Home / Berita

Senin, 29 April 2024 - 20:17 WIB

Pengendali TPL Sukanto Tanoto, Tambah Investasi di China Senilai Rp24,32 Triliun

Viewer: 307
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

JEJAK NASIONAL – Pengendali Mutlak PT. Toba Pulp Lestari Tbk Sukanto tanoto, kembali menambah investasinya di Negeri Tirai Bambu China senilai US$1,5 miliar atau setara dengan Rp24,32 triliun melalui perusahaannya, Royal Golden Eagle. 

Sukanto Tanoto menggandakan investasinya di China dengan rencana membangun fasilitas senilai US$1,5 miliar untuk memproduksi serat lyocell, bahan mentah yang digunakan untuk membuat kertas dan tekstil, di wilayah China bagian timur, provinsi Shandong.

Melansir Forbes, perusahaan yang berbasis di Singapura itu menandatangani perjanjian dengan pemerintah provinsi Shandong untuk membangun fasilitas tersebut. Fasilitas ini akan memproduksi 600.000 ton serat lyocell setiap tahun ketika memulai produksi komersial. 

Investasi terbaru ini terjadi setelah grup tersebut menyelesaikan pengambilalihan perusahaan kertas tisu raksasa China, Vinda International Holdings, senilai US$3,3 miliar pada Maret lalu.

Baca Juga  Anies Minta Jatah 5 Persen dari Reklamasi Ancol, DPRD DKI: Itu Diputuskan Sepihak Tanpa Konsultasi

RGE terus memperkuat kedudukannya di China dalam beberapa tahun terakhir. Anak usahanya, Asia Symbol, mengoperasikan fasilitas manufaktur di provinsi Shandong dan Guangdong, dengan pabrik tersebut setiap tahunnya memproduksi 2,2 juta ton pulp, 1,5 juta ton kertas halus, 600.000 ton kertas karton, dan 250.000 ton kertas tisu.

Grup itu juga telah berkembang di Brasil. Pada Januari 2023, unit RGE, Bracel, mengakuisisi OL Papeis dari Brasil dan pada bulan April tahun lalu mengumumkan investasi sebesar US$500 juta untuk membangun fasilitas kertas tisu dan pulp di negara tersebut.

Berdasarkan data terakhir Forbes, Sukanto Tanoto tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar US$3,1 miliar atau sekitar Rp50,27 triliun hasil dari kepemilikannya di RGE, konglomerat terdiversifikasi dengan aset lebih dari US$35 miliar di industri pulp dan kertas, minyak sawit, dan energi, yang mempekerjakan 70.000 orang di seluruh dunia. 

Baca Juga  JMSI Sumut Apresiasi Walikota P.Sidimpuan Penanganan Covid

Melalui cabang real estatnya, Pacific Eagle Real Estate, dia juga telah memperluas portofolio propertinya di China, Singapura, dan Eropa. 

Sukanto Tanoto juga saat ini dikabarkan sedang melakukan pembicaraan dengan miliarder Singapura Kwek Leng Beng, yang keluarganya mengendalikan raksasa real estat City Developments, untuk mengejar peluang potensial di bidang real estate di Inggris. (CS/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tidak Dapat Undangan Tetap Bisa Mencoblos di TPS, Ini Syaratnya

Asahan

Satu Dari Empat Pelaku Rampok Sadis Ditembak Polisi

Berita

IPB University Punya Profesor Termuda Berusia 37 Tahun, Ini Profilnya

Berita

Dialog 100 Hari Kerja, Alim Sebut Husen Said Tidak Tepat Dijadikan Pembicara

Berita

Istri Pejabat alias Ibu-ibu PKK ‘Jalan-jalan’ ke Lombok, Kasus Mengendap di Kejari Tobasa ?

Berita

Kapolda Kalbar Buka Pendidikan Bintara Polri TA 2022, Diikuti 267 Siswa

Berita

Kalak BPBD Kapuas Hulu Menghadiri Rapat Penanganan Virus Omicron Dengan Presiden RI Secara Online

Berita

Jelajah Alam, Cara Satgas Pamtas Yonif 643 Kenalkan Patok Batas Negara Kepada Generasi Muda*