Home / Berita

Kamis, 7 Maret 2024 - 12:07 WIB

7 Jam Geledah Rumah Hanan Supangkat, KPK Angkut 4 Koper di Pagi Buta

KPK Geledah Kantor Di Bekasi Terkait Korupsi Bansos

KPK Geledah Kantor Di Bekasi Terkait Korupsi Bansos

Viewer: 268
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 41 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selesai menggeledah Hanan Supangkat, di Perumahan Intercon, Taman Kebon Jeruk, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, sekitar pukul 04.30 WIB, Kamis (7/3/2024).

Sejumlah penyidik membawa keluar empat buah koper yang sudah dilabeli segel KPK dan sebuah kotak plastik yang sudah ditutup rapat dengan pita perekat.

Selain itu, dua alat penghitung uang dimasukkan lebih dulu ke dalam bagasi mobil. Para penyidik yang menggeledah kediaman Hanan pun terlihat kompak mengenakan masker berwarna putih.

Para penyidik dan petugas kepolisian yang mengawal penggeledahan tersebut langsung meninggalkan kediaman Hanan.

Penyidik lembaga antirasuah mulai menggeledah rumah Hanan pada Rabu (6/3/2024) sekitar pukul 21.30 WIB.

Mereka kemudian membawa dua unit alat penghitung uang dan dua buah koper tambahan berwarna abu-abu dan oranye saat pada Kamis pukul 00.35 WIB.

Baca Juga  Semakin Melayani Dan Berprestasi, Inggou Victory Gelar Resital Musik Dan Vokal

“Iya (alat penghitung uang),” kata seorang petugas, dikutip dari Antara.

Petugas-petugas tersebut nampak memakai berwarna hitam dan satu orang lainnya memakai baju berwarna putih.

Petugas KPK yang menggeledah rumah Hanan berjumlah 12 orang dan tiba di lokasi dengan tiga mobil berwarna hitam.

Mereka masuk ke dalam rumah bernomor J12-2 dengan dua buah koper. Sejumlah petugas kepolisian mengawal jalannya penggeledahan.

Hanan Supangkat sebelumnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Penyidik mendalami pengetahuan saksi, antara lain terkait dengan komunikasi antara saksi dan SYL. Selain itu, juga dikonfirmasi mengenai informasi dugaan adanya proyek pekerjaannya di Kementerian Pertanian,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (4/3/2024).

Baca Juga  Eks Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia

Ali menerangkan bahwa pemeriksaan terhadap CEO PT Mulia Knitting Factory sekaligus mantan Ketua Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI) itu berlangsung pada hari Jumat (1/3/2024).

Meski demikian, Ali belum memberikan keterangan lebih lanjut soal apa saja temuan tim penyidik dalam pemeriksaan tersebut.

“Keterangan saksi memperjelas dugaan perbuatan tersangka SYL dan tim penyidik saat ini masih terus melengkapi semua informasi terkait dengan pembuktian dugaan TPPU-nya,” ujar Ali.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Subsatgas Ops Aman Nusa II Polda Kalbar dan Dinas Peternakan Provinsi Kalbar Himbau Pemilik Ternak Lengkapi SKKH
Foto Kejagung Ketut Sumedana

Berita

Kajari Lahat Dinonaktifkan Buntut Pemerkosa Cuma Dituntut 7 Bulan

Berita

Walikota Psp Hadiri Undangan Sosialisasi NSI Dan QRIS Diselenggarakan BI Perwakilan Sumut

Berita

LENIS KOGOYA MENGABDIKAN DIRI UNTUK PAPUA

Berita

Dugaan Pengaturan Tender DAK PUPR Samosir Rp 33 Miliar, Nama Pemenang Bocor Sebelum Lelang

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Kegiatan Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawan Nasional

Berita

UMS Peringkat 1 Universitas Swasta Paling Unggul Se-Indonesia

Berita

Wakili Wali Kota, Plh Sekda Pematangsiantar Hadiri Wisuda WUBI ke-1 Tahun 2021