
Kompas Nasional Com. Singkawang (Kalbar) -Menanggapi perubahan jadwal kongres PSSI yang telah diperpanjang jadwal tahapan pendaftaran oleh panitia setelah waktu pendaftaran berakhir pada tanggal 17 maret 2021 pukul 17.30 dapat dianggap itu ada indikasi suatu kezholiman dengan tujuan untuk mencekal Em Abdurrahman menjadi ketua PSSI singkawang. Hal ini diungkapkan Riski Fauzi Hidayat selaku ketua tim pemenagan PSSI Bangkit.
Hingga waktu pendaftaran berakhir hanya ada satu bakal calon yg mengembalikan berkas pendaftran. Maka secara otomatis satu satunya bakal calon yg mendaftar dapat ditetapkan sebagai bakal calon tunggal ketua PSSI dalam hal ini adalah Em Abdurrahman.
Dengan demikian kongres yg akan digelar nanti agenda utamanya adalah menetapkan sdr. Em Abdurrahman secara aklamasi menjadi ketua PSSI kota singkawang.
Betul- betul suatu keanehan dan ini baru terjadi dalam sejarah kongres PSSI.

Pengunduran jadwal kongres itu hal yg lumrah, namun bukan bearti pengunduran jadwal kongres bisa merubah waktu dan hasil tahapan pendaftran bakal calon yg telah selesai dilaksankan.
Terhadap kezholiman ini mungkin Em Abdurrahman selaku kandidat yg kami usung bisa menerima. Namum apakah kami selaku pendukung bisa menerima? Jelas tidak. Kami tetap konsisten bahwa Em Abdurrahman adalah satu satunya calon ketua PSSI yg sah dan harus ditetapkan sebagai ketua PSSI kota singkawang pada kongres yg akan digelar.
Kalau pada kongres yang digelar nanti ada nama calon lain selain em abdurrahman ini sangat diduga keras terjadi kecurangan dan sarat dengan kepentingan panitia sendiri. Tegas riski yg juga pengurus club sepak bola Bintang Muda Sedau (BMS). ucap nya.
Selanjutnya wakil ketua Askot PSSI kota singkawang,Bambang Stiadi.SH membenarkan kabar tersebut bahwa Kongres PSSI Kota Singkawang, yang semula telah dijadwalkan akan berlangsung pada Jum’at 19 Maret 2021 namun akan diundur pelaksanaannya.
Itu terjadi karena panitia masih belum matang persiapannya ,” jelas Bambang Stiadi. SH .
Pelaksanaan Kongres yang semula akan dilaksanakan pada hari Jum,at 19 Maret 2021, ternyata diundur. Rencana akan dilaksanakan pada 3 April 2021, kata Bambang Stiadi.SH.
Penulis : Eddy.






