Home / Berita

Rabu, 3 Maret 2021 - 07:46 WIB

PARGAULAN HUTAGAOL (55), DIDUGA HANYUT DI SUNGAI ASAHAN

Viewer: 568
1 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 28 Detik

Kompasnasional.com. Toba | Pargaulan Hutagaol 55 tahun penduduk Dusun Parsaoran Desa Meranti Utara Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Toba, diduga hanyut di sungai asahan.

Pria yang dikenal berprofesi sebagai nelayan di sekitar sungai Asahan ini, Senin, 1/3/2021 diduga kuat hanyut terbawa arus sungai Asahan saat mencari ikan, sebagaimana kebiasaannya mencari ikan di sungai Asahan demi menafkahi keluarganya sendiri.

Kejadian ini diketahui berawal dari keterangan Jaya Simanjuntak pemilik warung tempat kenderaan si korban di parkir. Jaya Simanjuntak merasa curiga dan merasa ada sesuatu terjadi kepada  Pargaulan Hutagaol ( korban), sehingga Jaya Simanjuntak dengan perasaan cemas melapor ke pihak keluarga korban yang jaraknya sekitar 1 ( satu)  Km dari rumahnya.

Dan laporan tersebut diteruskan ke Polsek Porsea. Sesaat Setelah Petugas Polsek Porsea tiba di TKP, petugas menghimpun informasi tentang hilangnya Pargaulan Hutagaol 55 thn ini, Jaya Simanjuntak yang dianggap sebagai saksi oleh Polsek Porsea, dimintai keterangan oleh anggota kepolisian Polsek Porsea,.

Baca Juga  Kapolres Tapsel Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Operasi Ketupat Toba Tahun 2021

 Dalam keterangan Jaya  Simanjuntak mengatakan kepada petugas bahwa saat  Pargaulan Hutagaol  memarkirkan kendaraannya di depan warung saya, lalu korban pergi ke sungai Asahan Senin 1/3 sekitar pukul 15.00 wib, sebagaimana kebiasaannya, namun hingga pada pukul 21.00 wib Pargaulan belum nampak, dan saya melihat sepeda motor korban masih tetap parkir di tempat dimana kenderaannya di parkir,tutur Jaya.

Jaya Simanjuntak curiga dan  merasa ada terjadi sesuatu yang aneh kepada korban, sehingga Jaya Simanjuntak dengan perasaan cemas melapor ke pihak keluarga korban yang jaraknya sekitar 1 (satu)  Km dari rumahnya.

Setelah diberitahukan tidak nampak, penduduk setempat melakukan pencarian di sekitar sungai Asahan tapi tidak berhasil menemukan korban, hanya menemukan barang-barangnya Pargaulan Hutagaol seperti, kemeja warna biru,celana pendek warna hitam,singlet warna putih,celana dalam warna coklat,parang,dompet warna Hitam berisi uang Rp 2.600.000,-, dan bekas potongan tali jala 5 meter.

Baca Juga  Wakil Bupati Simalungun bersama Forkopimda, Tinjau Penertiban KJA di Haranggaol

Dari temuan barang-barang korban, diduga kuat bahwa Pargaulan Hutagaol hanyut di sungai Asahan. Selasa, 2/3 Team pencarian yang tergabung antara TNI-POLRI, BNPB serta BASARNAS Kabupaten Toba beserta masyatakat dan keluarga korban, namun hingga Selasa  ( 02/03/2021) malam, korban belum ditemukan.

Atas insiden ini Kapolsek Porsea Akp Pol Napsanto Setiarso,SH mengatakan telah memintai keterangan yang dianggap  sebagai saksi, yaitu Jaya Simanjuntak (Pemilik Warung) dan Sahat Hutagaol penduduk dusun Parsaoran Desa Meranti Utara kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupeten Toba.

Hingga saat ini korban diduga hanyut ke sungai Asahan, saat korban memasang jaring ikan.

Kepala BPBD Kabupaten Toba dr.Pontas Batubara mengatakan bahwa Proses pencarian  hari ini melibatkan tim gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD dan relawan, warga masyarakat setempat  pencarian dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Penyisiran dilakukan Team pencarian dengan menggunakan 4 (empat)  perahu karet, 1 dari BNPB, dari Basarnas 1, dan dari Komunitas Arung Jeram 2. 

Pencarian korban hari ini dilaksanakan sampai pukul 17.00 wib, mengingat aliran Sungai Asahan begitu deras, sehingga pencarian selanjutnya besok dimulai pukul 08.00 Wib, tutur Kepala BPBD Kabupaten Toba. ( LamS)

Penulis  Lambok Sianturi

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dinilai Beropini Soal Jalan Obi, M Yunus Najar “Sekakmat” Kepala DPMPTSP dan Kepala ESDM Malut

Berita

Bupati Taput Hadiri Acara Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia

Berita

Kapolres Landak Stevy Membaur Ikut Serta Senam Bersama Peserta di Semarak Bhayangkara ke-76

Berita

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gardatama Yudha Bantu Pembangunan Gereja Katolik di Perbatasan

Berita

5 Kesaksian Kunci Johannes Marliem ke FBI yang Ungkap Peran Setnov

Berita

Dankodiklatad Bersama Pangdam XII/Tpr Bantu Warga Terdampak Covid-19 di Mayonif R 641/Bru

Berita

Persiapan PTM, Disdik Pematangsiantar Bekerja Sama Dengan Dinas Kesehatan Gelar Vaksinasi massal

Berita

Hakim Terpaksa Ketuk Palu saat Fredrich Tak Mau Berhenti Bicara