Viewer: 728
0 0

Home / Teknologi

Selasa, 29 Desember 2020 - 10:52 WIB

Mahfud MD: Jam 8 Pagi Ancam Pemerintah di Medsos, Jam 10 Sudah Ditangkap

Viewer: 729
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Kompasnasional l Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan, orang-orang yang tidak menyukai pemerintah, sudah eksis sejak dulu.

Namun, berkat polisi siber, kini pihak-pihak yang gencar melayangkan ancaman berbahaya bisa langsung terdeteksi.

Mahfud mengungkapkan, orang-orang yang tidak menyukai pemerintah pasti akan selalu menyerang. Berkat media sosial, hal tersebut justru semakin masif.

“Ada sekelompok orang, yang apa pun pemerintah lakukan, entah benar entah salah, pasti dihantam saja, tidak ada benarnya, itu ada yang begitu,” kata Mahfud dalam diskusi bertajuk Masalah Strategis Kebangsaan dan Solusinya secara virtual yang dikutip Suara.com, Senin (28/12/2020).

Karena banyak penyerangan terhadap pemerintah melalui media sosial, maka muncullah polisi siber.

Baca Juga  Mobil Terbang Sukses Diuji Coba, Cuma 3 Menit Bisa Berubah Jadi Pesawat

Satuan tugas kepolisian itu, kata dia, bertugas menegakkan hukum terhadap pelanggaran-pelanggaran siber.

Mahfud mengklaim, hal tersebut dilakukan lantaran banyak berita-berita hoaks yang membuat pernyataan dari pemerintah malah disalahartikan.

Mahfud mencontohkan, ada orang yang memotong pernyataannya sehingga melenceng dari substansinya.

“Saya sih tidak rugi. Saya hanya ingin mengatakan, betapa sekarang ini hoaks sengaja dibuat begitu rupa, kutipan-kutipan yang sudah empat tahun lalu dikeluarkan lagi diberi tanggal hari ini dan itu membuat gaduh,” ujarnya.

Tetapi, menurut dia, hal tersebut tidak terlalu berbahaya lantaran hanya berdampak kepada penggiringan opini.

Ada sekelompok orang, yang apa pun pemerintah lakukan, entah benar entah salah, pasti dihantam saja, tidak ada benarnya, itu ada yang begitu,” kata Mahfud

Baca Juga  Beoing 737 Max Bakal Mengangkasa Lagi, Garuda Indonesia Siap-siap

Pasalnya, ia mengganggap hal yang lebih berbahaya adalah pengancaman dari orang-orang yang tidak menyukai pemerintah.

“Misalnya mengancam-ngancam akan memotong leher polisi akan memotong leher presiden dan macam-macam itu,” tuturnya.

Karena itulah akhirnya polisi siber diaktifkan untuk menelusuri kejahatan-kejahatan di dunia siber.

“Oleh sebab itu kalau ada orang mengancam-ngancam jam 8 pagi, jam 10 bisa ditangkap bisa kok sekarang dan itu banyak dilakukan karena polisi siber kita bisa untuk hal-hal yang kriminal yang membahayakan yang seperti itu.” (SC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Teknologi

Ini Trident, Senjata Inggris yang Bisa Musnahkan China-Rusia!

Arsip

Tolak Aturan Performa, Driver GO-JEK Wanita Juga Ikut Aksi Demo

Berita

Samsung Galaxy S9 Akan Punya Pendeteksi Wajah Secanggih iPhone X

Arsip

Negara Luar Angkasa Asgardia Bisa Tampung hingga 1,5 Juta Jiwa

Teknologi

Peneliti Buat Plastik Tahan Air Mendidih, Ramah Lingkungan

Teknologi

Menghapus Riwayat Google Play Store Percepat Kinerja Handphone

Teknologi

Perintis Bahan Bakar 100% Sawit, Subagjo: Keinginan Jokowi sudah terpenuhi Pertamina

Teknologi

Hotel’ Luar Angkasa Pertama Akan Mulai Dibangun Tahun 2025