Viewer: 1108
0 0
Viewer: 1109
0 0

Home / Berita

Jumat, 21 Agustus 2020 - 14:05 WIB

Pemkot Kota Singkawang Belajar Penerapan IMB Ke Kota Pontianak.

Viewer: 1110
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

KOMPAS Nasional.ComPontianak Kalbar- Wali Kota Pontbianak Edi Rusdi Kamtono menerima kunjungan kerja Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Ruang VIP Kantor Wali Kota Pontianak,baru baru ini.

Kunjungan tersebut dalam rangka studi banding terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Tata Ruang Wilayah Kota,

Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) serta penataan kota secara keseluruhan.

“Jadi kita bertukar informasi dan pengalaman terkait Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Singkawang,” ujarnya.
 
Ia mengungkapkan kemajuan Kota Singkawang akan berdampak pada Kota Pontianak sebagai pintu masuk Provinsi Kalbar.

Oleh sebab itu, dibutuhkan sinergitas antara kedua kota.

“Kita memberikan masukan agar Singkawang sebagai kota wisata diharapkan bisa berkembang dan tertata,” ucap Edi.
 
Saat ini, lanjutnya, Kota Pontianak tengah menerapkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Baca Juga  Kebakaran di Kejaksaan Agung, Api Belum Bisa Dikendalikan dan Terus Merambat

Berdasarkan peraturan, gedung yang sudah berdiri wajib memiliki SLF. “SLF merupakan salah satu regulasi yang diterbitkan sebagai kalaikan gedung bisa dimanfaatkan,” jelasnya.
 
Apabila bangunan gedung sudah mengantongi SLF, artinya bangunan tersebut sudah memenuhi syarat, baik dari segi keselamatan gedung maupun operasionalnya.
 
Edi menuturkan, antara Kota Pontianak dan Singkawang sudah sejak lama berkolaborasi. Pada event Cap Go Meh misalnya, Kota Singkawang menjadi pusat kunjungan. Momentum tersebut juga berdampak pada Kota Pontianak.

Para wisatawan yang hendak menyaksikan Cap Go Meh di Singkawang, tentunya akan mampir di Pontianak.

“Dengan demikian berimbas pada Pontianak sebagai kota perlintasan menuju Singkawang,” sebutnya.
 
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menuturkan, kunjungan yang dilakukan ke Pemkot Pontianak dalam rangka belajar mengenai penerapan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Tim Ahli Bangunan Gedung.

Baca Juga  Gunakan APD Lengkap, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Pelayanan Kesehatan Masyarakat Isoman.*

Apalagi di Kota Singkawang sudah ada rencana bangunan dan hotel dengan delapan lantai.

“Sehingga memerlukan regulasi yang jelas dan bisa cepat menerbitkan IMB yang diajukan pengusaha,” terangnya.
 
Dijadikannya Pontianak sebagai kota tujuan dalam menggali informasi terkait tata ruang dan perizinan bangunan gedung lantaran kota berjuluk Khatulistiwa ini sudah banyak berdiri gedung-gedung tinggi.

Ia berharap hal yang didapatkan dari Kota Pontianak bisa diterapkan di Kota Singkawang.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Pontianak yang sudah berbagi pengalamannya selama memimpin Kota Pontianak,” pungkasnya.

HASNAN SUTANTO

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gelar Apel Operasi Bina Karuna Kapuas 2022 Tahap II, Kapolda Kalbar Gandeng Seluruh Stakeholder Hadapi Karhutla 

Berita

SINTANG EXPO 2022 MENGGUNAKAN STADION SEBAGAI LOKASI, MENUAI PROTES DAN PENOLAKAN KERAS DARI INSAN SEPAKBOLA SINTANG.

Berita

Ahok Sudah Ikhlaskan Vero untuk Julianto Tio Sang ‘Good Friend’

Berita

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, Mengukuhkan Pengurus Paguyuban Sedulur Jowo di Kabupaten Melawi

Berita

Babinsa Landau Dampingi Tenaga Kesehatan Puskesmas Nanga Tebidah Cek Kesehatan Masyarakat Terdampak Banjir

Berita

Ketua MUI Kecam Tindakan intimidasi Kelompok 2019GantiPresiden di Car Free Day

Berita

Polisi Sita Ganja dari Epy Kusnandar-Yogi Gamblez, Hasil Tes Urine Positif

Berita

Polresta Pontianak Kota Giat Latkatpuan Menembak