Home / Berita

Rabu, 24 September 2025 - 16:04 WIB

Pramono Diskon BPHTB hingga 75%: Ringankan Keluarga Muda Beli Rumah Pertama

Gubernur DKI Jakarta. Pramono Anung.

Gubernur DKI Jakarta. Pramono Anung.

Viewer: 379
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Jakarta, JejakNasional – Kabar gembira datang untuk para keluarga muda di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi memberikan diskon untuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) rumah pertama hingga 75 persen.

Pramono mengatakan kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah generasi muda Jakarta untuk memiliki hunian layak.

“Relaksasi BPHTB berupa pengurangan 50% menjadi 2,5% untuk objek pertama, dan 75% untuk pemberian hak baru pertama,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/9/2025).

“Ini keberpihakan kepada keluarga muda dan generasi muda, termasuk perolehan hak dari hak pengelolaan Pemprov DKI Jakarta,” lanjutnya.

Menurut Pramono, langkah ini diambil agar anak-anak muda yang baru memulai kehidupan rumah tangga, tidak terbebani biaya tinggi saat membeli rumah pertama.

Baca Juga  Kerjasama Dengan Bupati Simalungun, Cabdisdik Siantar Siapkan 100 Orang Siswa SMA Yang Berprestasi Untuk Dididik Bekerja ke Jerman

“Harapan ini bisa meringankan beban keluarga muda dan generasi muda Jakarta dalam membeli rumah pertama, sehingga mereka lebih mudah memiliki tempat tinggal layak untuk memulai kehidupan barunya,” ungkapnya.

Selain diskon BPHTB, Pemprov DKI juga mengumumkan sederet relaksasi pajak lainnya, di antaranya pembebasan PBB 100% untuk sekolah swasta yayasan, diskon 50% pajak hiburan untuk bioskop dan pertunjukan seni, serta pembebasan pajak reklame di dalam ruangan.

Pramono menegaskan, relaksasi ini diberikan karena kondisi penerimaan pajak DKI hingga September 2025 dalam keadaan aman. Bahkan Pemprov mencatat belanja pajak (tax expenditure) sudah mencapai Rp 4,7 triliun.

Baca Juga  7 Jam Geledah Rumah Hanan Supangkat, KPK Angkut 4 Koper di Pagi Buta

“Kami sudah memutuskan untuk tax expenditure sampai pertengahan tahun ini Rp 4,7 triliun. Semua terencana dengan baik sehingga tidak menjadi masalah,” ujarnya.

Kebijakan pengurangan dan pembebasan pajak ini, kata Pramono, berlaku otomatis tanpa perlu permohonan wajib pajak, kecuali untuk kondisi tertentu. Ia berharap stimulus ini bisa meringankan beban warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta agar tetap di atas rata-rata nasional.

“Mudah-mudahan roda ekonomi di Jakarta bertahan tumbuh di atas rata-rata nasional. Sehingga harapan itulah yang kami harap kami harapkan,” imbuhnya.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Pemerintah bersyukur subsidi pupuk turun di 2018, ini alasannya

Asahan

Menunggak Pembayaran, Aliran Listrik Beberapa Perkantoran Di Pemkab Asahan Diputus PLN

Berita

Buka Posko Pelayanan Kesehatan Pasca Banjir di Nanga Nuar.

Berita

Kabag Ops Polres Melawi Memimpin Kegiatan Operasi Yustisi Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Terminal AKDP Sidomulyo*

Berita

SMKN 2 Pematang Siantar Gandeng Samurai Paint Gelar Pelatihan Pengecatan

Berita

Final Turnamen Sepak Bola Batu Buil Cup 2022 Jojo X Fortuna Menjadi Sang Juara di Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi
Foto SP, Pria di Lampung yang memperkosa anaknya selama tiga tahun

Berita

3 Tahun Ayah di Lampung Perkosa Anaknya, Terbongkar gegara Foto

Berita

Bupati Samosir Monitoring Pembukaan Jalan Antar Dusun di Rinabolak