Home / Berita

Minggu, 26 September 2021 - 06:22 WIB

Program Lima Akar Penyangga UMKM Ketapang di Luncurkan Gubernur Kalbar

Viewer: 548
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL – Program Lima Akar Penyangga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Ketapang melalui Politeknik Ketapang dan diluncurkan oleh Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., secara daring di Ruang Analisis Data Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (25/9/2021).

Hadir secara virtual dalam kegiatan ini Direktur Politeknik Negeri Ketapang, Endang Kusmana,SE, MM, Ak, CA serta Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si.

Dalam paparannya Gubernur mengungkapkan UMKM menjadi tulang punggung perekonomia atau pertumbuhan perekonomian di Indonesia, khususnya di Kalbar.

Baca Juga  Kapolresta Kota Pontianak GelarTanda Tangan Pakta Integritas Penerimaan Bintara Polri TA 2020.

“Usaha mikro di Kalbar sebanyak 167.743, usaha kecil berjumlah 14.533, serta usaha menengah sebanyak 1.486. Ini merupakan hal yang cukup besar dan menjadi potensi yang sangat mendukung pertumbuhan ekonomi, sepanjang 5 pilar penyangga berfungsi dengan baik,” kata H. Sutarmidji.

Pada masa pandemi, UMKM merupakan sektor yang dapat bertahan, sedangkan usaha besar banyak yang tidak dapat berkembang, bahkan di sektor industri malah cenderung menurun.

“Kalbar terbantu dengan adanya pertambangan dan perkebunan.

Oleh karenanya, pemerintah daerah harus selalu melihat data statistik setiap bulan untuk mengetahui perkembangan perekonomian Kalbar,” jelas Gubernur.

Baca Juga  Bupati Kapuas Hulu Sis Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dan BPD

Pengembangan UMKM memerlukan kolaborasi untuk membangun akses UMKM di era digitalisasi ekonomi. Para pelaku UMKM dan Ekonomi Kreatif Kalbar harus mendapatkan pendampingan dan kolaborasi.

“Kolaborasi sangat diperlukan dalam semua lini.

UMKM selain menjadi sektor usaha yang paling besar juga berkontribusi dalam menciptakan peluang kerja.

Sehingga dapat membantu upaya mengurangi angka pengangguran.

Harus ada program studi yang melahirkan UMKM atau pun produknya bisa mendunia.

Tantangan yang paling besar dari sisi digitalisasi yaitu bisa menjual produk secara digital,” tutup Gubernur.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dengan Mengendarai Sepeda Motor, Presiden Jokowi Jajal Jalan Lintas Sumatera, Danau Toba Parapat

Berita

Rosmayana,S.Pd MM: Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Pematang Siantar Memudahkan Informasi Kelulusan

Berita

Kontingen Atlet Tapanuli Utara dilepas menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Provinsi Papua

Berita

TAHUN POLITIK, OLOAN PANIARAN NABABAN MENGAJAK KAUM MILENIAL BIJAK MENGGUNAKAN MEDSOS

Berita

Upaya Meningkatkan IKM, Dekranasda Kampar Gelar Temu Ramah Dengan Pengerajin

Berita

Polsek Sayan Berhasil Tangkap Pelaku Pemerkosaan*

Berita

Ketua MPW PP Sumut hadiri Mucab IV MPC PP Kabupaten Nias Selatan

Berita

Wagub Kalbar Sambut Wamen ATR/BPN dan Wamen LHK Datang di Kalbar