Viewer: 1074
0 0

Home / Berita / Daerah

Kamis, 19 November 2020 - 23:30 WIB

Pemerintah Kurangi Kouta Pupuk Bersubsidi Petani Siantar-Simalungun Menjerit

Viewer: 1075
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Kompas Nasional Siantar

Dalam beberapa bulan terakhir ini, terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi di Siantar- Simalungun. Hal tersebut dikarenakan adanya pengurangan kuota dari pemerintah pusat.

Akibat pengurangan kouta pupuk bersubsidi puluhan ribu petani Siantar-Simalungun menjerit. karena petani tidak bisa lagi menggunakan pupuk sehingga petani tidak tidak dapat menghasilkan panen yang maksimal.

“Ketersediaan pupuk subsidi habis, kalau tidak ada penambahan kouta pupuk dari kementrian atau pemerintah pusat maka petani di Siantar-Simalungun tidak bisa lagi menggunakan pupuk subsidi di musim tanam ini”.

Hal ini dikatakan Hendrik salah satu distributor pupuk saat kompasnasional.com menyambangi gudang pupuk di jalan Mataram, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar.

Hendrik juga mengatakan, Kouta pupuk subsidi untuk Siantar-Simalungun dari tahun 2018 sampai tahun 2020 sudah berkurang 45%,yang sebelumnya kouta pupuk subsidi untuk siantar-simalungun mencapai 22.000 ton, sekarang tinggal 11.000 ton.

Baca Juga  Jelang HUT ke-77, Prajurit TNI di Pontianak Laksanakan Karya Bakti Bersihkan Sungai

“Situasi pupuk subsidi sampai detik ini, alokasinya habis,” kata hendrik.

Henrik juga menerangkan, dari kementrian hanya ada penambahan 1000 ton itu untuk setiap provinsi. Jadi untuk provinsi sumatera utara alokasi pupuk subsidi sudah habis.

Padahal untuk menunjang ketahanan pangan, juga sektor pertaniaan termasuk penyumbang pendapatan daerah, tapi kenapa pupuk bersubsidi dikurangi maupun di persulit. pungkasnya.

Masih kata hendrik, pupuk bersubsidi itu bukan langkah, artinya kalau langkah kan berarti barangnya ada, tapi yang pasti koutanya habis atau kouta tidak memadai. Bayangkan aja kebutuhan pupuk bersubsidi untuk kabupaten simalungun untuk 2 bulan ini sekitar 5000 ton yang di kasih cuman 300 ton pastilah petani menjerit.

Baca Juga  Sekda Kabupaten Kapuas Hulu Buka Kegiatan Kampanye Percepatan Penurunan Stunting

“Dibulan Oktober kemarin pupuk subsidi sudah kandas, di Simalungun aja kebutuhannya 5000 ton lagi sementara alokasi yang sekarang sudah Nol”. ujar Hendrik.

Hendrik juga berharap agar DPRD memperjuangkan nasip para petani, agar kouta pupuk bersubsidi bisa di tambain pasokannya dari pemerintah.

Untuk di ketahui, mengenai pupuk bersubsidi ini di atur dalam surat keputusan menperindag No. 70/MPP/Kep/2/2003 tanggal 11 Februari tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian.

Dalam Pasal 1 peraturan tersebut di jelaskan, pupuk bersubsidi pengadaan dan penyalurannya mendapatkan subsidi dari pemerintah untuk kebutuhan petani yang dilaksanakan atas dasar program pemerintah.

Penulis :  Toni Tambunan

Editor    : Nilson Pakpahan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Putri Asli Papua Dilantik Menjadi Perwira Kepolisian oleh Presiden RI di Istana Negara

Berita

Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar.,S.H., S.I.k, M.H Sampaikan ucapan Selamat Hari Pers

Berita

Abaikan Pasien, Kapus dan Kabid Dilaporkan ke Mapolres Tapteng

Berita

Personel Polda Kalbar Membagikan Masker Gratis Hampir 100.000 Lembar

Berita

Peringati Hari Kartini, Wan TNI di Kalbar Gelar Apel Bersama

Berita

Kedepankan Sikap Humanis Dan Persuasif, Koramil Tayap, Jajaran Kodim 1203/Ktp Bersama Instansi Terkait Disiplinkan Penggunaan Masker.

Berita

PEMKAB TOBA DAN BAWASLU SEPAKATI PENGUATAN PENGAWASAN PEMILU

Berita

Terkait Wisata Pantai, DPRD Samosir Konsultasi ke Legislatif Toba