Kompasnasional.com.id.Toba | SMA Negeri 1 Balige dikenal merupakan salah satu SMA tertua di Tapanuli, SMA ini sejak berdiri tahun 1950 sudah dikenal baik di dunia Pendidikan di Republik ini, sekolah SMA Negeri 1 Balige ini merupakan salah satu sekolah pavorit ditengah tengah masyarakat Toba.
Bukan hanya di Toba, sekolah ini dikenal di Perguruan Tinggi Negeri di Tingkat Nasional. Lulusan SMA Negeri 1 Balige banyak sudah yang berhasil,mereka ada di Pemerintahan, Pengusaha, tokoh Politik dan lainnya.
Mendengar SMA Negeri 1 Balige ini, orang pasti teringat Letjen TNI Purn. Dr. Tiopan Bernhard Silalahi, S.H. ( TB.Silalahi) yang pernah menjabat Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara pada Kabinet Pembangunan VI, beliau adalah lulusan SMA Negeri 1 Balige.
Masih banyak lagi pejabat di negara ini lulusan SMA Negeri 1 Balige,ujar kepala sekolah. Kepala sekolah Makmur Siahaan, SPd, MSi dengan latar belakang pendidukan S1 Ilmu Kimia dan S2 Sains, kepala sekolah bertangan dingin ini mampu mengangkat nama baik SMA Negeri 1 Balige lebih baik lagi bersama seluruh Guru dan Staf Tata Usaha, seiring dengan diberlakukannya kurikulum. 2013 sampai sekarang ini.
Kepala SMA Negeri 1 Balige saat dikunjungi Kompasnasional Toba, Jumat 26/03/2021 mengatakan bahwa keberhasilan anak didik masuk ke Perguruan Tinggi Negeri ( PTN) adalah merupakan hasil kerja keras para guru-guru dan staf TU SMA Negeri 1 Balige juga tidaķ terlepas dari peran serta orangtua siswa dan kemauan siswa belajar aktif mengikuti pelajaran walaupun dengan sistem Daring,Luring yang telah ditetapkan pemerintah.
Kita juga wajib mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) Apalagi saat pandemi viruscorona Covid-19 yang masih menakutkan dari tahun 2020 hingga saat ini, pandemi ini tidak memgurangi semangat seluruh elemen sekolah ini dalam meningkatkan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan sistem daring dan luring, walaupun pada tahun pelajaran 2020/2021 dominan belajar dengan sistem Daring.
Hal ini malah mendorong semangat guru-guru memberikan materi pembelajaran. Keberhasilan ini adalah keberhasilan bersama keluarga besar SMA Negeri 1 Balige, bukan hanya keberhasilan pimpinan ujar Makmur Siahaan.
Kami bangga dengan keberhasilan ini, dari jumlah siswa kelas XII IPA = 203,IPS = 103 orang, jumlah diterima masuk di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebanyak 54 orang melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), jumlah ini terus menaik, dari tahun 2020 yang lalu, diterima melalui jalur undangan hanya 40 orang, jelas tahun ini sekolah kita mengalami peningkatan, kita juga berharap lebih banyak lagi diterima melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) berdasarkan hasil ujian tulis berbasis komputer (UTBK), juga jalur Mandiri,ujar Kepala sekolah.
Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari kerjasama SMA Negeri 1 Balige dengan Bimbingan Belajar ( BIMBEL) SSC di Toba. Kita bekerjasama dengan pihak Bimbel dengan waktu jam pertemuan secara keseluruhan adalah 20 x pertemuan dan sekali pertemuan 90 menit nelalui virtual.
Hal ini dilakukan khusus untuk mata pelajaran yang di UN kan, kata kepala sekolah. Guru- guru tetap hadir di kelas memberikan materi pembelajaran secara virtual didukung dengan ketersediaan WFi dan perangkat komputer lainnya, semuanya di sediakan oleh sekolah dari dana operasional yang tersedia dalam RAB BOS,ujarnya.
Bimbingan belajar dari awal seluruh siswa mengikuti,tetapi setelah pertemuan ke 5 siswa yang mengikuti Bimbel tinggal sekitar 50%, pengurangan ini terjadi karena siswa yang tidak mengikutì bimbel tersebut karena tidak melanjutkan pendidikannya ke tingkat perguruan tinggi, dengan alasan faktor ekonomi keluarga tidak memungkinkan melanjut.
Adapun siswa SMA Negeri 1 Balige,siswa yang diterima di Universitas ; UNDIP=5 orang, USU = 10 orang, UNIMED 8 orang, UB=3 orang, UNHAS=1 orang, UNSRAT=2 orang, UPN Veteran Jatim=1 orang, UNUD=3 orang, UPR=1 orang, ITERA=9 orang,UNPATTI=3 orang,UNSAM= 4 orang,UMRAH=2 orang, MALIKUSSALEH=1 orang, UNJA= 1 orang. Demikian
Penulis: Lambok Sianturi





