Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Sabtu, 2 Juli 2016 - 15:20 WIB

Sebelas Pemudik yang Rela Bersepeda Hingga Ke Kampung Halaman

Viewer: 556
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Mudik dengan cara moda transportasi mobil maupun sepeda motor sudah lazim. Namun bagaimana jika tradisi pulang kampung itu dilakoni menggunakan sepeda.

Hal ini yang dilakukan 11 pemudik asal Kota Bandung. Mereka yang memang hobi bersepeda ini melakukan tradisi pulang kampung dengan cara yang disukainya. Tergabung dalam gerakan #GOWESMUDIK2016, mereka rela mengayuh pedal hingga beberapa kampung halaman. Ada yang menuju Banjar, Yogyakarta, Solo, dan Madiun.

Yudi Juliana tampak terengah-engah. Pria 30 tahun itu menepikan sepeda warna merah miliknya di lahan kosong di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung. Maklum saja, rute yang ditempuh memang sebagian besar berupa jalan menanjak.

“Istirahat dulu, lumayan capek,” kata Yudi, Sabtu (2/7).

Baca Juga  DPRD Samosir Kunker ke Sibolga dan Tapteng

Yudi berangkat dari kawasan Cibiru, Kota Bandung, tadi pagi. Mereka bergerak menempuh jalur selatan. Namun ada juga yang melalui jalur utara.

Yudi mengutarakan alasan memilih mudik menggunakan sepeda. Dia beralasan bukan karena tidak mampu menggunakan kendaraan umum atau pribadi, tapi ingin merasakan kebersamaan dan menyalurkan hobi.

“Pakai sepeda itu lebih asyik mudiknya. Kalau yang sudah pernah mudik pakai sepeda, biasanya ketagihan,” ungkap Yudi yang mudik menuju Banjar, Jabar.

Dengan bersepeda, pemudik bisa lebih menikmati perjalanan. Apalagi dengan gerakan #GOWESMUDIK2016, pemudik bisa lebih merasakan keakraban satu sama lain. Ada sisi solidaritas juga di dalamnya karena mereka harus saling mengerti dan membantu dalam perjalanan.

Yudi mengaku, sebelum mudik menggunakan sepeda kesayangannya, dia terlebih dahulu pergi mengantarkan keluarga ke kampung halamannya. Kemudian dia pulang ke Bandung dan kembali melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda bersama rekan-rekannya.

Baca Juga  FORMASI Malut Resmi Dilantik, Ini Harapan Bupati Usman Sidik

Hanya saja, kata Yudi, kebanyakan dari mereka yang mudik menggunakan sepeda keluarganya pergi secara terpisah. “Ada yang menggunakan mobil pribadi, ada juga yang pakai kendaraan umum,” ujarnya.

Yudi memperkirakan bakal sampai di tempat tujuan pada malam hari. “Kira-kira sore sampai di Ciamis dulu.”

Sedangkan pemudik lainnya diperkirakan sampai ke kampung halaman dengan waktu yang berbeda. Sebab tujuan mereka juga berbeda. “Tapi diperkirakan sebelum Lebaran kita semua sudah sampai ke kampung halaman masing-masing,” terangnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

15 Provinsi Laporkan Tak Ada Tambahan Pasien Positif COVID-19

Berita

Prabowo Resmi Luncurkan Badan Pengelola Investasi Danantara

Berita

Tiba di Sumut, Api Obor Asian Games 2018 Disambut Antusias

Berita

DPD KNPI Coffee Break Bersama Jurnalis, Bupati Tapsel: Paling Banyak Simpan Nomor HP Jurnalis

Berita

Soal Dana Desa, Usman Sidik Beri Warning Keras Bagi Para Kades

Berita

Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Terima Lencana Kehormatan DHN 45 RI

Berita

Parpol Yang Punya Kursi di Dewan Bisa Tak Mendapatkan Bantuan Keuangan Dari Pemerintah.

Berita

Agar Tetap Terjaga Kebersihannya, Satgas Pamtas 642 Bersama Warga Kerja Bhakti*