Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah yang jatuh pada hari sabtu, 30 Juli 2022, beberapa umat muslim biasanya mengadakan berbagai kegiatan keagamaan. Salah satunya adalah menggelar pawai seperti yang dilakukan SD Al-washliyah Jalan Rajamin Purba, Kota Pematang Siantar dengan berjalan kaki keliling dalam kota.
Ratusan murid SD Al-washliyah dari kelas 1 hingga 6 ini tampak bahagia dengan senyum sumringahnya. Mengenakan pakaian olahraga dan pramuka, mereka juga membawa poster yang bertuliskan tentang menyambut Tahun Baru Islam tersebut.
Kepala SD Al-washliyah Pematangsiantar Muhammad Sidik, SPdI, M.Pd mengatakan bahwa acara pawai dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam itu sudah menjadi agenda rutin setiap tahun yang berada di dalam program kegiatan tahunan. Hanya saja, pandemi melanda, maka anjuran pemerintah untuk tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian.
“Kegiatan ini menjadi ajang untuk siar agama Islam agar SD Al-washliyah semakin berkembang, yang bersamaan dengan menyambut Tahun Baru Islam,” katanya, Kamis (28/7/22).
Sidik juga menyatakan bahwa pawai tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan mulai dari awal acara hingga selesai guna mencegah Covid-19. Apalagi siswa-siswi yang sedang sakit tidak diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan pawai tersebut.
“Cuci tangan adalah salah satu yang kita utamakan. Kalau masker, kita tak paksakan. Soalnya, anak – anak nanti kecapean, selain itu jalur yang kita lewati juga jalan – jalan yang tidak padat lalulintas,” terang dia.
Sidik menilai kegiatan tersebut sangat berdampak positif terhadap anak-anak didiknya karena selain untuk mengasah kemampuan murid SD Al-washliyah yang ikut, juga dapat menanamkan kepada mereka tentang makna Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriyah.
Dia juga berharap, kegiatan pawai tersebut bisa menjadi pemersatu bangsa, khususnya umat Islam ,dan juga bisa menjadi doa agar wabah pandemi Covid-19 segera berakhir.
“Semoga dengan kegiatan ini para anak didik SD Al-washliyah dapat lebih semangat lagi dalam menimba ilmu agama, sebagai bekal mereka dewasa nanti dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan beragama. Kita juga berdoa semoga pandemi Covid-19 segera berakhir,”harap Sidik.
Toni Tambunan.






