Home / Berita

Sabtu, 22 November 2025 - 12:06 WIB

Kebakaran Gudang Oli Bekas di Bogor Akhirnya Padam Setelah 13 Jam

Petugas Damkar Mulai Pendinginan di Gudang Oli Bekas

Petugas Damkar Mulai Pendinginan di Gudang Oli Bekas

Viewer: 512
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Jakarta, JejakNasional – Kebakaran sebuah gudang oli bekas di Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, mulai bisa dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran (damkar) masih berjaga di di lokasi kejadian.

“Sudah masuk pendinginan sekarang, anggota kita masih standby (di lokasi),” kata Danru Sektor Gunung Putri Damkar Kabupaten Bogor, Abdul Wafi, Sabtu (22/11/2025). Pemadaman dilakukan selama sekitar 13 jam sejak Jumat (21/11/2025) sore pukul 16.30 WIB. Api mulai bisa dipadamkan pada pagi hari ini sekitar pukul 06.00 WIB.

“Kurang lebih 12 jam (pemadaman), dari 16.30 WIB (kemarin) sampai tadi jam 06.00 WIB kita bisa pendinginan,” tuturnya.

Baca Juga  Pramono Diskon BPHTB hingga 75%: Ringankan Keluarga Muda Beli Rumah Pertama

Untuk penyebab kebakarannya sendiri masih dalam penelusuran. Berdasarkan keterangan saksi awal yang melihat, api sudah dalam keadaan besar.

“Kalau penyebab kita belum diketahui karena menurut saksi pelapor mereka sudah menemukan api besar di area tersebut,” bebernya.

Kendala Pemadaman
Sebelumnya diberitakan, kebakaran sebuah gudang oli bekas yang berada di Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, belum padam hingga malam ini. Pemadam kebakaran (damkar) masih berupaya memadamkan si jago merah.

“Objek terbakar gudang oli bekas, situasi akhir masih proses pemadaman,” kata Kadis Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, Jumat (21/11/2025) pukul 22.33 WIB.

Baca Juga  Bahlil Tegaskan Harga Gas di Pengecer Tak Boleh Lebih dari Rp 19.000 Per Tabung

Petugas damkar telah melakukan pemadaman dengan meminimalisir area yang terbakar. Petugas juga melakukan pemadaman dengan dibantu detergen.

“Pasukan mengurai material yang sudah terbakar, proses pemadaman masih dilakukan,” ucapnya.

Yudi menjelaskan kendala petugas dalam memadamkan api. Menurut laporan anggota yang berada di lapangan, adanya kontainer berisi oli bekas dan akses menuju lokasi menjadi kendala.

“Adapun kendala di lapangan karena adanya kontainer yang berisikan oli bekas dan akses sulit dilakukan karena tertutup material asbes baja riangan,” ujarnya.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Prabowo Pastikan Biaya Haji 2025 Rasional Tanpa Kurangi Kualitas Layanan

Berita

Pengukuhan Kordes,Tim Pemenangan Paslon Bupati/Wakil Bupati Nias Selatan No urut 1 dilaksanakan di Desa Hiliwatema Kecamatan Lahusa

Berita

Hormati Adat Istiadat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Hadiri Ritual Adat Marasi’an Air Tanah Di Perbatasan.

Berita

Subdenpom XII/1-6 Putussibau Melaksanakan Sosialisasi Ops Gaktib dan Ops Yustisi Polisi Militer TA 2022 Di Kodim 1206/PSB

Berita

Kasdam XII/Tpr Jadi Narasumber FGD Bahas Intoleransi dan Radikalisasi di Kalbar

Berita

Ketua PN Pematangsiantar Dukung Konpercab XXIX GMKI Pematangsiantar-Simalungun

Berita

Bupati Tapsel : Terus Lakukan Peningkatan Layanan Publik Untuk Kenyamanan dan Kemudahan Masyarakat

Berita

Melalui Kuasa Hukumnya Terpidana Kasus Korupsi Hutan Tele, Eks Bupati Tobasa Serahkan Uang Denda Sebesar Rp 50 Juta