Home / Berita

Selasa, 11 Januari 2022 - 17:16 WIB

Pontianak Dapat Pelatihan Adaptasi dan Mitigasi Bencana dari GCoM.

Viewer: 271
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Pontianak,KOMPAS NASIONAL Kalbar,- Global Covenant of Mayors (GCoM) for Climate and Energy memberikan pelatihan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim bagi kota percontohan GCoM Asia Project, satu diantaranya Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pelatihan ini sebagai kelanjutan dari kerjasama antara GCoM for Climate and Energy dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

Dalam pelatihan ini dijelaskan berbagai hal yang harus dilakukan dalam mitigasi bencana yang diakibatkan perubahan iklim.

“Hasilnya akan ditindaklanjuti sehingga Kota Pontianak bisa memberikan sumbangsih untuk penanganan efek emisi gas rumah kaca di Indonesia,” ujarnya usai membuka pelatihan adaptasi dan mitigasi bencana perubahan iklim bagi kota percontohan GCoM Asia Project di Ruang Pontive Center, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga  Polres Nias Selatan Gelar apel pasukan dalam rangka Operasi Lilin Toba Tahun 2020

Menurutnya, dengan adanya pelatihan ini akan memberikan wawasan dan strategi yang harus dilakukan dalam mengantisipasi apabila terjadi bencana akibat perubahan iklim, terutama di saat musim penghujan maupun kemarau. Sebagaimana diketahui, efek emisi gas rumah kaca menyebabkan perubahan iklim secara ekstrim.

Dampaknya juga dirasakan di Kota Pontianak, misalnya jika memasuki musim penghujan, curah hujannya sangat besar. Demikian pula bila memasuki musim kemarau maka waktunya akan berlangsung lama.

“Semua itu diakibatkan oleh efek emisi gas rumah kaca,” katanya.

Edi menambahkan, Kota Pontianak sebagai bagian dari Pulau Kalimantan yang disebut sebagai paru-paru dunia, merupakan penyumbang oksigen terbesar di negara tropis. Untuk itu, setelah ada pemetaan titik-titik lokasi bencana, maka selanjutnya menentukan implementasi lebih lanjut.

Baca Juga  Rangkaian Reuni Akbar IKB, Arwin Siregar Resmikan Mushallah Namiro SMANSA

“Apa yang menjadi tanggung jawab kita, misalnya penghijauan, pengurangan karbon monoksida dari kendaraan bermotor, pengelolaan sampah organik dan sebagainya,” pungkasnya.

Program GCoM Asia Project ini adalah inisiatif yang didanai sepenuhnya oleh Uni Eropa.

Pontianak terpilih sebagai salah satu kota percontohan di Indonesia selain Tangerang, Minahasa Utara, dan Medan.

Sedangkan di seluruh Asia Tenggara ada 16 kota.

Kemudian GCoM Asia Project terdiri dari delapan negara yakni Jepang, Cina, Korea Selatan, Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand dan India.

Diharapkan dari kota-kota percontohan itu bisa terjalin sinergitas, saling sharing dan belajar.

(Hasnan Sutanto).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot akan Lebarkan Jalan Putri Candramidi Targetkan Tuntas Tahun 2022

Berita

Puluhan Ribu Data Pengguna VR Porno Dibajak

Berita

Pati Polri dan Wartawan Ramaikan Lomba Menembak Piala Kapolri

Berita

Wali Kota Medan Ultimatum Pengemudi Taksi Online, Bakal Disanksi Tegas Seperti Ini

Berita

Rapat Pari purna Jawaban Walikota Pontianak Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD

Berita

Seorang Supir Truk Berhasil Di Tangkap Satresnarkoba Polres Melawi Karena Gunakan Narkoba*

Berita

Pimpinan Dan Jajaran Direksi PT BTN Persero Cabang Psp Lakukan Audensi Dengan Walikota

Berita

Jalin Kebersamaan Di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Olahraga Bersama Tentera Diraja Malaysia (TDM)