Home / Berita

Selasa, 31 Mei 2022 - 22:21 WIB

Polda Kalbar Terus Evaluasi Anggota di Lapangan Saat Lakukan Pengamanan

Viewer: 321
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Pontianak, Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memastikan segera melalukan evaluasi terhadap anggota yang melalukan pengamanan di sejumlah wilayah.

Hal ini menyusul terjadinya insiden penembakan pada warga oleh polisi di perkebunan kelapa sawit PT Arrtu Estate Kemuning, Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang.

Dansat Brimob Polda Kalbar Kombes Pol Muhammad Guntur mengatakan pada peristiwa tersebut satu orang korban bernama Ji’i yang mengalami luka di punggung dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Langkah yang akan dilakukan, kami akan evaluasi seluruh anggota kami yang melalukan pengamanan di beberapa titik,” kata Guntur.

Baca Juga  Prajurit TNI Berlebaran di Pulau Terluar Selatan Indonesia

Guntur berharap, setelah evaluasi ini, insiden serupa tidak terjadi lagi.

“Untuk anggota di lapangan, agar selalu melakukan tindakan berdasarkan prosedur dan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Namun, saya juga meminta kepada masyarakat agar bisa bekerja sama dengan baik.

Jika ada masalah dengan perusahaan, sebaiknya dibicarakan,” ucapnya.

Dansat Brimob menyebut, pengamanan yang dilakukan sejumlah personel Brimob di PT Arrtu Estate Kemuning berdasarkan permintaan perusahaan.

“Ada informasi penjarahan secara massal.
Berdasarkan informasi itu, perusahaan meminta anggota Brimob melakukan pengamanan,” ujar Guntur.

Saat sedang patroli, ditemukan masyarakat melakukan panen. Menurut perusahaan, itu adalah areal perusahaan. Sementara menurut masyarakat itu lahan mereka.

Baca Juga  Penderes Getah Pinus Diduga Tanpa Ijin Masih Menjamur di Pulau Samosir

“Pada saat itu anggota bersama perusahaan mengimbau masyarakat untuk menghentikan. Namun dari masyarakat kurang mengindahkan,” ucap Dansat Brimob.

Selain itu, secara kebetulan, ada seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Ketapang bernama Suharjo. Menurutnya, anggota telah meminta Suharjo untuk menyerahkan diri tapi ditolak.

Kemudian upaya paksa yang dilakukan anggota mendapat perlawanan.

“Akhirnya ada rekan Suharjo, Ji’i menyerang anggota dengan senjata tajam berupa parang, sehingga dilakukan tembakan. Tapi dengan peluru hampa,” bebernya.

“Perlu diketahui, sebelum insiden tersebut, anggota telah melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali,” tutupnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pelaksanaan ANBK 2021 SMAN 1 Dolok Batu Nanggar Berlangsung Sukses Dengan Tetap Menerapkan Prokes

Berita

Bunda PAUD Kalbar Apresiasi Aplikasi Bunda PAUD Kota Pontianak Yaneta Arbiastutie Kamtono

Berita

Wakil Bupati Taput Resmikan Pelayaran Perdana KMP. Kaldera Toba Lintas Muara-Onanrunggu

Berita

Demakson Korban, Bukan Terdakwa

Berita

Nasabah BCA Bawa Uang Rp 575 Juta Dirampok, Kasat Reskrim Bungkam

Berita

Sejumlah Proyek DAK Fisik Pendidikan di Pematangsiantar “Abaikan Undang-Undang”

Berita

Sepekan Kematian Sutrimo, Misteri 4 Pengantar hingga Rekaman CCTV Masih Jadi Teka-teki

Berita

Norton Malau Sabet Gelar Juara Turnamen Catur Samosir 3 Kecamatan di Palipi