Home / Berita / Daerah / Medan

Jumat, 2 Desember 2022 - 11:13 WIB

Pria di Medan Ngaku Dipukul, Ditahan hingga Diancam Pakai Pistol

Viewer: 267
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 5 Detik

Medan, Jejaknasional.com – Seorang pemuda di Kota Medan mengadu ke polisi karena dituduh mencuri, dipukuli, dan ditahan sekitar enam jam oleh tukang botot. Bahkan, pemuda itu mengaku diancam menggunakan pistol oleh pria yang mengaku polisi.
Pemuda tersebut, Ridwan Simamora (24), mengatakan kejadiannya berlangsung pada Selasa (29/11/2022) sekitar pukul 23.50 WIB. Saat itu ia bersama kawannya mau jual barang bekas.

“Awalnya saya bersama Suryadi berjalan kaki ke rumah orang yang biasanya nampung botot atau barang bekas di Jalan Menteng Tenggara II, Medan Denai,” kata Ridwan kepada detikSumut, Kamis (1/12/2022).

Saat itu, dia dan kawannya coba memanggil tukang botot yang bernisial F untuk menjual barangnya. Berkali-kali dipanggil tidak ada yang menyahut. Kemudian Ridwan menyuruh Suryadi untuk mengambil rotan.

“Karena anaknya laki-laki tidur di depan, aku coba senggol badannya pakai rotan sebanyak tiga kali. Terus, rupanya F datang naik sepeda motor,” sebutnya.

Baca Juga  Perawat RS Jambi Diduga Lecehkan Mahasiswi Kedokteran Disanksi Disiplin

Setelah itu, Ridwan pun menjual barang bekas ke F seberat satu kilogram. Dari situ, uang yang didapatkan Rp 4.000. Usai menyelesaikan transaksi, keduanya pergi ke Lorong Trimo, Jalan Bromo.

Tujuannya untuk ngobrol dengan teman Suryadi soal lapangan pekerjaan. Rupanya, teman Suryadi masih kerja sebagai tukang becak. Kemudian, dengan berjalan kaki, keduanya memutuskan untuk pulang.

Tiba-tiba F datang menggunakan sepeda motor dan menjemput Ridwan. Lalu, F membawa Ridwan ke kediaman F lagi. Baru turun dari boncengan, Ridwan langsung dipukuli F dan dituduh mencuri handphone.

“Aku dicekek dan dipukuli terus. Dia menuduh aku curi Hp. Suryadi juga dijemput dan dipukuli. Sekitar lima orang yang memukuli saya termasuk F,” sebutnya.

“Ada juga yang ngaku polisi berinisial N. Katanya adik F dan tinggal di Pembangunan. N memukuli Suryadi. Bahkan, N sempat keluarkan pistolnya sembari mengancam teman saya,” tambahnya.

Baca Juga  Istana Minta Rakyat tak Lagi Berisik soal Reshuffle Kabinet

Dikatakannya, F mengaku Hp yang hilang sebelumnya dicharger dekat dari posisi saat anaknya tidur. Namun, ia dan Suryadi tetap membantah telah mencuri Hp tersebut.

“Tapi, mereka tidak percaya sampai akhirnya kami ditahan di rumahnya sampai pagi,” tambahnya.

Akibat peristiwa itu, Ridwan mengalami sejumlah luka lebam dan merasa nyeri di beberapa bagian tubuhnya, seperti kepala, kuping, punggul dan lainnya.

Karena tidak tahan dipukuli, pagi-pagi sekitar pukul 07.00 WIB, ia melarikan diri ke rumahnya. Dirinya langsung ke Polrestabes Medan untuk membuat laporan atas peristiwa yang dialaminya. Hal itu ditandai dengan nomor laporan : STTLP/3667/XI/2022/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

Di lain pihak, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan telah mendapati laporan warga tersebut.

“Ya ini kita pelajari dulu peristiwanya. Kita dalami dulu. Pastinya kita tindak,” kata Fathir.

(Hen/Dtk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kasdim 1208/Sambas Resmi Menutup Pelantikan Dewan Saka Wira Kartika Cabang Kodim 1208/Sambas

Berita

Batal Hadiri The 11th Women Playwrights International Conference 2018, Ratna Sarumpaet Tak Bisa Kembalikan Seluruh Uang Saku dari Pemprov DKI

Daerah

Tertinggi Ke 2 Capaian Vaksinasi, Pemda Halsel Terima Penghargaan Dari Gubernur

Berita

Pemko Siantar Tanggal 14-16 Oktober 2020 Kucukurkan Bansos JPS Tahap IV

Berita

Wagub Kalbar.Ria Norsan Sambangi BKKBN Pusat Untuk Untuk Atasi Permasalahan Stunting

Berita

BKKBN Perwakilan Sumut Serahkan Piagam Penghargaan Capaian Pelaksaan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor Kepada Pemko Psp

Berita

Tiadakan Perayaan Cap Go Meh

Berita

Sambut Bulan Ramadhan, Babinsa Koramil 1206-15/SHD Bersama Warga Bersihkan Masjid Di Desa Tanjung Harapan