Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Sabtu, 2 Juli 2016 - 15:24 WIB

Malaysia Bebaskan 19 Nelayan Yang Tak Sengaja Langgar Wilayah

Viewer: 880
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 0 Detik

Otoritas Perikanan Selangor, Malaysia, membebaskan 19 nelayan asal Indonesia yang ditahan sejak 22 Juni. Para nelayan itu melintasi wilayah Negeri Jiran tanpa izin ketika mencari ikan.

Tiga kapal nelayan Indonesia tersebut dikawal oleh kapal Jabatan Perikanan Malaysia menuju perbatasan laut kedua negara pada Jumat (1/7) siang waktu setempat. “Kapal TNI-AL dari Pangkalan Dumai direncanakan akan melakukan penjemputan di perbatasan,” seperti disampaikan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Malaysia melalui siaran pers tertulis.

KBRI Kuala Lumpur menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Malaysia yang telah melepaskan 19 nelayan Indonesia. “Sehingga (nelayan) dapat kembali berkumpul bersama keluarga menjelang hari raya Idul Fitri,” tulis KBRI.

Seluruh nelayan itu berasal dari Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Para nelayan mengaku kurang memahami batas laut antara Indonesia dan Malaysia di Selat Malaka. Guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari, KBRI Kuala Lumpur menghimbau agar para nelayan mencari informasi yang lengkap dari dinas perikanan setempat mengenai batas laut Indonesia-Malaysia.

Baca Juga  Tangkal Corona, Kodim 1509/Labuha Gelar Olahraga Bersama

Pemerintah RI mengimbau setiap kapal nelayan tradisional setidaknya memenuhi standar keselamatan serta dilengkapi dengan GPS dan Automatic Identification System (AIS).

Identitas ketiga kapal dan awaknya antara lain KM tanpa nama GT 8 dengan nakhoda Usman (32), warga Teluk Pulai dengan Anak Buah Kapal (ABK) bernama Misran, Atan Keong, Dodi, Ismail, Roni dan Alan Sera.

Sedangkan Kapal Motor (KM) tanpa nama GT 6 dengan lambung kapal merah muda yang dinakhodai Ruji (28), warga Teluk Pulai dengan ABK bernama Ridho, Abdul, Junaidi, Irus, Hendra dan Dedi. Terakhir KM tanpa nama GR 4 No 1192 yang dinakhodai Danter Siregar dengan ABK Tagor Malau, Dedi S, Rio P dan satu lagi tidak diketahui identitasnya (mdk|dwk)

 
SHARE

Facebook
Twitter

Previous articleSebelas Pemudik yang Rela Bersepeda Hingga Ke Kampung Halaman

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Logged in as matasakti online. Log out?

 

 

PARIWISATA

Ekonomi

Jika Masih di Indonesia, Leonardo di Caprio Terancam Dideportasi

Karena dinilai mendiskreditkan perusahaan kelapa sawit di Indonesia, Leonardo DiCaprio dituduh difasilitasi LSM tertentu. Kedatangan aktor terkenal sekaligus aktivis lingkungan Leonardo DiCaprio ke Taman Nasional…

Diam-diam Aktor Leonardo di Caprio Kunjungi Taman Nasional di Aceh

Dipadati 6 Ribu Pengunjung, Ragunan Tak Selenggarakan Atraksi Hewan

Risma Resmikan Gang Dolly Jadi Kampung Wisata Mural

 
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Lantik 14 Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Samosir: Laksanakan Tugas-Tugas Dengan Dedikasi dan Loyalitas Tinggi

Nasional

Generasi Muda Diharapkan Paham Nilai-nilai Pancasila

Arsip

Ribuan PNS Lulusan SD Sampai SMA Bakal Dipensiun Dini

Berita

Angin puting beliung melanda rumah warga,91 KK Mendapat Bantuan Dari Pemerintah Agara

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Meletakan Batu Pertama Pesantren Shultoniyah Sambas

Berita

Panitia Pembangunan Rumah Dinas Pendeta HKBP Sinta Nauli, Undang Wakil Wali Kota Pematangsiantar

Berita

Personil Polres Kapuas Hulu Ikuti Pembekalan dan Keterampilan Persiapan Pensiun Melalui Zoom Meeting

Berita

DPRD Samosir Gelar Paripurna Mengenai Kode Etik dan Hasil Reses I