Home / Berita

Senin, 29 April 2024 - 20:17 WIB

Pengendali TPL Sukanto Tanoto, Tambah Investasi di China Senilai Rp24,32 Triliun

Viewer: 274
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

JEJAK NASIONAL – Pengendali Mutlak PT. Toba Pulp Lestari Tbk Sukanto tanoto, kembali menambah investasinya di Negeri Tirai Bambu China senilai US$1,5 miliar atau setara dengan Rp24,32 triliun melalui perusahaannya, Royal Golden Eagle. 

Sukanto Tanoto menggandakan investasinya di China dengan rencana membangun fasilitas senilai US$1,5 miliar untuk memproduksi serat lyocell, bahan mentah yang digunakan untuk membuat kertas dan tekstil, di wilayah China bagian timur, provinsi Shandong.

Melansir Forbes, perusahaan yang berbasis di Singapura itu menandatangani perjanjian dengan pemerintah provinsi Shandong untuk membangun fasilitas tersebut. Fasilitas ini akan memproduksi 600.000 ton serat lyocell setiap tahun ketika memulai produksi komersial. 

Investasi terbaru ini terjadi setelah grup tersebut menyelesaikan pengambilalihan perusahaan kertas tisu raksasa China, Vinda International Holdings, senilai US$3,3 miliar pada Maret lalu.

Baca Juga  Wagub Kalbar Terima Audiensi DPP Persaudaraan Sambas Serantau

RGE terus memperkuat kedudukannya di China dalam beberapa tahun terakhir. Anak usahanya, Asia Symbol, mengoperasikan fasilitas manufaktur di provinsi Shandong dan Guangdong, dengan pabrik tersebut setiap tahunnya memproduksi 2,2 juta ton pulp, 1,5 juta ton kertas halus, 600.000 ton kertas karton, dan 250.000 ton kertas tisu.

Grup itu juga telah berkembang di Brasil. Pada Januari 2023, unit RGE, Bracel, mengakuisisi OL Papeis dari Brasil dan pada bulan April tahun lalu mengumumkan investasi sebesar US$500 juta untuk membangun fasilitas kertas tisu dan pulp di negara tersebut.

Berdasarkan data terakhir Forbes, Sukanto Tanoto tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar US$3,1 miliar atau sekitar Rp50,27 triliun hasil dari kepemilikannya di RGE, konglomerat terdiversifikasi dengan aset lebih dari US$35 miliar di industri pulp dan kertas, minyak sawit, dan energi, yang mempekerjakan 70.000 orang di seluruh dunia. 

Baca Juga  Putus Mata Rantai Covid-19, Finalis Putri Sumut Bersama Putra-Putri Pariwisata Simalungun 2021 Gelar Giat Sosial

Melalui cabang real estatnya, Pacific Eagle Real Estate, dia juga telah memperluas portofolio propertinya di China, Singapura, dan Eropa. 

Sukanto Tanoto juga saat ini dikabarkan sedang melakukan pembicaraan dengan miliarder Singapura Kwek Leng Beng, yang keluarganya mengendalikan raksasa real estat City Developments, untuk mengejar peluang potensial di bidang real estate di Inggris. (CS/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Intelijen Kejati Kalbar Berhasil Menangkap DPO Perkara Cukai Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi

Berita

Babinsa Berharap Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Berita

Desa Nanga Suruk Dan Desa Beringin Jaya Dambakan Jembatan Gantung

Berita

Peringati HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr Pimpin Bakti Sosial

Berita

Tim Penilai Kecamatan Terbaik Provsu Kunjungi Kecamatan Batang Toru

Berita

Kapolres AKBP. Tommy Ferdian Kukuhkan Pengurus Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Polres Sintang

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Kembali Berhasil Gagalkan Penyulundupan Ratusan Satwa Ilegal.*

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Acara HUT ke-1 KBSB