Home / Berita

Minggu, 26 September 2021 - 06:22 WIB

Program Lima Akar Penyangga UMKM Ketapang di Luncurkan Gubernur Kalbar

Viewer: 538
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL – Program Lima Akar Penyangga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Ketapang melalui Politeknik Ketapang dan diluncurkan oleh Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., secara daring di Ruang Analisis Data Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (25/9/2021).

Hadir secara virtual dalam kegiatan ini Direktur Politeknik Negeri Ketapang, Endang Kusmana,SE, MM, Ak, CA serta Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si.

Dalam paparannya Gubernur mengungkapkan UMKM menjadi tulang punggung perekonomia atau pertumbuhan perekonomian di Indonesia, khususnya di Kalbar.

Baca Juga  Wakapolda Kalbar Lakukan Pemotongan Tumpeng pada Acara Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 

“Usaha mikro di Kalbar sebanyak 167.743, usaha kecil berjumlah 14.533, serta usaha menengah sebanyak 1.486. Ini merupakan hal yang cukup besar dan menjadi potensi yang sangat mendukung pertumbuhan ekonomi, sepanjang 5 pilar penyangga berfungsi dengan baik,” kata H. Sutarmidji.

Pada masa pandemi, UMKM merupakan sektor yang dapat bertahan, sedangkan usaha besar banyak yang tidak dapat berkembang, bahkan di sektor industri malah cenderung menurun.

“Kalbar terbantu dengan adanya pertambangan dan perkebunan.

Oleh karenanya, pemerintah daerah harus selalu melihat data statistik setiap bulan untuk mengetahui perkembangan perekonomian Kalbar,” jelas Gubernur.

Baca Juga  Dinas Perikanan Ikuti Rakor Penangkapan Ikan Terukur dan Pengembangan Kampung Nelayan Maju 2022

Pengembangan UMKM memerlukan kolaborasi untuk membangun akses UMKM di era digitalisasi ekonomi. Para pelaku UMKM dan Ekonomi Kreatif Kalbar harus mendapatkan pendampingan dan kolaborasi.

“Kolaborasi sangat diperlukan dalam semua lini.

UMKM selain menjadi sektor usaha yang paling besar juga berkontribusi dalam menciptakan peluang kerja.

Sehingga dapat membantu upaya mengurangi angka pengangguran.

Harus ada program studi yang melahirkan UMKM atau pun produknya bisa mendunia.

Tantangan yang paling besar dari sisi digitalisasi yaitu bisa menjual produk secara digital,” tutup Gubernur.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sukseskan Program Pemerintah, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Vaksinasi Siswa-Siswi SMP dan SMK Di Perbatasan.*

Berita

Pemko Psp Bersama Forkopimda Plus Gelar Apel Siaga Bencana Tahun 2020

Berita

Gubernur Kalbar Menjadi Nara Sumber Temu ADMI diikuti 30 Universitas Di Indonesia

Berita

3 Tahun Tak Audit , DPMD Minta Inspektorat Turun Tangan di Desa Koititi

Berita

Hari Pertama Operasi Patuh di Bantul, 154 Pelanggar Kena Tilang Online

Asahan

DPD NasDem Asahan Siap Perjuangkan Anies Jadi Presiden

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Adakan Penyuluhan Ketahanan Pangan Bagi Warga Di Perbatasan.*

Berita

Pemrpov Kalbar Peroleh Penghargaan dari Menkeu Atas Pencapaian WTP