Home / Berita

Minggu, 28 Maret 2021 - 13:07 WIB

Menkop dan UKM Teten Dorong Koperasi dan UMKM Naik Kelas di Masa Pandemi

Viewer: 474
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 0 Detik

Menkop Kunjungi Gedung UMKM Center Pontianak

PONTIANAK KALBAR ,KOMPAS Nasional- Menteri Koperasi (menkop) dan UKM Teten Masduki melakukan kunjungan kerja ke Gedung UMKM Center Pontianak, Minggu (28/3/2021).

Kunjungan kerjanya di Pontianak dalam rangka memetakan koperasi dan UMKM yang bisa didorong untuk naik kelas.

UMKM yang eksisting maupun rintisan menjadi target untuk didorong naik kelas melalui pendekatan inkubasi.

“Kalbar memiliki potensi ekonomi yang luar biasa dengan berbasis koperasi dan UMKM,” sebut Teten.

Masa pandemi Covid-19 dinilainya telah berdampak terhadap UMKM.

Bahkan Asian Development Bank (ADB) memperkirakan hampir 50 persen UMKM akan mati.

Namun pada kenyataannya kekuatiran tersebut tidak terjadi sebab pemerintah memiliki kebijakan pemulihan ekonomi nasional yang sangat besar.

“Dengan program restrukturisasi pinjaman termasuk hibah modal kerja bagi usaha mikro,” imbuhnya.

Teten mengatakan, dari hasil survei, hal tersebut cukup membantu program pemulihan ekonomi nasional sehingga UMKM bisa bertahan.

Baca Juga  Jaga Pasokan Air Bersih, Babinsa Jagoi Babang Bersama Masyarakat Laksanakan Gotong Royong*

Program vaksinasi yang masih berjalan diharapkan bisa memulihkan kembali perekonomian.

Meskipun pada kuartal pertama dan kedua masih belum normal.

“Kunci pemulihan ekonomi ada pada program vaksinasi Covid-19,” tuturnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya mendorong sektor UMKM agar naik kelas. UMKM juga digenjot supaya bisa beraktivitas lebih produktif dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah pandemi Covid-19.

Untuk itu, diperlukan sinergisitas supaya UMKM bisa bergerak optimal di tengah pandemi.

“Sebab keberadaan UMKM juga membuka banyak peluang kerja,” ungkapnya.

Ia berharap UMKM melakukan kreativitas dan inovasi terhadap produk unggulannya di tengah pandemi Covid-19.

Dengan demikian hasil kreasi dan inovasi produk atau dagangan tersebut akan menjadi incaran konsumen.

Tak kalah pentingnya, kualitas sebuah produk dengan packaging atau kemasan yang menarik juga menjadi nilai tambah terhadap produk itu sendiri.

Baca Juga  Sidang Perdana Ivan Sugiamto di Kasus Paksa Siswa Gonggong Digelar 5 Februari

“Untuk pemasarannya bisa dilakukan secara online dengan memanfaatkan perangkat IT maupun offline,” terang Edi.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Kamtono mengatakan, dalam kunjungan Menkop dan UKM ini pihaknya juga menyampaikan katalog produk UMKM yang dibuat di masa pandemi.

Hal itu bertujuan menyemangati pelaku kriya di Kota Pontianak.

“Walaupun terpuruk karena pandemi Covid-19 tetapi harus tetap semangat untuk berproduksi,” ucapnya.

Saat ini Dekranasda telah melakukan kluster terhadap pelaku UMKM. Ada 60 pelaku kriya di Kota Pontianak.

Peran Dekranasda Kota Pontianak terus berupaya meningkatkan kualitas dari produk pelaku kriya sehingga bisa terus bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita dari Dekranasda wajib membantu untuk memasarkan, maka kita buat katalog dengan tujuan agar produk mereka bisa tembus internasional,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Kubu Raya Pimpin Serah Terima Jabatan

Berita

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Kepala Imigrasi Entikong Kalbar Sudah Di Tangani Polres Sanggau

Berita

Satpol PP Tapsel Bersama Tim Gabungan Prokes Lakukan Operasi Yustisi Rangka Terapkan Perbup No 40 Tahun 2020

Berita

Bupati Tapanuli Utara Buka Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria

Berita

Tantangan Adaptasi Kebiasaan Baru Selama Pandemi Covid – 19 di Samosir

Berita

Bupati Ajak Masyarakat Tetap Semangat Lawan Covid-19

Berita

Wali Kota Padang Sidempuan Terima Kunjungan BLPMP Sumut

Berita

Harimau Betina Ditemukan Tewas di Tepi Jurang