Home / Berita

Senin, 4 Juli 2022 - 17:39 WIB

Membuka Giat Latpraops, Kapolda Kalbar Minta Personel Untuk Berkontribusi Maksimal Tangani PMK

Viewer: 408
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com- Polda Kalimantan Barat melaksanakan Latihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat “Aman Nusa II – Penanganan PMK Tahun 2022” dalam rangka Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Tahun 2022 pada hewan ternak, di daerah hukum Polda Kalbar, Senin (4/7/2022).

Kegiatan tersebut dilaksanakan diruang Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, dan dipimpin langsung oleh, Kapolda Kalbar yang didampingi oleh Irwasda Polda Kalbar, Karoops Polda Kalbar, dan dihadiri oleh Kapolresta Pontianak Kota, Kapolres Kubu Raya beserta seluruh personel yang terlibat dalam giat latpraops.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalbar menyampaikan bahwa dengan dilaksanakan operasi ini harus bisa memberikan dampak yang signifikan dan bisa dirasakan oleh masyarakat getaran dan hasilnya.

“Setiap operasi kepolisian yang dilaksanakan, baik itu yang merupakan operasi kewilayahan maupun operasi terpusat harus berbeda dari kegiatan rutin maupun kegiatan rutin yang ditingkatkan karena operasi kepolisian mempunyai Sasaran Tertentu, Target Operasi Tertentu, Kurun Waktu Tertentu, Personel Tertentu, Struktur Organisasi Tertentu Dan Anggaran Tertentu,” ungkap Kapolda Kalbar.

Baca Juga  Ketua Persit KCK Koorcab Rem 121 ibu Rissa Ronny mendampingi Ketua Umum Persit KCK saat memberikan arahan kepada isteri prajurit yang ditinggal tugas.

Adapun Operasi “Aman Nusa II – Penanganan PMK Tahun 2022” merupakan operasi kepolisian terpusat dan merupakan operasi Kontinjensi yang digelar oleh Mabes Polri bersama 19 Polda dalam rangka pencegahan dan penanganan wabah penyakit kuku dan mulut.

Kapolda juga menyampaikan bahwa karakter virus PMK ini berbeda dengan Covid-19, bahwa PMK tidak menular kepada manusia. Namun manusia yang kontak atau berdekatan dengan hewan ternak yang sudah tertular PMK, dapat membawa virus itu ke hewan yang lain dikarenakan virus tersebut menempel di sepatu, di baju, di badan, ataupun pada benda yang dibawa.

Baca Juga  Aksi ‘Teror’ Kepala Babi Dikabarkan Sudah Dua Kali Terjadi

Virus tersebut juga dapat bertahan lama bahkan bisa tertular melalui udara sampai dengan jarak 10 km.

Dalam upaya penanggulangan PMK ini, pemerintah telah menunjuk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Kepala BNPB) sebagai Ketua dan Asops Kapolri ditunjuk sebagai wakil ketua IV untuk menindaklanjuti perintah Presiden sampai ke tingkat desa. Dimana Polri dan jajarannya diperintahkan untuk ikut berperan dan proaktif melakukan upaya pencegahan maupun pengobatan dan vaksinasi ternak.

“Diharapkan seluruh pelaksana operasi dapat berkontribusi maksimal, sehingga membawa dampak positif terhadap penanganan PMK di wilayah hukum Polda Kalbar,” jelas Kapolda.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pengunjung Pasar di Jakarta Membludak, Polisi Dilema Imbau Warga

Berita

Ditengah Wabah Covid-19, Sejumlah Sekolah di Disdik Pematangsiantar Pungut Biaya Atribut Sebesar Rp. 80 Ribu.

Berita

DJM 2 Periode Terbentuk di Provinsi DIY

Arsip

Ini Identitas Dua Korban Pesawat Cessna Jatuh di Cirebon

Berita

SUANDI, H. UMARDANI DAN UNTUNG LAKUKAN PENGGELAPAN PAJAK GALIAN C BERJEMAAH.

Berita

8 Desa di Sanggau Kini Sudah Nikmati Listrik Dan Masih 200 Desa Lagi di Perjuangkan

Berita

Pimpinan Dan Jajaran Direksi PT BTN Persero Cabang Psp Lakukan Audensi Dengan Walikota

Berita

Acaman Limbah di Kususbibi, Iswan Hasjim: Kita Tidak Akan Tinggal Diam