Home / Berita

Selasa, 11 Januari 2022 - 17:16 WIB

Pontianak Dapat Pelatihan Adaptasi dan Mitigasi Bencana dari GCoM.

Viewer: 259
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Pontianak,KOMPAS NASIONAL Kalbar,- Global Covenant of Mayors (GCoM) for Climate and Energy memberikan pelatihan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim bagi kota percontohan GCoM Asia Project, satu diantaranya Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pelatihan ini sebagai kelanjutan dari kerjasama antara GCoM for Climate and Energy dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

Dalam pelatihan ini dijelaskan berbagai hal yang harus dilakukan dalam mitigasi bencana yang diakibatkan perubahan iklim.

“Hasilnya akan ditindaklanjuti sehingga Kota Pontianak bisa memberikan sumbangsih untuk penanganan efek emisi gas rumah kaca di Indonesia,” ujarnya usai membuka pelatihan adaptasi dan mitigasi bencana perubahan iklim bagi kota percontohan GCoM Asia Project di Ruang Pontive Center, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga  TANGKAP BURONAN (TABUR) INTELIJEN KEJATI KALBAR BERHASIL MENANGKAP DPO TERPIDANA DRS. SHOLIKIN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI

Menurutnya, dengan adanya pelatihan ini akan memberikan wawasan dan strategi yang harus dilakukan dalam mengantisipasi apabila terjadi bencana akibat perubahan iklim, terutama di saat musim penghujan maupun kemarau. Sebagaimana diketahui, efek emisi gas rumah kaca menyebabkan perubahan iklim secara ekstrim.

Dampaknya juga dirasakan di Kota Pontianak, misalnya jika memasuki musim penghujan, curah hujannya sangat besar. Demikian pula bila memasuki musim kemarau maka waktunya akan berlangsung lama.

“Semua itu diakibatkan oleh efek emisi gas rumah kaca,” katanya.

Edi menambahkan, Kota Pontianak sebagai bagian dari Pulau Kalimantan yang disebut sebagai paru-paru dunia, merupakan penyumbang oksigen terbesar di negara tropis. Untuk itu, setelah ada pemetaan titik-titik lokasi bencana, maka selanjutnya menentukan implementasi lebih lanjut.

Baca Juga  Perketat Prokes, Perwa Nomor 58/2020 akan Disempurnakan

“Apa yang menjadi tanggung jawab kita, misalnya penghijauan, pengurangan karbon monoksida dari kendaraan bermotor, pengelolaan sampah organik dan sebagainya,” pungkasnya.

Program GCoM Asia Project ini adalah inisiatif yang didanai sepenuhnya oleh Uni Eropa.

Pontianak terpilih sebagai salah satu kota percontohan di Indonesia selain Tangerang, Minahasa Utara, dan Medan.

Sedangkan di seluruh Asia Tenggara ada 16 kota.

Kemudian GCoM Asia Project terdiri dari delapan negara yakni Jepang, Cina, Korea Selatan, Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand dan India.

Diharapkan dari kota-kota percontohan itu bisa terjalin sinergitas, saling sharing dan belajar.

(Hasnan Sutanto).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Dan Sekda Prov Kalbar Hadiri Rapat Pembahasan Isu Strategis Pembangunan Kalbar Tahun 2022

Berita

Terima Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Ini Penekanan Pangdam XII/Tpr

Berita

Aliansi Masyarakat Kampus (AMK) Pertikaian Anggota DPRD Humbahas Kekanak- Kanakan,”Sebutnya.

Berita

Ratusan Mitra Taksi Online Geruduk Kantor Grab

Berita

Beirut Berdarah, Diguncang 2 Ledakan Dahsyat, Sudah 50 Tewas, Ribuan Terluka

Berita

Resedivis Kasus Narkotika Berhasil Ditangkap Satuan Resnarkoba Polres Melawi*

Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan kepada buruh

Berita

Lupa Tutup Tas, Uang Rp 94 Juta Bertebaran di Sepanjang Jalan Raya Denpasar-Singaraja Bali