Home / Berita / Nasional / Reviews / Travel

Sabtu, 2 Juni 2018 - 13:19 WIB

Karyawan Garuda Beri Sinyal Batalkan Mogok Kerja

Ilustrasi

Ilustrasi

Viewer: 648
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Sekretariat Bersama Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memberi sinyal membatalkan mogok kerja sembari menantikan respons pemerintah dalam membenahi internal perusahaan berkode emiten GIAA itu.

Ketua Umum Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) Ahmad Irfan mengatakan rencana mogok adalah upaya terakhir agar pemerintah mau berperan aktif membantu menyelamatkan Garuda Indonesia. Sebab, pihaknya sudah mencoba memberikan masukan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sejak tahun 2017 tetapi tidak mendapat respons yang diharapkan.

“Rencana Mogok ini sebenarnya merupakan bukti kecintaan kami kepada Garuda Indonesia agar permasalahan miss management yang terjadi di tubuh Garuda Indonesia dapat diselesaikan oleh Pemerintah sehingga Garuda Indonesia tetap dapat membawa konsumen terbang tinggi membawa bendera bangsa,” kata Irfan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/6/2018).

Baca Juga  Hidupkan Malam Ramadhan Dengan Membaca Al Quran, Bupati Tapsel Apresiasi BKM Al Irsyad

Irfan juga memohon maaf yang sebesar besarnya atas rencana pelaksanaan mogok yang akan dilakukan. Sebab, saat ini Garuda Indonesia sedang mengalami penurunan kinerja di berbagai lini. Ini dibuktikan dari menurunnya harga saham GIAA yang hingga Kamis 31 Mei 2018 dibanderol Rp254 per lembar, jauh saat IPO yakni Rp750 per lembar.

“Kondisi ini  sangat merugikan perusahaan dan juga masyarakat luas, serta terjadi pengurangan pelayanan terhadap konsumen di berbagai lini, di mana ini merupakan beberapa indikator dari terjadinya degradasi kinerja tersebut,” tuturnya.

Rencana mogok tersebut nantinya diberitahu ke publik paling lambat tujuh hari sebelum mogok dilakukan. Sesuai dengan konferensi pers terakhir pada tanggal 2 mei 2017, disampaikan bahwa pihaknya akan menunggu respons dari pemerintah dalam waktu 30 hari kerja ke depan. Keputusan tersebut diambil karena sudah menghitung dan mempertimbangkan dengan sangat cermat jika keputusan mogok harus diambil, maka kegiatan tersebut tidak bertepatan dengan momen krusial para konsumen.

Baca Juga  Satbinmas Polres Melawi Gelar Mobile Masker Sambangi Darmaga SDF di Nanga Pinoh Kabupaten Melawi*

“Kami bersyukur bahwa pada hari Kamis tanggal 31 Mei 2018 sudah melakukan pertemuan dengan Menko Maritim Bapak Luhut Binsar Pandjaitan dan beliau akan segera mencari solusi terbaik terkait permasalahan ini. Besar harapan Kami Bapak Menko Maritim dapat membantu menyelesaikan masalah ini sehingga mogok kerja tidak perlu kami lakukan,” ucapnya.(Inews/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Peringati Hari HAM Sedunia, GMNI Pematangsiantar Gelar Aksi Damai

Asahan

2.240 Vaksin Covid-19 Tiba Di Tj Balai, Wali Kota : Saya Yang Pertama Besok Akan Di Vaksin

Berita

Gubernur Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Akan Meningkat Di Masa Pandemi Covid-19

Berita

Untuk Kelancaran Pembangunan Waterfront, Bangunan Terkena GSS Mulai Dibongkar

Berita

Jubir Ungkap Prabowo Bahas RUU Perampasan Aset saat Bertemu Ketum Parpol

Berita

Lagi, Koramil Sayan Kawal dan Amankan Jalannya Pemakaman Jenazah Terkonfirmasi Covid – 19

Berita

Gara-Gara Nongkrong saat Pandemi Corona, 16 Orang Jadi Tersangka, Ancaman 1 Tahun Penjara & Denda Sebesar Rp 100 Juta

Berita

Antisipasi Penyebaran Covid 19 Forkopimcam Paloh Lakukan Koordinasi.