Home / Berita

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:57 WIB

Kronologi OTT Bupati Langkat, Uang Rp 100 Juta Ditemukan di Jok Mobil

Syah Afandin

Syah Afandin

Viewer: 46
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 21 Detik

Jakarta, JejakNasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi operasi tangkap tangan atau OTT yang dilakukan terhadap Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) beserta sejumlah orang. Pihak KPK melakukan OTT ketika uang suap proyek di lingkungan Pemkab Langkat sedang dibawa kepada Syah Afandin.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan OTT KPK itu berawal dari adanya komunikasi antara Syah Afandin dengan pihak swasta sekaligus timses yang bersangkutan di 2024, Yaqub Abdhal Al Mu’arif, pada Rabu (1/7) yang lalu. Saat itu, pukul 21.00 WIB, mereka hendak bertemu usai acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia atau APKASI.

“Namun demikian, sekitar pukul 11 malam Zulkifli (sopir Syah Afandin) menghubungi YQB untuk meminta SAF balik arah, nah ini sudah terlanjur kembali dari acara, namun itu disebabkan SAF mengetahui Tim KPK sedang berada di Kabupaten Langkat. Jadi rupayanya kedatangan tim sudah dimonitor oleh SAF,” kata Achmad saat konferensi pers di KPK, Jumat (3/7/2026).

Kemudian, pada hari kamis (2/7/2026), Yaqub kembali dihubungi Syah Afandin lewat orang dekatnya Syahrial. Dalam komunikasi itu, Syah Afandin meminta agar Yaqub memberikan uang Rp 100 juta terkait suap proyek lewat Syahrial.

Baca Juga  Muhammad Pagi: PWKI Harus Selalu Berkarya dan Bersinergi Membangun Kabupaten Mempawah

“Disampaikan SYH (Syahrial) bahwa situasi sedang memanas, sehingga kesepakatan pemberian uang Rp 100 juta tersebut diminta oleh SAF untuk diserahkan melalui SYH,” ucap dia.

Kemudian, Yaqub dan Syahrial pun melakukan serah terima uang tersebut keesokan harinya. Keduanya sepakat bertemu di Medan.

“Bahwa kemudian, sekitar pukul 8 pagi, YQB dan SYH bertemu di sebuah kafe di Medan untuk serah terima uang Rp 100 juta yang disepakati untuk SAF,” ujar Achmad.

Achmad mengatakan tim KPK lalu menghalau Syahrial yang tengah dalam perjalana menuju ke Kota Binjai usai menerima uang Rp 100 juta Syah Afandin. KPK lalu menemukan uang itu di dalam mobil.

“Selanjutnya, saat SYH dalam perjalanan menuju Kota Binjai, artinya penyerahan serah terima uang yang Rp 100 juta sudah dilakukan, tim KPK di lapangan kemudian berhasil mengamankan uang Rp100 juta yang ditemukan di bawah jok kursi di mobil yang ditumpangi SYH,” tutur dia.

Baca Juga  MK: Tak Ada Aturan Amicus Curiae Dibacakan Saat Putusan Sengketa Pilpres

Untuk diketahui, KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) atau Ondim tersangka usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap proyek. KPK juga menetapkan Yaqub Abdhal Al Mu’arif (YQB) selaku pihak swasta yang juga tim sukses Syah sebagai tersangka.

“Berdasarkan kecukupan bukti permulaan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap proyek di lingkungan Pemkab Langkat, KPK kemudian menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan, dan menetapkan dua orang sebagai tersangka,” ujar Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers, Jumat (3/7/2026).

Selain suap proyek, KPK juga menemukan dugaan penerimaan lainnya oleh Syah senilai Rp 3,5 miliar. Penerimaan itu terkait mutasi hingga pengadaan seragam sekolah.

“Selain dugaan tindak pidana korupsi suap proyek di lingkungan Pemkab Langkat, KPK juga menemukan adanya dugaan penerimaan lainnya atau gratifikasi oleh SAF dengan total sekurang-kurangnya Rp3,5 miliar,” ucapnya.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tapsel sidak, Tingkat Kehadiran ASN Tapsel Capai 94 Persen

Berita

POSITIF C-19, BUPATI TOBA ABSEN DI BERBAGAI KEGIATAN PEMKAB

Berita

Radika Putri Asal Kota Sidempuan Rebut Gelar BOB Kelas Pi 44 Kg di Kejurda Forki Sumut Tahun 2022

Berita

Kelompok Tani Seoulina Samosir Mendapat Bantuan Pembangunan Bangsal

Berita

Polres Melawi Persiapkan Operasi Ketupat Dalam Rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022

Berita

Sampai Tanggal 17 Mei Posko Penyekatan dan Cek Point Desa Batu Nanta Mendata 56 Orang Positif Covid Dari 1793 Orang*

Berita

Ajang MTQ XXIII Kubu Raya Capai Peringkat Ke Tiga

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Terima Audiensi Kepala Balitbang Kemendagri