Viewer: 697
0 0

Home / Internasional

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 20:19 WIB

Pernyataan Tegas Menlu Retno soal Batas Maritim: Indonesia Akan Selesaikan sampai Tuntas

Viewer: 698
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 7 Detik

Kompasnasional | Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen untuk menuntaskan perundingan penetapan batas wilayah maritim dengan beberapa negara tetangga.

Janji itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat memberi penghargaan kepada tiga anggota Tim Teknis Penanganan Penetapan Batas Maritim Indonesia Periode 2015-2019 di Jakarta, Kamis.

“Upaya merundingkan batas maritim dengan negara-negara tetangga merupakan suatu test of endurance (ujian ketahanan, red) yang penuh dengan tantangan dan tidak dapat dilakukan dengan tergesa-gesa,” kata Retno sebagaimana dikutip dari siaran tertulis Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Jumat (28/8).

Retno menjelaskan penetapan batas maritim merupakan persoalan yang rumit, tetapi Pemerintah Indonesia tetap memilih menempuh seluruh tahapan perundingan agar batas wilayah dapat segera ditetapkan.

“Perundingan penetapan batas maritim merupakan persoalan yang sangat kompleks karena melibatkan sekaligus aspek kedaulatan, hak berdaulat, politik, ekonomi, yuridis dan teknis. Banyak negara yang memilih untuk tidak menyelesaikan batas maritim karena kompleksitasnya membutuhkan proses panjang. Namun Indonesia memilih untuk menyelesaikannya secara tuntas,” terang Retno.

Baca Juga  SBSI 1992 Sumut Sebut Hubungan Industrial Dapat Rusak Karena Kesewenang-wenangan

Tidak hanya itu, Retno juga menegaskan dua poin terkait penetapan batas wilayah. Pertama, perundingan batas wilayah merupakan wujud komitmen Indonesia untuk menyelesaikan masalah melalui jalur damai.

Kedua, Pemerintah Indonesia selalu mengedepankan norma dan prinsip hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Tahun 1982 tentang Hukum Laut (UNCLOS) selama perundingan berlangsung, jelas Retno.

“Diplomasi Kedaulatan merupakan salah satu prioritas politik luar negeri Indonesia,” tegas dia lewat pernyataan tertulisnya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua tim teknis, Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan juga menyampaikan laporan kinerja dan capaian selama masa tugasnya.

Bebeb saat ini menjabat sebagai Direktur Hukum dan Perjanjian Kewilayahan Kementerian Luar Negeri RI.

Dalam laporannya kepada Menlu Retno, ia menyampaikan tim teknis telah melaksanakan 90 perundingan dengan sembilan negara tetangga, yaitu India, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Palau, Timor-Leste, dan Australia, dalam kurun waktu 2015-2019.

Baca Juga  Jatuhkan Bola Boling Dari Jendela, Peniru ‘Joker’ Dinyatakan Bersalah

Beben juga melaporkan Perjanjian Batas Laut Wilayah Indonesia dan Singapura di Singapura bagian Timur telah berlaku sejak 2017, sementara itu, Perjanjian Penetapan Batas Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia dan Filipina telah tuntas tahun lalu.

Indonesia dan Malaysia pada tingkat tim teknis telah menyepakati dua usulan teknis bersama (Joint Technical Proposal) terkait penetapan batas laut wilayah dua negara di Laut Sulawesi dan Selat Malaka bagian Selatan.

Dalam acara yang sama, Retno menyerahkan langsung piagam penghargaan kepada tiga pejabat yang mewakili anggota Tim Teknis, yaitu Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponimi, Badan Informasi Geospasial, Ade Komara Mulyana; Direktur Wilayah Pertahanan masa jabatan 2018-2019, Kementerian Pertahanan, Laksamana Pertama TNI (Purn) Bambang Supriyadi; Direktur Pengamanan Kerja Sama dan Perbatasan, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI-AL, Kolonel Laut (E) Dr. Yanuar Handwiono. (JPNN/Red)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Iran penjarakan mata-mata yang bocorkan program nuklir ke AS dan Eropa

Internasional

WHO Sebut Amerika Selatan Pusat Pandemi Covid-19
Foto Pemain Timnas Spanyol

Berita

Menang Besar, Spanyol Pesta Gol 7-0 Atas Kosta Rika

Internasional

Prancis menggelontorkan stimulus 100 miliar euro untuk mendongkrak kembali ekonomi

Berita

Punya Coutinho, Barcelona Pinjamkan Deulofeu ke Watford

Asahan

Pengabdian Lions Club Golden Estate diserbu warga

Internasional

Begini Kabar Terbaru Jack Ma yang Diduga Menghilang

Arsip

Polisi Kesulitan Korek Motif Sang Pembunuh Imam Masjid New York