Home / Berita

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:30 WIB

Mediasi Berhasil, Kasus Penganiayaan di Simanindo Berakhir Damai

Viewer: 414
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Mediasi terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh KM terhadap AN berakhir damai di Aula Mako Polsek Simanindo. Mediasi dipimpin oleh Kapolsek Simanindo AKP Nandi Butarbutar, S.H, dan dihadiri oleh Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa Tomok, serta kedua belah pihak yang berselisih, Kamis (13/06/2024).

Pertemuan ini diadakan atas dasar kekeluargaan, mengingat kedua belah pihak masih memiliki hubungan keluarga dan tinggal di desa yang sama. Insiden dugaan penganiayaan terjadi pada Kamis malam, 13 Juni 2024, sekitar pukul 22.00 WIB di Warung Tuak Sosor Tolong Dusun III Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Kapolsek Simanindo menjelaskan kronologi kejadian, “Pada Kamis, 13 Juni 2024 sekitar pukul 21.00 WIB, AN dan KM sedang minum tuak sambil membahas marga pada satu pernikahan adat Batak Toba. Pembahasan ini memicu perbedaan pendapat yang berujung pada pemukulan oleh KM terhadap AN.”

Baca Juga  Bupati Minta Gubernur Kembalikan Daud Jubedi ke Halsel Selesaikan Huntap

Keesokan paginya, AN melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Tomok, yang kemudian menyarankan untuk melaporkannya kepada pihak berwajib. Atas informasi dari Kepala Dusun, Bhabinkamtibmas Bripka DJ Arfan menyarankan agar dilakukan mediasi terlebih dahulu. Kapolsek Simanindo, AKP Nandi Butarbutar, S.H., memerintahkan Kanit SPKT Polsek Simanindo dan Bhabinkamtibmas Desa Tomok bersama Pemerintah Desa Tomok untuk mengatur mediasi di Polsek Simanindo.

“Berkat kerjasama yang cepat antara Polsek Simanindo dan Pemerintah Desa, kedua belah pihak berhasil dipertemukan di Mako Polsek Simanindo. Hasil mediasi menyepakati bahwa kedua belah pihak berdamai secara kekeluargaan, dengan KM mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada AN serta bersedia membayar biaya pengobatan AN. Kedua belah pihak juga membuat surat pernyataan damai dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama,” jelas AKP Nandi Butarbutar.

Baca Juga  Gubernur Kalbar Menijau Pemberian Vaksin Untuk Pelajar SMA dan SMK

Pejabat Kasi Humas Polres Samosir, BrigPol Vandu P Marpaung, menambahkan bahwa “Gerak cepat dan kerjasama tersebut adalah awal keberhasilan dari proses mediasi ini. Tujuannya adalah agar tidak menimbulkan keretakan hubungan kekeluargaan dan dapat menyelesaikan permasalahan tanpa harus bersentuhan dengan hukum.”

Reporter: Candro Situmorang

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Kalbar Usir 20 Pengusaha Perkebunan Sawit Tak Mau Bantu Warga Terdampak Banjir

Berita

Kronologi Penembakan 31 Pekerja Trans Papua oleh KKB

Berita

Pemkab Samosir Terima Audiensi BNN Kota Pematang Siantar

Berita

11 Warga Gang Demak Terima Gerobak Jualan Plus Rp 2 Juta dari Pemko Siantar

Berita

Dumas Presisi, Wujudkan Transparansi Dan Tingkatkan Penanganan Pengaduan Masyarakat Secara Online

Berita

Residivis Sabu Dimainkan Kibus , Akhirnya Kembali Masuk Bui

Berita

Rakor Linsek Bahas Situasi Kamtibmas, Polres Melawi Sosialisasikan Masalah PETI*

Berita

Pemprov Kalbar bongkar Bangunan di Kawasan Gelora Khatulistiwa Pontianak