Home / Berita

Kamis, 7 Maret 2024 - 12:07 WIB

7 Jam Geledah Rumah Hanan Supangkat, KPK Angkut 4 Koper di Pagi Buta

KPK Geledah Kantor Di Bekasi Terkait Korupsi Bansos

KPK Geledah Kantor Di Bekasi Terkait Korupsi Bansos

Viewer: 259
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 41 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selesai menggeledah Hanan Supangkat, di Perumahan Intercon, Taman Kebon Jeruk, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, sekitar pukul 04.30 WIB, Kamis (7/3/2024).

Sejumlah penyidik membawa keluar empat buah koper yang sudah dilabeli segel KPK dan sebuah kotak plastik yang sudah ditutup rapat dengan pita perekat.

Selain itu, dua alat penghitung uang dimasukkan lebih dulu ke dalam bagasi mobil. Para penyidik yang menggeledah kediaman Hanan pun terlihat kompak mengenakan masker berwarna putih.

Para penyidik dan petugas kepolisian yang mengawal penggeledahan tersebut langsung meninggalkan kediaman Hanan.

Penyidik lembaga antirasuah mulai menggeledah rumah Hanan pada Rabu (6/3/2024) sekitar pukul 21.30 WIB.

Mereka kemudian membawa dua unit alat penghitung uang dan dua buah koper tambahan berwarna abu-abu dan oranye saat pada Kamis pukul 00.35 WIB.

Baca Juga  Pelarian Plt. Bupati Bengkalis Sebagai Tersangka Korupsi Berakhir Ditangan Polisi

“Iya (alat penghitung uang),” kata seorang petugas, dikutip dari Antara.

Petugas-petugas tersebut nampak memakai berwarna hitam dan satu orang lainnya memakai baju berwarna putih.

Petugas KPK yang menggeledah rumah Hanan berjumlah 12 orang dan tiba di lokasi dengan tiga mobil berwarna hitam.

Mereka masuk ke dalam rumah bernomor J12-2 dengan dua buah koper. Sejumlah petugas kepolisian mengawal jalannya penggeledahan.

Hanan Supangkat sebelumnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Penyidik mendalami pengetahuan saksi, antara lain terkait dengan komunikasi antara saksi dan SYL. Selain itu, juga dikonfirmasi mengenai informasi dugaan adanya proyek pekerjaannya di Kementerian Pertanian,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (4/3/2024).

Baca Juga  Sebulan Lebih DPO, Pelaku Begal Tersungkur Kena Timah Panas Polisi

Ali menerangkan bahwa pemeriksaan terhadap CEO PT Mulia Knitting Factory sekaligus mantan Ketua Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI) itu berlangsung pada hari Jumat (1/3/2024).

Meski demikian, Ali belum memberikan keterangan lebih lanjut soal apa saja temuan tim penyidik dalam pemeriksaan tersebut.

“Keterangan saksi memperjelas dugaan perbuatan tersangka SYL dan tim penyidik saat ini masih terus melengkapi semua informasi terkait dengan pembuktian dugaan TPPU-nya,” ujar Ali.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Penyerahan Senjata Api Rakitan jenis Lantak Kepada Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY

Berita

Dilepasliarkan 13 Ekor Satwa di Hutan Adat Rawa Alam Keraton Amantubillah

Berita

Tim Saroha Partihaman Juara l Pada Final Open Turnamen RKVC Cup Psp Tahun 2021

Asahan

Rapat Pleno DPHP Tingkat PPK Kecamatan Kisaran Timur Berjalan Lancar

Berita

Pemkab Mempawah Sambut Baik Kedatangan Komisi I DPRD Provinsi Kalbar

Berita

Tiga Titik Pembangunan Barau di Putussibau Selatan.

Berita

Pelajar SMP Berhasil Diringkus Polisi setelah Berhasil Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Berita

Wawako P.Sidimpuan Tinjau Vaksinasi Massal Untuk Pelajar Dosis II