Viewer: 860
0 0

Home / Politik

Senin, 17 Agustus 2020 - 20:11 WIB

Rencana Deklarasi KAMI Dikritik, HMI MPO: Tidak Hargai Tim Medis yang Tengah Berjuang

Viewer: 861
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik

Kompasnasional | Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dibentuk mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin dan kawan-kawannya berencana menggelar deklarasi pada 18 Agustus 2020 di Tugu Proklamasi.

Menyikapi itu, Sekjen HMI MPO Laode Muhammad Farid deklarasi yang mengundang kerumunan tidak elok dilaksanakan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

“Kegiatan di tengah pandemi dengan mengumpulkan massa tidak menghargai tim medis yang tengah berjuang menjadi garda terdepan,” ungkap Laode dalam keterangan resminya, Senin (17/8/2020).

Baca Juga  Ada Usul Pemecatan Dirinya dari Gerindra, Arief Poyuono: Tak Usah Didengar!

Selain itu, lanjut Laode, kegiatan KAMI juga dituding tidak menghargai Anies Baswedan selaku Gubernur DKI atas imbauannya agar masyarakat tidak melakukan kegiatan kerumunan massa di tengah Pandemi Covid-19. Kata dia, deklarasi KAMI juga dinilai kental dengan sarat kepentingan politis. Kemunculan organisasi masyarakat dalam berbagai jenis, khususnya KAMI, diharapkan tidak menambah masalah baru bagi bangsa Indonesia.

“Ditengah krisis malah bikin manuver politik yang bisa menjadi masalah baru. Mestinya ikut bantu pemerintah menyelesaikan krisis ini,” katanya.

Baca Juga  Mahasiswa yang Demo Kantor DPP Demokrat Tak Terima Nama Kampusnya Dicatut AHY

Laode berpesan kepada para penumpang gelap yang ketinggalan ‘kereta’ Pilpres 2019 untuk bersabar menanti perhelatan pesta demokrasi 2024 jika ingin berkuasa.

“Mantan pejabat kalau ingin berkuasa, bersabarlah sampai 2024. Pilpres baru satu tahun berjalan sudah tidak sabar ingin menjatuhkan pemerintah. Ini preseden buruk bagi perkembangan demokrasi,” pungkasnya.(A/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Nasdem Usung Mantan Napi Koruptor di Pilkada Sulut

Politik

Reshuffle Kabinet sebelum 22 Agustus? Semua Menteri Dilarang Keluar Jakarta

Politik

Dipecat Demokrat, Nasib Jhoni Allen di DPR Juga Akan Berakhir

Politik

PKB Lirik Raffi Ahmad dan Agnes Monica untuk Pilkada Jakarta

Berita

Diduga Banyak Kecurangan, Warga Desa Pagaran Honas Minta Pilkades Ulang

Politik

Dukung Marzuki Alie Buka Pemilu 2004, Kubu Moeldoko: SBY Bisa Dapat Karma Luar Biasa

Politik

Demokrat Sumut Minta Polisi Bubarkan KLB Ilegal

Politik

Dear Mas AHY, Anda Harus Belajar Nggak Dibantuin Bapak, Lihat Nih Contoh Nyata, Kaesang..