Home / Kreatif

Rabu, 2 September 2020 - 14:30 WIB

Nyaris Bangkrut karena Corona, Perusahaan Ini Langsung Bangkit setelah Laris manis Jualan Batu seharga Rp 200 Ribuan

Viewer: 439
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 0 Detik

Kompasnasional | Dengan sektor pariwisata yang sangat menurun di tengah pandemi, seorang operator kereta api di Jepang kini harus berjuang untuk menghindari kebangkrutan.

Dia melakukan hal yang cuku unik, yaitu dengan menjual batu kaleng.

Didirikan pada tahun 1923, perusahaan Kereta Listrik Choshi, di Prefektur Chiba, Jepang, harus mengatasi kesulitan beberapa kali selama 97 tahun sejarahnya.

Akan tetapi situasinya tidak pernah lebih buruk daripada sekarang.

Baca Juga: Peringatan 75 Tahun Bom Atom Hitoshima-Nagasaki, Viral Foto Korban Bocah yang Menggendong Jenazah Adiknya, Berikan Pesan Mendalam: Betapa Berharganya Perdamaian dan Malapetaka yang Ditimbulkan Perang

Operator kereta api mengandalkan pariwisata untuk mendukung operasinya, tetapi dengan virus Corona baru yang mendatangkan malapetaka di seluruh dunia, bisnis tidak pernah seburuk ini.

Pihak manajemen pun harus menemukan cara alternatif untuk menghasilkan pendapatan.

Di antaranya, memulai saluran YouTube dan menjual batu kaleng, meskipun aneh, ini terbukti sangat sukses!

Baca Juga  Pria Ini Sulap Bangkai Mobil Jadi Barang Mewah Senilai Rp 96,9 Juta

Baca Juga: Hari Ini 75 Tahun Lalu Bom Atom Meratakan Kota Hiroshima di Jepang

Channel YouTube Choshi Electric telah ada selama lebih dari 4 tahun, tetapi baru-baru ini mulai menarik perhatian.

Itu karena manajemen memutuskan untuk menciptakan konten yang lucu dan menghibur.

Video berjudul “Tepat sebelum Kebangkrutan” atau “Kondisi Sebenarnya dari Perusahaan yang Bangkrut” telah dilihat puluhan bahkan ratusan ribu kali, sedangkan video lama hanya mendapatkan ratusan atau ribuan penayangan.

Viral batu kalengan dijual di Jepang.
Semuanya dimulai dengan pengumuman produk baru dan asli yang tersedia di toko online Kereta Listrik Choshi – batu kaleng dari rel kereta api perusahaan.

Dipamerkan oleh seorang karyawan wanita di bawah pengawasan manajer, batu-batu itu dipasarkan sebagai pemberat kertas yang bagus, barang koleksi untuk penggemar kereta api, atau senjata untuk melawan pencuri.

Baca Juga  Ingin Jadi Pengusaha Handal ? Tanamkan Mindset ini

Penyajiannya lucu, dan karyawan Kereta Listrik Choshi hampir tidak bisa menahan tawanya saat memamerkan batu kaleng.

Batu-batu tersebut benar-benar tersedia di toko online Kereta Listrik Choshi, dengan harga 1.650 yen (sekitar Rp 227 ribu) dan mereka telah menjadi barang terlaris dari perusahaan.

Menurut keterangan dari toko, batu-batu tersebut dikumpulkan dari rel kereta yang dioperasikan oleh Choshi Electric.

Batu-batu itu kemudian dicuci dan dipoles sebelum dikemas dalam kaleng logam.

Jumlah batu per kaleng dapat bervariasi sesuai dengan ukuran batuan tersebut.

Selain batu, Choshi Electric juga menjual hal unik lain yang mungkin menarik bagi penggemar kereta.

Antara lain seperti irisan rel kereta hingga paku rel kereta.

Tapi ternyata batu kaleng yang paling banyak diminati.

Ini bukan pertama kalinya orang menghasilkan uang dari menjual barang yang tidak berguna.(GS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kreatif

Punya Peternakan Sapi Terbesar di Jakarta, Pria Ini Kantongi Miliaran Rupiah

Asahan

Pengabdian Lions Club Golden Estate diserbu warga

Berita

Kisah Soes Toer, Adik Pramoedya Ananta Toer yang Kini Jadi Pemulung

Kreatif

Perajin Tas Etnik Lungsin Menanti Sambutan Pasar Global

Berita

Pemerintah Tetapkan SNI Mainan Anak yang Aman

Kreatif

Rosidah, Youtuber RI Populer di Asia Raup Rp100 Juta Sebulan

Kreatif

20 koleksi Nila Baharudin Akan Tampil di London

Kreatif

Bonsai kelapa semakin tren di masa pandemi