Viewer: 690
0 0

Home / Teknologi

Selasa, 29 Desember 2020 - 10:52 WIB

Mahfud MD: Jam 8 Pagi Ancam Pemerintah di Medsos, Jam 10 Sudah Ditangkap

Viewer: 691
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Kompasnasional l Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan, orang-orang yang tidak menyukai pemerintah, sudah eksis sejak dulu.

Namun, berkat polisi siber, kini pihak-pihak yang gencar melayangkan ancaman berbahaya bisa langsung terdeteksi.

Mahfud mengungkapkan, orang-orang yang tidak menyukai pemerintah pasti akan selalu menyerang. Berkat media sosial, hal tersebut justru semakin masif.

“Ada sekelompok orang, yang apa pun pemerintah lakukan, entah benar entah salah, pasti dihantam saja, tidak ada benarnya, itu ada yang begitu,” kata Mahfud dalam diskusi bertajuk Masalah Strategis Kebangsaan dan Solusinya secara virtual yang dikutip Suara.com, Senin (28/12/2020).

Karena banyak penyerangan terhadap pemerintah melalui media sosial, maka muncullah polisi siber.

Baca Juga  Suzuki Ertiga Diskon Gede Jelang Ramadhan

Satuan tugas kepolisian itu, kata dia, bertugas menegakkan hukum terhadap pelanggaran-pelanggaran siber.

Mahfud mengklaim, hal tersebut dilakukan lantaran banyak berita-berita hoaks yang membuat pernyataan dari pemerintah malah disalahartikan.

Mahfud mencontohkan, ada orang yang memotong pernyataannya sehingga melenceng dari substansinya.

“Saya sih tidak rugi. Saya hanya ingin mengatakan, betapa sekarang ini hoaks sengaja dibuat begitu rupa, kutipan-kutipan yang sudah empat tahun lalu dikeluarkan lagi diberi tanggal hari ini dan itu membuat gaduh,” ujarnya.

Tetapi, menurut dia, hal tersebut tidak terlalu berbahaya lantaran hanya berdampak kepada penggiringan opini.

Ada sekelompok orang, yang apa pun pemerintah lakukan, entah benar entah salah, pasti dihantam saja, tidak ada benarnya, itu ada yang begitu,” kata Mahfud

Baca Juga  Menristek: Bahan Bakar Nabati Sawit Jadi Harapan Baru Indonesia

Pasalnya, ia mengganggap hal yang lebih berbahaya adalah pengancaman dari orang-orang yang tidak menyukai pemerintah.

“Misalnya mengancam-ngancam akan memotong leher polisi akan memotong leher presiden dan macam-macam itu,” tuturnya.

Karena itulah akhirnya polisi siber diaktifkan untuk menelusuri kejahatan-kejahatan di dunia siber.

“Oleh sebab itu kalau ada orang mengancam-ngancam jam 8 pagi, jam 10 bisa ditangkap bisa kok sekarang dan itu banyak dilakukan karena polisi siber kita bisa untuk hal-hal yang kriminal yang membahayakan yang seperti itu.” (SC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ini Spesifikasi Smartphone Wiko Ridge 4G Fever

Teknologi

Alat rapid test murah Rp 75.000 dari WHO, hasilnya bisa diketahui dalam 15 menit

Teknologi

8 Rumah Sakit Uji Klinis Obat Ivermectin, Hasilnya Bikin Kaget

Arsip

Google dan YouTube Diminta Diblokir, Ini Tanggapan Ilham Habibie

Arsip

Jaket Anti Ngantuk UB Berhasil Sabet Medali Emas di Malaysia

Arsip

Resmi Diluncurkan, Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge Tampil Cantik di MWC

Teknologi

Oxford Lakukan Uji Klinis Ivermectin Terbesar di Dunia untuk Pengobatan Covid-19

Berita

Bandara Soekarno-Hatta dipasangi 1.900 kamera pengawas