Home / Berita

Minggu, 8 Mei 2022 - 08:40 WIB

Buang Sampah Sembarangan, Pengunjung Lapangan Merdeka Siantar Abaikan Program LISA

Viewer: 450
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Wisatawan liburan Lebaran 2022  yang datang ke Kota Pematangsiantar mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Lapangan Merdeka atau yang sering disebut Taman Bunga adalah salah satu lokasi yang mengalami peningkatan pengunjung sejak awal libur Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah atau tahun 2022 hingga saat ini. 

Dampaknya, tumpukan sampah juga mulai terlihat di setiap sudut Lapangan tersebut. Sampah yang berserakan itu akibat wisatawan membuang sampah sembarangan atau bukan pada tempatnya.

Amatan awak media di lokasi, pada Sabtu (7/5/22), para petugas kebersihan sibuk membersihkan lokasi Lapangan Merdeka dari sampah – sampah yang berserakan tersebut. Seperti sampah plastik, kertas, kaleng atau botol minuman, hingga bekas aneka makanan.

Camat Siantar Barat Pardomuan Nasution mengatakan, tingkat kesadaran pengunjung untuk membuang sampah di tempat yang tersedia sangat rendah. Mereka membuang sampah seenaknya dan terkesan tanpa tanggung jawab. Meski begitu, dirinya bersama tim kebersihan selalu tetap waspada terhadap lokasi yang kotor. 

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Ikuti Upacara Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021

“Saya selalu monitoring lokasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan yang datang ke Kota Pematangsiantar ini. Kecamatan Siantar Barat ini memiliki lokasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Apalagi, pusat kota juga berada di wilayah kami. Jadi, kami tidak boleh lengah, kami harus mempertahankan kebersihan kota ini,” kata Pardomuan di sela monitoringnya di lokasi lain. 

Padahal, kata Pardomuan, di lokasi Lapangan Merdeka, Pemerintah Kota Pematangsiantar telah menyediakan beberapa tong sampah, namun pengunjung begitu mudah membuang sampah sembarangan. Walaupun di sebelahnya ada tong sampah,  pengunjung tetap aja membuang sampah dibawah tong sampah tersebut. 

Setiap hari, terang Camat Siantar Barat, timnya turun langsung ke lapangan untuk membersihkan sampah sejak pukul 05:00 wib. Bahkan, Pardomuan harus ikut serta memonitoring agar bisa melihat jika ada anggotanya yang malas ataupun tidak bekerja. 

“Kalau saya dibilang cerewet, keras, dan tegas, tidak masalah. Dan satu lagi konsistensi. Jika saya malas, maka anggota saya pun pasti akan malas. Namun, jika kami bersatu dan bekerjasama, maka seluruh Siantar Barat akan tetap terjaga kebersihannya,” tegas Pardomuan Nasution. 

Baca Juga  Peringati HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr Pimpin Bakti Sosial

Pardomuan juga menyebut bahwa hal ini sesuai dengan instruksi Pelaksana tugas (Plt) Walikota Pematangsiantar, dr.Hj.Susanti Dewayani dalam melaksanakan program LISA (Lihat Sampah Ambil). 

Maka dari itu, Camat Siantar Barat mengimbau ketika membawa sesuatu, baik makanan atau apapun itu, mohon untuk dibawa kembali atau minimal ditempatkan di tempat sampah, tidak ditinggalkan. 

“Sampah menjadi tanggungjawab kita bersama, jangan hanya menyalahkan pemerintah ataupun petugas kebersihan. Mari ikut berperan menjaga kebersihan Kota Pematangsiantar untuk membuang sampah pada tempatnya. Kalau tong sampah tidak ada disekitar anda, bawalah sampah tersebut sampai menemukan tong sampah,”kata  Pardomuan Nasution. 

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Upaya Pengawasan Personel, Bid Propam Polda Kalbar Gelar Gaktiblin

Berita

Pemko Pematangsiantar Sediakan Dapur Umum Untuk Korban Banjir

Berita

Sudah Berlaku! Beli Mobil Baru Dapat BPKB Elektronik, Begini Wujudnya

Berita

Dipenjara, Jennifer Dunn Sempat Stres! Ini yang Dikhawatirkan Kuasa Hukumnya

Berita

Bersama Ibu-Ibu PKK, Babinsa Desa Baru Kodim 1203/Ktp Budidayakan Tanaman Obat Untuk Keluarga.

Berita

Percepatan Vaksinasi, Kalbar Targetkan 21.000 Vaksinasi

Berita

Bupati Kapuas Hulu Sudah Tunjuk Plt Direktur PT. UKM

Berita

Turut Cerdaskan Anak Bangsa, Satgas Pamtas 643 Bantu Mengajar di Perbatasan