Home / Berita

Rabu, 29 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Pasca Insiden Napi Tewas, Kalapas Pangururan: “Lapas Sudah Tidak Layak Lagi Digunakan”

Viewer: 645
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

SAMOSIR Jejak Nasional  – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pangururan, Jeremia Sinuraya, menyatakan bahwa Lapas yang dipimpinnya kini berada dalam kondisi yang sangat mendesak dan mendasar, sehingga sudah tidak layak lagi digunakan sebagai fasilitas pemasyarakatan. Pernyataan ini disampaikannya pada hari Selasa (28/10/2025) di Lapas Pangururan.

Keluhan Jeremia Sinuraya muncul setelah Lapas Pangururan menjadi sorotan nasional menyusul insiden tewasnya narapidana Armi Siregar akibat pengeroyokan sesama warga binaan beberapa waktu lalu. Menurutnya, ada dua masalah krusial yang harus segera ditangani:

1. Masalah Overcapacity dan Lahan Sempit

Faktor utama ketidaklayakan Lapas adalah karena lokasinya yang terlalu sempit dan telah memicu kondisi kelebihan kapasitas (overcapacity) yang ekstrem.

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Rapat Koordinasi Upaya dan Rencana Aksi Lonjakan Kasus Covid-19

“Lapas Pangururan ini sudah tidak layak lagi digunakan. Selain lokasinya yang terlalu sempit, sehingga terjadi overcapacity (kelebihan kapasitas),” ujar Jeremia Sinuraya.

Kondisi overcapacity ini disinyalir menjadi salah satu faktor tidak langsung yang meningkatkan gesekan dan potensi konflik di antara warga binaan, seperti yang terjadi pada kasus Armi Siregar.

2. Berdekatan dengan Pemukiman Warga

Masalah kedua yang dikemukakan Kalapas adalah lokasi Lapas yang terlalu rapat dengan pemukiman warga. Kedekatan ini menimbulkan kerentanan keamanan dan kesulitan pengawasan yang optimal.

Menyikapi kedua masalah struktural ini, Kalapas Jeremia Sinuraya berharap instansi terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi Lapas Pangururan.

Baca Juga  Hefriansyah Berharap Pembahasan Raperda Tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah Segera Diajukan

Tuntutan Kalapas:

  • Perhatian Serius: Kalapas mengharapkan adanya perhatian yang serius dari Kementerian Hukum dan HAM serta Pemerintah Daerah setempat.
  • Relokasi: Solusi jangka panjang yang diisyaratkan adalah relokasi Lapas ke lokasi baru yang lebih luas, aman, dan jauh dari pemukiman padat penduduk.

Pernyataan Jeremia Sinuraya ini menjadi alarm kuat bagi pihak berwenang untuk segera mengevaluasi dan merumuskan kebijakan relokasi Lapas di Samosir demi menjamin keamanan dan hak-hak dasar warga binaan serta ketertiban lingkungan sekitar. (JJN/01)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

HUT ke-65 Pemprov Kalbar, Wako Edi Kamtono Sebut Banyak Kemajuan di Kalbar

Berita

82 KK Warga Rusunawa di Kota Pontianak Terima Bantuan Beras

Berita

Wujudkan Pilkades Aman, Ini Pesan Tegas Kapolsek Kota Baru Ipda Aditya Jaya Laksana

Berita

BPKP Lakukan Audit Perbaikan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit di Kalbar

Berita

LBH GERAK Bersama Milton Ministry “Las Rohanku” Gelar KKR Dan Berbagi Kasih

Arsip

KLB SBSI 1992 Pilih Gunawan Jadi Ketum

Berita

Dihadiri Bupati Tapsel, Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-76 Berlangsung Khidmat

Berita

MTQ ke-29 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur Mulai Digelar