Home / Politik

Selasa, 16 Maret 2021 - 20:39 WIB

Mahasiswa yang Demo Kantor DPP Demokrat Tak Terima Nama Kampusnya Dicatut AHY

Viewer: 441
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 2 Detik

Kompasnasional l Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, digeruduk massa yang mengatasnamakan mahasiswa, Senin (15/3/2021) malam.

Saat ini aksi demo tersebut sudah dibubarkan aparat kepolisian polisi.

Aksi demo mahasiswa ini sempat membuat Jalan Proklamasi arah Matraman padat karena kerumunan hingga membuat badan jalan tertutup.

Puluhan mahasiswa itu dianggap berkumpul tanpa mematuhi protokol kesehatan jaga jarak. Petugas kepolisian pun melakukan langkah tegas untuk membubarkan, terlebih aksi demo ini digelar pada malam hari.

Baca Juga  Reshuffle Kabinet sebelum 22 Agustus? Semua Menteri Dilarang Keluar Jakarta

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, para pendemo tersebut telah melanggar ketentuan menyampaikan pendapat di muka umum.

Menurut Hengki, para mahasiswa ini sempat berkumpul di depan DPP Partai Demokrat. Setelah mendapatkan penjelasan dari pihak Partai Demokrat, mereka pun langsung membubarkan diri.

“Mereka kita bubarkan saja. Tidak kemana-mana. Informasinya seperti itu, mereka (mahasiswa),” katanya.

Hengki menyangkan sikap para mahasiswa ini melanggar hukum, karena melakukan aksi unjuk rasa pada malam hari.

Baca Juga  Maju Lewat Jalur Independen, Fakhrizal Tegaskan Bukan Anti-Parpol

Sementara, salah seorang mahasiswa, Ical, mengaku melakukan aksi protes setelah beberapa nama kampus dicatut oleh kubu Partai Demokrat yang menyatakan mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Kami akan aksi lagi besok. Ada 13 kampus yang dicatut, di antarnya, MPU Tantular, UIC, UBK, UIJ, Unija, Borubudur, As Asafiah, UNKRIS, UKI, STIAMI, BSI, dan Jayabaya,” kata Ical.
(KTV/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

PA 212 Minta Jokowi Diberhentikan PBB: Jangan Menjadikan Presiden Sasaran Amarah

Politik

Baleg: Tidak Ada Pembahasan Lebih Lanjut Soal RUU HIP

Politik

Bamsoet Dorong Kapolri Tambah Satu Bintang di Pundak Paulus Waterpauw

Politik

Dilaporkan ke Polda Sulsel, Ini Klarifikasi Tim Hukum Danny Pomanto

Politik

Benny Harman Bela Mbak You, Muannas Alaidid Singgung SBY: Tuhan Tidak Suka

Politik

Teddy : Mendadak Pancasilais tapi Hizbut Tahrir

Politik

Politikus PSI: Bagi KAMI, Prabowo Hanya Alat

Politik

Wasekjen PAN Yakin 80 Persen Pemilih PAN Tidak Akan Beralih ke Partai Ummat