Home / Berita

Jumat, 12 Maret 2021 - 07:30 WIB

Polisi: Kami Diminta Bunuh Demonstran Myanmar

Viewer: 551
0 0
Terakhir Dibaca:33 Detik

Kompasnasional l Mantan polisi Myanmar yang membelot dari pemerintah militer mengaku, 27 Februari lalu, diperintahkan membubarkan pengunjuk rasa dengan senjata mesin. Tha Peng yang terakhir berpangkat kopral tersebut menolak perintah tersebut. “Keesokan harinya, seorang perwira kembali meminta saya untuk menembak,” kata pria berusia 27 tahun itu seperti dikutip Aljazirah.

Baca Juga  Baleg DPR-Kemendagri Setujui Revisi UU Desa, Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun

Tha Peng mengaku ia kembali menolak perintah tersebut dan memilih mengundurkan diri dari kesatuan. Ia mengatakan, pada 1 Maret, ia meninggalkan istri dan kedua anaknya di Khampat dan berjalan selama tiga hari untuk menghindari penangkapan sebelum berhasil menyeberang ke Negara Bagian Mizoram, India.

Baca Juga  Mereka Bersuara Usai Jokowi Izinkan Ormas Keagamaan Kelola Tambang

“Saya tidak punya pilihan lain,” kata Tha Peng kepada kantor berita Reuters, Selasa (9/3). (R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pahala Nainggolan Pimpinan PCF.SPTI-K.SPSI Kabupaten Simalungun: “Jangan Terprovokasi Terhadap Pimpinan PCF.SPTI-K.SPSI yang Lain”

Berita

Selamat! Sebanyak 49 Alumni Peserta Didik SMA Negeri 1 Dolok Batu Nanggar Lulus Masuk PTN 2021

Berita

Sat Narkoba Polres Tapteng Ringkus Terduga Bandar dan Pengedar Sabu di Kota Sibolga

Berita

Bappeda Kapuas Hulu Adakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Kapuas Hulu Tahun Anggaran 2023

Berita

Biddokkes Polda Kalbar, DPW LDII Kalbar, dan Pondok Pesantren Al-Muqqorobun Gelar Bhakti Kesehatan Khitanan MassalĀ 

Berita

Babinsa Koramil 1208-04/Jawai Cek Posko PPKM

Asahan

Selekab PRSI Asahan Jaring Atlit Renang Berprestasi

Berita

Pasca Idul Fitri, Koramil Teluk Batang, Jajaran Kodim 1203/Ktp Terus Bersinergi Melaksanakan Patroli Dan Pemantauan Wilayah.