Kompasnasional.com.Balige,Toba, | Pemerintahan Kabupaten Toba akhir Nopember 2021 ini penuh pekerjaan yang banyak menyita waktu dan pikiran, disamping menyambut tamu Daerah, melayani BPK, ke DPRD, Anggaran Belanja, recofusing Dana Covid-19 dll, maklum saja 1 bulan lagi tahun 2021 akan berakhir, semoga Kabupaten Toba tidak termasuk salah satu Kabupaten di Indonesia yang belum merealisasikan anggaran yang terdapat pada Rp.226 triliun yang masih mengendap di perbankan sebagaimana disampaikan Presiden RI Joko Widodo ( Jokowi ) pada laman REPUBLIKA.co.id 24/11/2021 pukul 11.30 wib.
Bupati dan Wakil Bupati tahun 2021 merupakan tahun penuh berkah buat mereka, rasa Euforia masih hangat, wajar saja ( lumrah), Bupati dan Wakil Bupati dilantik pada Maret 2021, wajar saja mereka sibuk kesana kemari.
Selama memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Ir.Poltak Sitorus dan Wakil Bupati Tony M.Simanjuntak,SE tidak pernah mengundang para kuli tinta ( wartawan ) awak media Cetak,TV,Elektonik,Online yang bertugas di Kabupaten Toba, baik dengan acara ; temu pers ( jumpa pers), silahturahmi, ngopi bareng, ber-wisata sama sekali acara-acara seperti ini mungkin tidak masuk agenda kerja Bupati dan Wakil Bupati, akhir-akhir ini memang disibukkan dengan acara ” Tonggo Raja ” yang kerap di laksanakan tidak di atas tikar sebagaimana layaknya Tonggo Raja Adat Batak.
Surat undangan Bupati Toba nomor 005/387/Diskominfo/XI/2021 tanggal 24 November 2021 yang dikirimkan ke group Kominfo Minggu pukul 09.19 Wib.
Dengan menghormati undangan tersebut para awak media (wartawan) sudah berada di luar ruangan guna mengikuti acara tersebut, dan para awak media dari seluruh Kabupaten Toba sedang menunggu jam dimulainya acara tersebut, namun apa mau dikata pukul 14.32 wib beredar lagi surat nomor 555/394/Diskominfo/XI/2021 tanggal 29 November 2021 di group Kominfo yang isinya menunda dan Mohon Maaf karena pertemuan tersebut ditunda, artinya belum dimulai sudah mohon maaf.
Sesama wartawan merasa kecewa dengan penundaan acara tersebut, padahal kawan kawan dari luar Balige telah berdatangan, ini sangat mengecewakan ujar salah seorang wartawan, jadwal Bupati kan Protokoler kenapa bisa di tunda 28 menit sebelum acara yang ditentukan sebelumnya.
Ada apa ini ? Kan dapat dì wakilkan ke pejabat lain agar acaranya berlanjut ujar kawan wartawan kesal.
Kasihan kawan kita sudah jauh2 datang tapi di tunda, kawan kita kan bukan jalan kaki datang kemari, ujarnya sambil garuk garuk kepala.(LamS)






