Viewer: 999
0 0
Viewer: 1000
0 0

Home / Berita

Selasa, 1 September 2020 - 09:11 WIB

Minta Pihak Sekolah Yang Bukan Daerah Zona Merah Evaluasi Belajar Tatap Muka

Viewer: 1001
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

KOMPASNasional.com | Pontianak Kalbar- Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Sutarmidji, angkat bicara terkait simulasi pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan oleh Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 1 Pontianak.

Ia meminta seluruh pihak sekolah yang tidak berada di zona merah untuk dilakukan evaluasi pembelajaran tatap muka tersebut.

“Kita berharap masing-masing daerah yang bukan zona merah untuk dilakukan evaluasi terdahulu satu-satu dulu lah.

Kemudian kita liat bagaimana tingkat displin guru dan anak murid, kan yang menyelenggarakan sekolah kita liat hari dan besok,” ungkap Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, usai video conference Evaluasi Akuntabilitas Kinerja di Data Analityc Room, Senin (31/8/2020).

Rencananya juga dalam waktu dekat, Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, akan melakukan peninjau langsung ke sekolah-sekolah yang akan melakukan tatap muka untuk melihat kesiapan pihak sekolah.

Baca Juga  Nyaru Jadi Kajari, Pria di Surabaya 2 Bulan Nginap di Hotel Ogah Bayar

“Saya minta sekolah evaluasi dulu, kemungkinan besok saya akan ke sekolah liatnya,” tuturnya.
Gubernur berharap pihak sekolah harus selalu berinovasi di tengah Pandemi Covid-19 yang melanda ini untuk keamanan siswa-siswi dalam proses belajar mengajar. 
 
“Contohnya yang masuk itu kelas XII misalnya ada 300 siswa bagaimana 100 orang masuknya misalnya jam 7 pagi, sudah itu 100 yang lainnya masuk jam 7.30 pagi dan sisanya masuk jam 8 pagi, pulangnya juga begitu polanya kita selisihkan setengah jam sehingga tidak ada penumpukan di sekolah,” katanya.
Gubernur Kalbar juga akan meminta instansi terkait untuk melakukan rapid test ke sekolah yang melakukan tatap muka dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan agar bisa menekan penularan Covid-19.

Baca Juga  DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT Kota P.Sidimpuan Ke- 20

“Nanti kita akan rapid test seluruh sekolah kepada seluruh siswa dan seluruh guru yang sekolah kalo dinilai aman maka, kelas XI di sekolah itu disuruh masuk dan di rapid tes juga, kalo aman juga kelas X disuruh masuk penerapannya sama di tes,” ujarnya.

“Dalam seminggu atau dua minggu kita tes, liat ada tidak keterjangkitan, kalo tidak ada artinya protap protokol kesehatannya berjalan kalau tidak protapnya tidak berjalan dan tidak boleh belajar,” tegasnya.

Hasnan Sutanto.
 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

PJ Danramil Sayan Beserta LO Kodim 1205/Sintang Dampingi Bupati Melawi Tinjau Perbatasan Kalbar – Kalteng.

Berita

Polsek Putussibau Selatan Bersama Tim Gabungan Berikan Pengamanan Dan Himbauan Di Pasar Juadah

Berita

Jokowi Tunjuk Putra Kawanua Komandan Upacara HUT RI di Istana

Berita

Babinsa 1205-01/Nanga Pinoh Dampingi Tracing Contact Puskesmas Pinoh Utara

Berita

Komitmen Kikis Pungli, Wali Kota Edi Dianugerahi Penghargaan dari Saber Pungli RI

Arsip

Kecelakaan di Tol Cipularang, 13 Orang Jadi Korban

Berita

Seorang Pria Pengedar narkoba Sungai raya di Amankan Satresnarkoba Polres Kubu Raya

Berita

Produktif di Tengah Pandemi, 80 UMKM Terima Bantuan Gerobak