Home / Berita

Jumat, 12 Maret 2021 - 07:30 WIB

Polisi: Kami Diminta Bunuh Demonstran Myanmar

Viewer: 542
0 0
Terakhir Dibaca:33 Detik

Kompasnasional l Mantan polisi Myanmar yang membelot dari pemerintah militer mengaku, 27 Februari lalu, diperintahkan membubarkan pengunjuk rasa dengan senjata mesin. Tha Peng yang terakhir berpangkat kopral tersebut menolak perintah tersebut. “Keesokan harinya, seorang perwira kembali meminta saya untuk menembak,” kata pria berusia 27 tahun itu seperti dikutip Aljazirah.

Baca Juga  Anggota Satpol PP Rokan Hilir Diciduk Lagi Ngecer Sabu

Tha Peng mengaku ia kembali menolak perintah tersebut dan memilih mengundurkan diri dari kesatuan. Ia mengatakan, pada 1 Maret, ia meninggalkan istri dan kedua anaknya di Khampat dan berjalan selama tiga hari untuk menghindari penangkapan sebelum berhasil menyeberang ke Negara Bagian Mizoram, India.

Baca Juga  Kronologi OTT Bupati Langkat, Uang Rp 100 Juta Ditemukan di Jok Mobil

“Saya tidak punya pilihan lain,” kata Tha Peng kepada kantor berita Reuters, Selasa (9/3). (R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Terdapat Beberapa Warga Terkonfirmasi Covid-19, Pangdam XII/Tpr Tinjau Pos PPKM Skala Mikro Dusun Mega Blora*

Berita

Pangdam XII/Tpr Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kalbar dengan Perusahaan Perkebunan*

Berita

Buka Moderasi Beragama, Kapolda: Moderasi Beragama Sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa

Berita

Bahasan Imbau Warkop dan Cafe Tegakkan Prokes

Berita

Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Karya Bhakti Bantu Pemindahan Paud di Masjid Sirotul Jannah Jagoi Babang.

Berita

Andre Rosiade: PPN 12% Inisiatif PDIP, Jangan Lempar Batu Sembunyi Tangan!

Berita

Bangun MCK Masjid, Satgas TMMD Kodim Sambas Garap Pembuatan Pondasi Penyangga Bangunan.

Berita

Ketua TP. PKK Tapanuli Utara Berharap Kelak Warga Binaan Rutan Tarutung Menjadi Saksi Kuasa Tuhan.