Viewer: 1396
0 0

Home / Politik

Kamis, 6 Agustus 2020 - 15:22 WIB

Menkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Viewer: 1397
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Politikus Partai Berkarya Tedjo Edhy Purdijatno enggan mengaitkan disahkannya kepengurusan kubu Muchdi Purwoprandjono dengan pengaruh kekuasaan pemerintah. Tedjo mengatakan ia menghormati keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengesahkan kepengurusan Berkarya versi Muchdi Pr.

“Soal diputuskan Menkumham itu, ya, monggo-monggo saja. Saya pada posisi menghargai keputusan Menkumham yang punya kewenangan,” kata Tedjo kepada Tempo, Rabu, 5 Agustus 2020.

Tedjo merupakan politikus Partai Berkarya yang berada di kubu Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Di kepemimpinan Tommy, Tedjo sebelumnya didapuk menjadi Ketua Dewan Kehormatan.

Namun posisi Tommy digoyang oleh sejumlah politikus Partai Berkarya. Pada 11 Juli lalu, mereka menggelar musyawarah nasional luar biasa yang menunjuk Muchdi Pr sebagai ketua umum dan Badaruddin Andi Picunang sebagai sekretaris jenderal.

Baca Juga  Menteri PAN-RB: Seluruh PNS Dibolehkan Kerja dari Rumah

Tedjo mengatakan kubu Tommy Soeharto perlu menggelar rapat pleno terlebih dulu untuk membicarakan langkah yang bakal diambil. Tedjo tetap menilai bahwa Munaslub Berkarya yang digelar kubu Muchdi bukan forum yang legal.

Meski begitu, Tedjo menganggap susah untuk menjembatani kembali Tommy dan Muchdi Pr. Dia pun menyinggung rekam jejak Muchdi di sejumlah partai sebelumnya. Muchdi diketahui kerap berbeda pandangan politik dengan partai tempat dia bergabung.

“Menurut saya susah (dijembatani). Karena begini ya, kami kedepankan etika, (tapi) kalau dia sudah punya niat seperti itu ya sudah. Dijembatani pun kalau niatnya sudah begitu di tengah jalan terjadi lagi,” ujar purnawirawan jenderal yang juga mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ini.

Baca Juga  Marzuki Alie: Pak Jokowi Jangan Marah, Nanti Sakit, yang Rugi Rakyat

Dikenal sebagai suksesor Prabowo Subianto di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) serta ikut mendirikan Partai Gerindra pada 6 Februari 2008, Muchdi malah dua kali tak mendukung koleganya itu di Pilpres.

Di Gerindra, Muchdi sempat menjadi wakil ketua umum. Namun pada 23 Februari 2011 ia berbalik haluan dan bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan.

Kendati PPP mengusung Prabowo-Hatta Rajasa di Pilpres 2014, Muchdi malah mendukung Jokowi-Jusuf Kalla. Lulusan Akademi Militer 1970 ini bergabung dengan Relawan Matahari Indonesia dan ikut memenangkan Jokowi.(T/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
100 %

Share :

Baca Juga

Berita

Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Politik

Ansor Jatim: Khofifah Layak Jadi Kandidat Capres 2024

Politik

PKS Takkan Biarkan Gibran-Teguh Menang Mudah di Solo, Pertimbangkan Usung Achmad Purnomo

Berita

Menteri PAN-RB: Seluruh PNS Dibolehkan Kerja dari Rumah

Politik

DPR Saat Rapat: Mohon Maaf Pak Menteri, Jangan Dipakai Dulu Itu Kalung Anti Corona, Nanti Warga Ikutan

Politik

Partai Demokrat Terima Surat Pengunduran Diri Ferdinand Hutahaean

Politik

Seret Nama Jokowi, Marzuki Alie Sebut AHY Tak Punya Etika

Politik

Pemuda Muhammadiyah Minta Pembakar Bendera PDIP Diusut Tuntas