
Sofifi, Maluku Utara – Himpunan Pelajar Mahasiswa Botang Lomang (Hipmabol) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) Senin, (29/11/2021) unjuk rasa dilakukan terkait mangkraknya Pembangkit Listrik Bertenaga Diesel (PLTD) di Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan.
Dalam aksi tersebut masa aksi meminta agar DPRD Malut dapat mengawal pembangunan PLTD di Kecamatan Botang Lomang, pasalnya sudah 5 tahun proyek tersebut terbengkalai.
Kepada para awak media, Kordinator Lapangan (Korlap) skaligus Ketua umum Hipmabol, Fadli Nasir menegaskan Pemprov dan DPRD Malut segera membijaki pengadaan mesin PLTD di Kecamatan Botang Lomang.
“Kami menegaskan kepada pihak DPRD Malut agar segera melakukan terobasan kepada pihak PLN pusat untuk menghadirkan mesin di Kecamatan Botang Lomang,” tegasnya
Selain tuntutan PLTD, Fadli juga meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov Malut agar transparansi terkait anggaran dermaga tepi di Desa Bajo sangkuang.
“Kami juga meminta pihak Dishub Malut agar segera menyelesaikan proses pekerjaan Dermaga tepi di Desa Bajo Sangkuang, sebab pekerjaan Dermaga di tahun 2016 lalu dengan pagu 24 Miliyar lebih namun hingga saat ini pembangunan tersebut tidak diselesaikan,” tutur Fadli dengan nada sesal.
Fadli kemudian menegaskan, jika tuntutan tersebut tidak direalisasikan, maka dirinya bakal mengepung kantor DPRD dengan jumlah massa aksi yang lebih banyak.
“Perlu kami sampaikan, apabila tuntutan ini tidak cepat direspon maka sudah tentu ini sebagai aksi perdana dan akan dilanjutkan pada kemudian hari serta memboikot seluruh aktifitas perkantoran,” tegasnya. (FIK)






