Home / Headline News

Rabu, 20 Juli 2022 - 17:01 WIB

Polres Tapteng Benarkan Tragedi Rampa Mengakibatkan Hilangnya Nyawa

Viewer: 299
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik
Foto: ilustrasi kejadian di Desa Rampa

Kompasnasional.com I Tapanuli Tengah (Desa Rampa) – Tragedi yang mengakibatkan hilangnya nyawa HLT terjadi kemaren sore, Selasa (19/07/22) sekitar Jam 14:00 Wib di Dusun I, Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah di benarkan Kapolres Tapteng AKBP Jimmy Christian Samma, S.I.K Melalui Kasi Humas Polres Tapteng AKP H. Gurning Rabu (20/07/22).


“Ya benar, tadi malam Personil kita sudah melarikan kedua belah pihak ke RSUD Pandan untuk penanganan medis. Karena Luka sipelaku cukup parah dan korban yang satu lagi sudah menghembuskan nafas terakhir sesaat kejadian itu terjadi,” tutur Kapolres melalu Kasi Humas Polres Tapteng.


Lanjutnya menjelaskan, kalau korban HLT sudah di jemput kelaurga korban tadi malam sekitar jam 02:00 Wib untuk proses pemakaman oleh keluarga korban.


“Kalau pelaku MS masih di RSUD Pandan,” ucap Kasi Humas Polres Tapteng kepada media Kompasnasional.com sekitar Jam 12:32 Wib.
Adapaun identitas korban dan Pelaku beralamatkan di Desa yang sama sesuai himpunan media Kompasnasional.com yakni, warga Dusun I Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Baca Juga  Pro Kontra Gerakan Dengarkan Indonesia Raya di Yogyakarta

Dari kronologi hasil himpunan dari TKP sebagai berikut, awalnya suasana kedai kopi milik OA begitu tenang dengan dihiasi cerita kecil antara sipemilik kedai dengan LP (72) (Saksi red) dengan alamat identitas yang sama warga Desa Rampa.


Tidak berselang lama, muncullah terduga pelaku MS dan LP yang sudah dahulu minum di kedai tersebut menanyakan pelaku” Mau kemana kamu,” ucap LP, lalu pelaku kembali bertanya,” Ada kalian lihat anak ku si Bobi, dan LP menjawab mungkin si Bobi ada di kedai Sinaga,” ucapa LP.

Dengan dalih mempertanyakan anaknya, lalu pelaku kembali bertanya, kala itu pertanyaan terduga pelaku menuju korban dengan Kata-kata “Lae Lah dulu Kalau Tidak ada Harga diri kita lebih baiklah kita Mati” perkataan itu pun di jawab korban, “ia Lae. Tiba tiba Terduga Pelaku mengambil sebilah Pisau dari tas sandangnya dan langsung mengarahkan kepada korban dan mengenai tangan sebelah kiri Korban sebanyak 1 Kali sontak korban pun lari dan terjatuh.

Baca Juga  Luruskan Benang Kusut! Kabid Perdagangan Disperindag Halsel Bantah Bentak Pedagang


Setelah jatuhnya korban tersungkur di saat berlari di situlah pelaku MS mengakhiri Korban HLT dengan sebilah pisau miliknya.


Sadar akan kejadian tersebut akan berujung ke proses hukum yang akan di jalaninya, Terduga Pelaku sempat melakukan percobaan bunuh diri.


Selanjutnya, pihak penegak Hukum langsung melarikan pelaku bersama korban untuk menerima Penangana media atas luka yang di deritanya.


(Remember).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Tingginya Angka Kasus Covid-19 di Kampar, Bupati Kampar Keluarkan Perbub Pendisiplinan Taat Prokes

Berita

Lenis Kogoya : Desa Paseban bisa menjadi Proyek pencontohan Desa wisata Adat di Bali
Ket/Fot: Tengah baju kuning Vice President Lions Club Golden Estate Lion Tan A Lie dan Lion Agustina, didampingi Bupati Asahan Surya, B.Sc, Kepala dinas Kesbang Sorimuda Siregar, Bapak kepala dinas dinkes dr aris, Camat kisaran Barat Agus jaka ginting dan Sekretaris PKK Nora.

Asahan

Bupati Asahan Berterima Kasih atas kepedulian Lions Club Golden Estate dalam kesehatan warga Kisaran

Headline News

Mulai Besok, Semua Moda Transportasi Boleh Operasi Lagi

Berita

Relawan DJM 1 Kali Lagi Dideklarasikan

Berita

Sejarah Wabah Besar yang Melanda Dunia Setiap 100 Tahun (1720, 1820, 1920, 2020)

Headline News

Sebut SK Bodong CPNS Beredar di Halsel, Kankemenag Minta Para Korban Segera Melapor

Headline News

Aster Kasdam XII/Tpr Ikuti Opening Ceremony Esports Piala Kasad Tahun 2022