autis Center.

Pendidikan inklusi ini tidak terbatas oleh waktu tapi dilakukan secara terus menerus.

Perlu kerjasama dari semua pihak untuk menanganinya,” ujarnya usai membuka bimbingan teknis (bimtek) persiapan sekolah inklusi bagi anak disabilitas di Hotel Maestro Pontianak, Senin (5/10/2020).
 
Menurutnya, sejauh ini memang belum seluruh sekolah siap menjadi sekolah inklusi dalam mengakomodir anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga  Membuka Giat Latpraops, Kapolda Kalbar Minta Personel Untuk Berkontribusi Maksimal Tangani PMK

Oleh sebab itu, melalui bimtek persiapan sekolah inklusi yang digelar ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi Kota Pontianak dalam menjawab kebutuhan dan keinginan menjadikan kota yang ramah disabilitas.

Terutama memfasilitasi tumbuh kembang anak-anak disabilitas.

Kota Pontianak saat ini ditunjukkan sebagai salah satu kota yang ramah inklusi dalam pendidikan, sebutnya.
 
Setiap tahunnya jumlah anak berkebutuhan khusus terus bertambah.

Untuk itu dibutuhkan sarana dan prasarana dalam mengakomodir anak berkebutuhan khusus.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak diharapkan bisa melakukan inovasi dalam penanganan anak berkebutuhan khusus.

Termasuk jika memang kekurangan kelas, dipersilahkan Disdikbud untuk membangun ruang kelas tambahan, ungkap Edi.
 
Kepala Disdikbud Kota Pontianak Syahdan Lazis menerangkan beberapa sekolah inklusi percontohan untuk tahap awal diantaranya TK Terpadu Tabrani Ahmad, TK Selayar, SDN 06, SDN 34, SMPN 2 dan SMPN 23.

Baca Juga  Bupati Erlina Hadiri Rakor Pemulihan Ekonomi Nasional Secara Daring

Ia berharap seluruh sekolah negeri di Pontianak bisa menerapkan sekolah inklusi.

Kita akan mempersiapkan sarana prasarananya, kemudian gurunya juga akan kita berikan pembekalan supaya mereka memahami bagaimana mengajar anak-anak tersebut, terangnya.
 
Syahdan menambahkan, anak berkebutuhan khusus membutuhkan penanganan berbeda. Oleh sebab itu pihaknya akan mempersiapkan tenaga khusus sehingga para guru yang akan mengajar sudah siap.

Untuk sekolah yang menjadi percontohan dipastikan telah siap melaksanakan program tersebut.

Kita tidak membatasi kuota anak berkebutuhan khusus, tergantung orang tuanya. untuk sementara ini ada beberapa sekolah yang kita tunjuk, tuturnya
 
Syahdan menyebutkan, melalui program sekolah inklusi ini pihaknya berharap anak berkebutuhan khusus bisa bersekolah dengan anak-anak lainnya.

Sehingga anak tersebut juga wajib menerima ilmu pengetahuan seperti anak lainnya.

Peserta bimtek ada dari guru, kepala sekolah dan OPD, agar OPD paham dengan sekolah inklusi, pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Terkait Long Beach, Wakil Bupati Martua Sitanggang : Kalau ada yang Mengatakan 22 Kilometer, itu Keliru

Berita

Bupati Samosir Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang PPTSB Samosir

Berita

Cristine Sinaga Siswi SMKN 1 Siantar Raih Peringkat 2 Cabang Karate Ajang O2SN 2022 Tingkat Provinsi

Berita

Soal Sekda, Bupati Usman Sidik Bakal Bentuk Tim Usut Kasus Dibalik Penyobekan SK

Berita

Kunker ke Samosir, Walikota Yogyakarta Nyatakan akan Membangun Kampung Tapanuli di Yogya Sebagai Wadah Promosi dan Pameran UMKM Tapanuli

Berita

Polda Sumsel bersama Polrestabes dan Polres jajaran berhasil mengamankan 58 tersangka

Berita

Kedepankan Sikap Humanis Dan Persuasif, Koramil Tayap, Jajaran Kodim 1203/Ktp Bersama Instansi Terkait Disiplinkan Penggunaan Masker.

Berita

Update Covid-19 di Kabupaten Samosir (25/07/2021