Kompas Nasional I SIMALUNGUN-Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui cabang dinas (Cabdis) di Siantar – Simalungun mulai membuka pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di daerah Kabupaten Simalungun untuk jenjang SMA / SMK pada Senin (6/9/21).
Sebelumnya, diperkirakan 31 sekolah di Simalungun akan melakukan PTM terbatas. Namun, Cabdisdik Siantar – Simalungun memastikan satu sekolah batal menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) hari ini.
“Ada satu sekolah yang batal menggelar PTM terbatas yaitu SMK 3 Siantar. Sekolah ini berada di perbatasan Siantar dan Simalungun,”ucap Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Provinsi Sumatera Utara di Pematangsiantar – Simalungun, James Andohar Siahaan.
“Kegiatan PTM di sekolah tersebut rencananya akan kembali digelar beberapa pekan ke depan. Akan kami tindak lanjuti lagi,”kata James.
Menurutnya secara umum kesiapan sekolah di Kabupaten Simalungun dalam menyelenggarakan PTM sudah optimal, termasuk memastikan penerapan protokol kesehatan di masing-masing sekolah.
Disatu sisi, sekolah SMK 3 Siantar itu sangat berdekatan dengan Kota Pematangsiantar. Dinas pendidikan Provinsi Sumatera Utara memutuskan kawasan yang masih berdekatan dengan daerah yang masih melakukan PPKM Level empat, untuk sementara ditunda dulu.
“Kesehatan siswa dan lingkungan sekolah termasuk guru dan tenaga pengajar yang menjadi prioritas. Sehingga penyelenggaraannya sangat ketat dan memperhatikan sejumlah aspek,”jelas James.
Selanjutnya, kata James, Cabdisdik Siantar – Simalungun menunggu perubahan status level di Kota Pematangsiantar. Mudah – mudahan minggu depan semua sekolah sudah bisa melakukan PTM terbatas.
Toni Tambunan






