Home / Berita

Senin, 6 Oktober 2025 - 14:54 WIB

Prabowo Ungkap Nilai Harta Karun dari Hasil Olahan Timah di Bangka

Presiden RI Prabowo Subianto.

Presiden RI Prabowo Subianto.

Viewer: 490
0 0
Terakhir Dibaca:59 Detik

Jakarta, JejakNasional – Kasus korupsi dan tambang timah ilegal membuat negara rugi hingga Rp 300 triliun. Total sudah ada 6 smelter dan beberapa barang lainnya yang disita negara dari kasus ini dengan jumlah sekitar Rp 6-7 triliun.

Presiden Prabowo Subianto meyakini dari beberapa smelter yang jadi barang sitaan tersebut memiliki kandungan logam tanah jarang. Sebab, limbah-limbah timah dari smelter tersebut belum ikut dikeruk. Memang, logam tanah jarang seringkali ditemui di limbah tambang timah.

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten Melawi menggelar upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 

“Dan di tempat-tempat smelter itu kita lihat sudah ada tumpukan tanah jarang dan juga ingot-ingot timah,” papar Prabowo saat menyerahkan smelter PT Tinindo Internusa ke PT Timah, Senin (6/10/2025).

Menurutnya, salah satu logam tanah jarang yang seringkali ditemui di Bangka Belitung adalah monasit yang harganya sudah menyentuh US$ 200 ribu untuk ukuran 1 ton.

Dia meyakini dari limbah-limbah tambang timah ilegal itu bisa ditemukan cukup banyak monasit yang bisa dikelola di dalam negeri.

Baca Juga  Polisi Turunkan 40 Personel Amankan Kirab Pengembalian Bendera Pusaka

“Tapi tanah jarang yang belum diurai mungkin nilainya lebih besar. Sangat besar. Tanah jarang, monasit ya. Monasit itu 1 ton nilainya bisa ratusan ribu dolar bisa sampai US$ 200.000. Padahal total ditemukan limbahnya puluhan ribu ton, mendekati 40.000 ton,” ungkap Prabowo.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Edi Kamtono Apresiasi Kepedulian Warga Dirikan Pos Karhutla

Berita

Walikota Serahkan Bantuan Kepada Dekranasda Kota P.Sidimpuan

Berita

Hadiri Pengukuhan Pengurus Toga Aritonang Taput, Bupati Nikson Nababan Puji Kebersamaan dan Aksi Sosial.

Berita

Kabur ke AS, Ilmuwan Tiongkok Ungkap Negaranya Sengaja Tutupi Corona

Berita

Polwan Polda Kalbar Laksanakan Bakti Religi Dalam Rangka Hari Jadi Polwan ke 74 

Berita

Kedatangan Kapolres Baru AKBP Yohanes di Sambut Dengan Acara Tradisi Adat Dayak dan Melayu Di Polres Kapuas Hulu

Berita

Sekda Tapsel : Solusi Persoalan di Desa, Bisa Selesai Jika Masyarakat Dilibatkan

Berita

*Bupati Melawi Melaksanakan Rapat Koordinasi Dalam Rangka Penanganan Covid-19*