Home / Berita / Nasional / Reviews / Travel

Sabtu, 2 Juni 2018 - 13:19 WIB

Karyawan Garuda Beri Sinyal Batalkan Mogok Kerja

Ilustrasi

Ilustrasi

Viewer: 679
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Sekretariat Bersama Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memberi sinyal membatalkan mogok kerja sembari menantikan respons pemerintah dalam membenahi internal perusahaan berkode emiten GIAA itu.

Ketua Umum Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) Ahmad Irfan mengatakan rencana mogok adalah upaya terakhir agar pemerintah mau berperan aktif membantu menyelamatkan Garuda Indonesia. Sebab, pihaknya sudah mencoba memberikan masukan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sejak tahun 2017 tetapi tidak mendapat respons yang diharapkan.

“Rencana Mogok ini sebenarnya merupakan bukti kecintaan kami kepada Garuda Indonesia agar permasalahan miss management yang terjadi di tubuh Garuda Indonesia dapat diselesaikan oleh Pemerintah sehingga Garuda Indonesia tetap dapat membawa konsumen terbang tinggi membawa bendera bangsa,” kata Irfan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/6/2018).

Baca Juga  Bupati Ajak Masyarakat Huta Ginjang Menjadi Duta Wisata Desa

Irfan juga memohon maaf yang sebesar besarnya atas rencana pelaksanaan mogok yang akan dilakukan. Sebab, saat ini Garuda Indonesia sedang mengalami penurunan kinerja di berbagai lini. Ini dibuktikan dari menurunnya harga saham GIAA yang hingga Kamis 31 Mei 2018 dibanderol Rp254 per lembar, jauh saat IPO yakni Rp750 per lembar.

“Kondisi ini  sangat merugikan perusahaan dan juga masyarakat luas, serta terjadi pengurangan pelayanan terhadap konsumen di berbagai lini, di mana ini merupakan beberapa indikator dari terjadinya degradasi kinerja tersebut,” tuturnya.

Rencana mogok tersebut nantinya diberitahu ke publik paling lambat tujuh hari sebelum mogok dilakukan. Sesuai dengan konferensi pers terakhir pada tanggal 2 mei 2017, disampaikan bahwa pihaknya akan menunggu respons dari pemerintah dalam waktu 30 hari kerja ke depan. Keputusan tersebut diambil karena sudah menghitung dan mempertimbangkan dengan sangat cermat jika keputusan mogok harus diambil, maka kegiatan tersebut tidak bertepatan dengan momen krusial para konsumen.

Baca Juga  Kisah Inspiratif Johan Vylvius Rajaguguk: Anak Petani dari Samosir Tembus UGM dengan Beasiswa Penuh

“Kami bersyukur bahwa pada hari Kamis tanggal 31 Mei 2018 sudah melakukan pertemuan dengan Menko Maritim Bapak Luhut Binsar Pandjaitan dan beliau akan segera mencari solusi terbaik terkait permasalahan ini. Besar harapan Kami Bapak Menko Maritim dapat membantu menyelesaikan masalah ini sehingga mogok kerja tidak perlu kami lakukan,” ucapnya.(Inews/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Universitas Widya Darma Bangun Gedung Baru Wako Edi Kamtono Harap Cetak SDM Berkualitas

Berita

Paduan Suara Kategori Anak Kota  Pematangsiantar Raih Juara Pertama Pesparawi Sumut 2021

Berita

Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Laksanakan Pengecekan Hewan Ternak Qurban

Berita

7 Orang Positif Covid-19 di Sibolga

Berita

Babinsa Sempadian Karya Bakti Tempat Wisata Inovasi Cetak Sawah Parak Aek.

Berita

Memotivasi Warga Mau Divaksin,  Camat Siantar Barat Beri Minyak Goreng Gratis 

Berita

Wakil Pembina Kwarcab, Tutup Jambore Pramuka P.Sidempuan Tahun 2022

Berita

Pangdam XII/Tpr Resmikan Pembangunan Renovasi Tugu Latsitarda IX AKABRI 1988*