Kompasnasional | Jajaran Kepolisian di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara berduka, Jumat (14/8/2020) malam.
Kapolsek Teluk Mengkudu AKP BP Pakpahan meninggal dunia secara mendadak.
Hal ini pun dibenarkan oleh Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang, saaat dikontrimasi Tribun-Medan.com, Jumat malam.
“Tadi pagi sekira pukul 07.30 WIB almarhum sempat datang ke Mako Polres untuk mengikuti rapat penanganan Covid-19.
Baru pukul 10.00 rapat selesai dia merasa kurang enak badan.
Sempat pergi menuju Poliklinik Polres lalu dilakukan penanganan medis oleh pengawal Urkes dan istirahat di Poliklinik sekitar 1 jam lalu.
Tidak lama kemudian dia meminta pulang karena sudah merasa enak badan,” ujar Robin Simatupang.
Setibanya di rumah dinas Polsek Teluk Mengkudu sekitar pkl 11.00 WIB, lanjut Robin, Kapolsek Teluk Mengkudu sempat istirahat.
Baru sekitar 12.30 WIB, ia diketahui jatuh dari kamar mandi dengan kondisi tergeletak tidak sadarkan diri dan wajah hitam.
Saat itu juga istrinya berteriak minta tolong kepada anggota piket Polsek.
“Dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan pertolongan karena memang RSU Sultan Sulaiman sedang lockdown.
Setibanya di Puskesmas Sialang Buah petugas Puskesmas langsung membawa ke rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi.
Di sana setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas kesehatan namun tidak lama kemudian dinyatakan bahwa kondisi Kapolsek telah meninggal dunia,” kata Robin.
Ia menambahkan, Kapolsek Pakpahan meninggal dunia dalam usia 56 tahun.
“Jenazah Kapolsek Teluk Mengkudu AKP. BP. Pakpahan dibawa ke rumah duka di Kota Binjai.
Untuk itu kami keluarga besar Polres Serdang Bedagai sangat kehilangan dan turut berbelasungkawa sedalam dalamnya dan semoga keluarga yang ditinggalkan tabah,” tandas Kapolres. (TM/Red)






