Home / Berita

Rabu, 27 Juli 2022 - 21:08 WIB

Pemkot Pontianak Terapkan Kurikulum Merdeka, Belajar Berbasis Minat Bakat

Viewer: 388
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Wali Kota Edi Lantik 136 Kepala Sekolah di Lingkungan Pemkot Pontianak

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan melaksanakan Kurikulum Merdeka, sebuah kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter serta kompetensi peserta didik.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono usai melantik dan mengambil sumpah sebanyak 109 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 27 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Pemkot Pontianak, di Halaman Kantor Wali Kota, Rabu (27/7/2022).

“Jadi nantinya, yang saya tahu di SMA tidak ada lagi penjurusan seperti IPA, IPS, Bahasa dan lainnya. Semuanya berorientasi pada minat dan bakat dari para murid, dan ini merupakan program Kemendikbud Ristek,” terangnya.

Baca Juga  WaliKota Singkawang Tjhai Chui Mie, SE. SH* Peringati Hari Pers Nasional Tahun 2021.

Pendidikan yang berkualitas dinilai Edi, tak hanya sekadar menjelaskan pengajaran maupun pengetahuan tertulis.

Dia menyebut pendidikan yang baik semestinya membangkitkan kreativitas serta kecerdasan peserta didik, khususnya dalam menyelesaikan masalah.

Dengan Kurikulum Merdeka, dirinya berharap para sepala sekolah dapat meningkatkan kualitas belajar peserta didik.

“Kurikulum Merdeka ini memberikan keleluasaan kepada daerah-daerah untuk mengembangkan kualitas pendidikan masing-masing, disesuaikan dengan potensi daerah tersebut,” jelasnya.

Para guru di era modern ini juga dituntut untuk bisa menyesuaikan perubahan budaya belajar.

Terlebih ketika mengajar murid yang kini dikenal dengan sebutan Generasi Z dan Generasi Alpha.

Baca Juga  Kabar Baik Untuk Masyarakat Bumi Uncak kapuas, Kemenkominfo RI Bangun 131 Tower di Kapuas Hulu

Edi mengajak tenaga pendidik mahir memanfaatkan teknologi di setiap proses belajar-mengajar.

“Apalagi sekarang sudah era metaverse. Beda dengan zaman kita dahulu.

Situasi kemajuan era digital harus dimanfaatkan,” imbuhnya.

Ia meminta kepada kepala sekolah yang baru dilantik untuk menciptakan suasana teduh di lingkungan sekolah.

Tak kalah pentingnya adalah bagaimana seluruh pengajar mampu mengajak siswa selalu tertarik untuk belajar di sekolah.

“Buat sekolah seperti taman, agar segar dan teduh, serta jadi tempat bermain yang nyaman.

Sehingga anak-anak jadi rindu dengan sekolah,” pungkasnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Babinsa Muntai, Kodim 1203/Ktp Bersama Warga Timbun Jalan Rusak.
Foto ilustrasi

Berita

Kasus Net89, Harta Reza Paten dan Bekas Bandana Atta Halilintar Disita

Berita

Kapan Sekolah Rakyat Dibuka? Begini Kata Kemensos

Berita

Jabatan Kasat Lantas, Kasat Intelkam dan Dua Kapolsek Jajaran Polres Sanggau, Diserah Terimakan

Berita

Bupati Purbalingga Kena OTT KPK

Berita

Keluarga Besar Kodam XII/Tpr Semangat dan Antusias Sambut Pangdam Baru

Berita

Kodim 1206/PSB Terima Kunjungan Tim Verifikasi Korem 121/ABW

Berita

Tanggapi Drama Walkout Sidang Rizieq, PERADI: Bela Klien, Advokat Harus Profesional dan Beretika