Di zaman serba digital ini, penggunaan ponsel pintar di seluruh dunia menyentuh ratusan juta unit. Namun siapa sangka, kebanyakan produsen ponsel pintar termasuk Samsung, Nokia, LG, dan BlackBerry masih memakai timah yang diambil dari Kepulauan Bangka, Indonesia.
Hal ini diungkapkan oleh Senior Campaigner dari Friends of the Earth (FOE), Julian Kirby. Dia mengatakan kelima pabrikan ini mengakui bahwa mereka masih menggunakan timah dari Indonesia untuk produk mereka.
“Kelima perusahaan tersebut mengakui bahwa mereka masih menggunakan timah yang berasal dari Pulau Bangka, Indonesia,” ujar Julian seperti dikutip dari laman FOE, Kamis 22 September 2016.
Menurut Julian, pihak Apple masih belum mau membalas e-mail yang dikirimkannya. Padahal Foxconn adalah perusahaan perakit perangkat Apple dan masih menggunakan timah yang berasal dari Indonesia.
“Kami juga menanyakan produsen ponsel top lainnya, Apple, dengan pertanyaan yang sama, apakah mereka menggunakan timah yang merusak hutan, terumbu karang, dan mata pencaharian di Indonesia?,” tutur Julian.
Terlepas dari Apple yang masih belum mengakui hal tersebut, kelima perusahaan diatas sudah sepakat untuk mencari solusi panjang untuk nasib wilayah Pulau Bangka. Pasalnya sudah banyak korban dalam upaya penambangan timah tersebut.
“Sungguh fantastis ketika Blackberry, LG, Motorola, Nokia, dan Sony telah bergabung Samsung dan Philips dalam memimpin jalan menuju masa depan yang lebih adil di Pulau Bangka. Merek-merek ini harus ucapan selamat atas upaya untuk mengatasi masalah dalam pasokan mereka,” ujar Julian (otmn|dwk)







