Pencarian Tim SAR Gabungan terhadap mahasiswa Universitas Karawang (Unsika) atas nama Tarmizi (23) membuahkan hasil. Tarmizi yang terjatuh ke Danau Cipule, Kecamatan Ciampel, saat berlatih dayung ditemukan tak bernyawa.
Jasad Tarmizi ditemukan Senin (29/8) malam pukul 22.40 WIB. Lokasinya tidak jauh dari tempat korban terjatuh dari kanoe pada Minggu (28/8) sore lalu.
Koordinator Humas dan Protokol Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor menyatakan, penemuan terhadap korban diketahui usai tim gabungan beserta rekan-rekan korban melihat gemercik air berbuih. Saat didekati terlihat rambut manusia.
“Para teman-teman korban sesama atlet langsung memberi info ke posko jika korban telah mengapung di sekitar TKP,” katanya pada wartawan, Selasa (30/8).
Tim SAR yang mengetahui hal tersebut langsung melakukan evakuasi. Usai diidentifikasi dan disamakan dengan ciri-cirinya, korban langsung dibawa ke rumah duka.
Sebelumnya diberitakan, Tarmizi, tenggelam di danau Cipule, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang, pada Minggu sekira pukul 17.00 wib. Korban tenggelam lantaran perahu yang dikendarai terbalik. Saat kejadian korban sedang latihan bersama enam rekan lainnya (mdk|dwk)






