Home / Internasional

Rabu, 30 Juni 2021 - 18:15 WIB

Resmikan Kedubes Israel di Abu Dhabi, Yair Lapid: Timur Tengah Rumah Kami

Viewer: 489
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Kompasnasional l Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid telah meresmikan kedutaan baru negara itu di Abu Dhabi dalam kunjungan resmi pertama Israel ke Uni Emirat Arab (UEA) sejak kedua negara menormalisasi hubungan tahun lalu.
Berbicara pada upacara pemotongan pita di peresmian Kedubes Israel pada hari Selasa (29/6) waktu setempat, Yair Lapid tampaknya ingin menjangkau musuh-musuh regional lainnya.

“Israel menginginkan perdamaian dengan tetangganya – dengan semua tetangganya. Kami tidak akan kemana-mana. Timur Tengah adalah rumah kami … Kami meminta semua negara di kawasan itu untuk mengakui itu, dan datang untuk berbicara dengan kami,” kata Lapid menurut transkrip yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Israel seperti diberitakan The Telegraph, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga  Washington dan New York Ubah Nama Jalan Jadi Black Lives Matter

Israel dan UEA – kekuatan ekonomi di kawasan itu – telah diam-diam bekerja sama selama bertahun-tahun mengenai musuh bersama mereka, Iran. Kedua negara secara resmi menandatangani perjanjian diplomatik yang dikenal sebagai Perjanjian Abraham pada Agustus 2020.

Normalisasi hubungan antara Israel dan UEA, serta beberapa negara Arab lainnya, diawasi oleh pemerintahan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang melihatnya sebagai aspek penting dari kampanye “tekanan maksimum” terhadap Iran.

Para menteri Israel sebelumnya telah mengunjungi UEA, tetapi Lapid yang baru diangkat adalah yang pertama melakukan perjalanan dalam misi resmi, serta yang paling senior.

Sementara perjalanan itu secara luas dipandang sebagai kesempatan pertama bagi pemerintah baru Israel untuk membuat terobosan diplomatik, Lapid juga mengakui mantan perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai “arsitek” dari Perjanjian Abraham.

Baca Juga  Benda Jatuh Di Sumenep Sampah Antariksa Milik Amerika

“Momen ini adalah miliknya (Netanyahu), tidak kurang dari itu, ini juga milik kita,” tutur Lapid.
Selama kunjungan dua harinya, Lapid juga akan meresmikan sebuah konsulat di Dubai dan menandatangani perjanjian bilateral tentang kerja sama ekonomi, yang terjadi setelah kesepakatan-kesepakatan perdagangan yang nilainya diyakini telah melampaui US$ 354 juta.

Bahrain, Maroko dan Sudan juga telah menjalin hubungan baru dengan Israel. Para kritikus memperingatkan bahwa restu Trump akan dilihat oleh elit penguasa negara-negara ini – yang tidak lagi melihat masalah Palestina sebagai masalah mendesak – sebagai “lampu hijau” untuk mengejar kebijakan represif di dalam negeri.(DN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Lebih dari 50 Orang Tewas Tersambar Petir di India

Arsip

Sepucuk Surat Kegelisahan Terpidana Mati Asal Nigeria

Internasional

Penentang Kudeta Militer Myanmar Umumkan Pemerintahan Baru

Asahan

Bagikan Sembako, Lions Club M Golden Estate Bersama Camat Kota Kisaran Barat Door to Door Sambangi Warga pinggiran kota

Internasional

Alibaba Diinvestigasi China, Jack Ma Dilarang ke Luar Negeri

Internasional

Kebakaran di Ruang Isolasi Covid RS Irak, 44 Tewas

Berita

Bluesky Social, Medsos Baru Mantan CEO Twitter Tarik Ribuan Pendaftar

Berita

Bos Yakuza Jepang Tertangkap di Thailand berkat Foto Tatonya Viral