Kompasnasional l Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar kegiatan vaksinasi harus beriringan dengan kedisiplinan tinggi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.
Rencananya, vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada pertengahan Januari 2021 atau pekan depan.
Bapak Presiden tentu berharap bahwa kegiatan vaksinasi dan kedisiplinan masyarakat harus berjalan seiring. Karena vaksinasi memerlukan kedisiplinan masyarakat. Itu harus tetap dijaga,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/1/2021).
Ia mengatakan, vaksinasi kepada 182 juta penduduk Indonesia yang akan dilakukan Kementerian Kesehatan memerlukan waktu yang cukup lama sehingga diharapkan vaksinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Namun, tidak boleh melupakan kedisiplinan. Dengan vaksinasi disiplin tetap perlu, karena Covid ini masih ada di global. Jadi, pandemi global ini belum berakhir,” kata Airlangga.
Menurut Airlangga, berdasarkan laporan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, pada akhir bulan Desember 2020 terjadi peningkatan cukup signifikan, di mana kasus aktif per 3 Januari 2021 terdapat sebanyak 110. 679 kasus positif.
“Pemerintah terus mendorong agar terjadi optimalisasi tempat tidur, baik di tingkat pemerintah, rumah sakit umum daerah, dan rumah sakit swasta dengan target peningkatan kapasitas tempat tidur sebanyak 30%,” katanya.
Disebutkan, pemerintah pusat juga akan melakukan optimalisasi dengan rumah sakit pemerintah, yang dialokasikan untuk perawatan dan alokasi penanganan Covid-19 ditingkatkan menjadi 30%.
“Dan, Pak Menteri Kesehatan akan mempersiapkan hal tersebut,” katanya.
(BS/Red)






