
KOMPAS NASIONAL. COM-HUMBAHAS-Calon Wakil Bupati Humbahas tahun 2020, Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, mengajak para kaum milenial untuk bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) , dan jika tidak bijak akan terjadi saling menjelek-jelekan antara kedua kubu pasangan calon khususnya kepada calon tungga calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan (Dosmar Banjarnahot, S,E – Oloan Paniaran Nababan,S,H.M,H)
Hal tersebut disampaikannya saat Kompas Nasional meminta tanggapan-nya melalui pesan Whatshapp (WA) , Selasa, 16/11. Banyaknya akun palsu dan juga akun asli saling menjatuhkan terkhusus kepada petahana sebagai calon tunggal, Oloan Paniaran Nababan meminta kepada kaum milenial agar memegang prinsip nilai empat pilar berbangsa dan bernegara sebagai pedoman dalam menggunakan media sosial.

Foto : Oloan Paniaran Nababan,S,H.M,H (Calon Wakil Bupati Humbang Hasundutan)
Lebih lanjut dijelaskannya bahwa nilai empat pilar tersebut berpedoman dengan cara tidak mengungah atau menshare segala konten yang bertentangan dengan nilai-nilai empat pilar berbangsa, seperti konten yang bermuatan SARA yang dapat berpotensi memecah belah keutuhan bangsa khususnya di daerah Tapanuli, karena kita sendiri sebagai suku batak tidak terlepas dari “Dalihan Na Tolu” (Somba marhula-hula, manat mardongan tubu, elek marboru.)
Jika nantinya konten tersebut bertentang-an dengan nilai empat pilar bangsa, saya mohon janganlah diunggah atau dishare karena itu akan berdampak negatif bagi keutuhan bangsa, dan akhirnya akan merugikan diri sendiri nantinya.
Terlebih-lebih menjelang Pilkada 9 Des 2020 nanti yang secara serentak akan dilaksanakan, maka konten berita palsu atau hoax akan lebih banyak beredar di masyarakat. Untuk itu dirinya mengajak kepada kaum muda untuk bijak dalam menggunakan media sosial.
Marilah para generasi muda agar tetap terus menghayati dan menerapkan nilai-nilai empat pilar berbangsa dan bernegara tersebut dalam kehidupan sehari-hari, agar cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dapat tercapai.
Kalau konten itu bertentangan dengan nilai empat pilar bangsa, jangan diunggah atau dishare karena itu akan berdampak negatif bagi keutuhan bangsa.
Ia menambahkan, terlebih menjelang tahun politik 2020 ini, tentunya konten berita palsu atau hoax akan lebih banyak beredar di masyarakat. Untuk itu dirinya mengajak kepada kaum muda untuk bijak dalam menggunakan media sosial. “Saya harap kaum milenial lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan berita berbau SARA apalagi fitnah. Saya yakin kalian tidak akan berbuat seperti itu karena kalian sudah cerdas,” dan mempunyai pendidikan yang bahkan sudah tinggi. agar cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dapat tercapai dengan baik dan penuh semangat.
Penulis : (B. Nababan)





