Home / Berita / Ekonomi / Nasional

Jumat, 12 Januari 2018 - 12:32 WIB

PT Pos Indonesia Targetkan Pendapatan dari Kurir Rp 3,3 Triliun

Viewer: 605
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

KompasNasional.com, Jakarta -PT Pos Indonesia (Persero) menargetkan pendapatan dari layanan kurir pada 2018 sebesar Rp 3,3 triliun atau 60 persen dari total perkiraan pendapatan perusahaan sebesar Rp 5,5 triliun.

“Jasa kurir akan tetap menjadi portofolio dominan Pos Indonesia. Kami dari lahir sebetulnya kurir, kurir uang, kurir barang dan kurir dokumen, jadi kami ingin mengembalikan kejayaan itu,” kata Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi Wahju Setiono di Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018.

Menurut Gilarsi, berbagai strategi bisnis dan program telah disiapkan untuk tetap mempertahankan tingginya bisnis kurir ke depan. Ia menjelaskan, peningkatan bisnis jasa kurir sejalan dengan menurunnya bisnis layanan pengiriman surat.

“Pengiriman surat tergerus. Tapi di sisi lain permintaan pengiriman dokumen dan barang terus meningkat sejalan dengan maraknya bisnis e-commerce yang membutuhkan jasa pengiriman,” ujarnya.

Meski begitu tambah Gilarsi, bisnis kurir tersebut harus dikembangkan bersamaan dengan layanan jasa keuangan. “Kami juga menyediakan sistem pembayaran (payment gateway) e-commerce untuk mengakomodasi pembeli dalam transaksi melalui credit card, business-to customer, business-to-business,” katanya.

Sementara itu, Direktur Direktur of Courier Services PT Pos Indonesia, Agus F Handoyo mengatakan layanan kurir Pos Indonesia masih akan terus tumbuh dalam jumlah signifikan.

Baca Juga  Tingkatkan Pelaksanaan PPKM Mikro Forkopimcam Tumbang Titi Gelar Rakor Evaluasi

Agus menuturkan, empat segmen bisnis kurir yang dibidik Pos Indonesia yaitu korporasi, pemerintah, ritel dan jasa perusahaan jasa e-commerce.

“Pertumbuhan layanan kurir dari waktu terus meningkat, seiring dengan maraknya transaksi online. Pos Indonesia banyak mendapatkan kerja sama `market place” dan reseller dalam mengirimkan (distribusi) barang-barang yang terjual,” katanya.

Baca Juga  Mulai 2026, Masyarakat Beli Gas 3 Kg Wajib Pakai KTP

Untuk menangkap besarnya peluang jasa kurir, Pos Indonesia mengandalkan jaringan yang dimiliki seperti gerai pos, agen pos, termasuk mengerahkan petugas pos yang langsung masuk menyasar kepada masyarakat yang akan mengirimkan barang.

“Untuk menambah kualitas layanan jasa kurir, kami mengalokasikan investasi untuk membangun infrastruktur jaringan internet dan solusi-solusi atau aplikasi layanan yang dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kontribusi layanan kurir terhadap pendapatan PT Pos Indonesia mencapai 60 persen, disusul layanan jasa keuangan 30 persen, selebihnya layanan logistik, properti dan penjualan materai.

[AN/TR]

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Garuda Indonesia Travel Fair 2016 Catatkan Total Transaksi Rp 447 M

Berita

Hadapi Pilkada Tahun 2024, Polres Samosir Gelar Latihan Dalmas dan Gaktiblin

Berita

Berita Psp. Walikota Psp Gelar Rapat Persiapan Proses Belajar Tatap Muka

Berita

Bupati Nias Selatan lantik 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II b)

Arsip

India Dinobatkan Negara Dengan Biaya Hidup Termurah Sedunia

Berita

Pangdam XII/Tpr dan Gubernur Tinjau Pelaksanaan Serbuan Vaksin Covid-19*

Arsip

Menanti Rizieq kembali dari SaudiMenanti Rizieq kembali dari Saudi

Berita

Bupati Tapsel Bersilaturahmi ke Petugas Pengamanan di Aek Sijorni