Home / Berita

Rabu, 10 Juli 2024 - 10:49 WIB

LPSK-KontraS Kritik Vonis Bebas Eks Bupati Langkat di Kasus Kerangkeng

Foto: Terbit Rencana Perangin-angin dan Istri

Foto: Terbit Rencana Perangin-angin dan Istri

Viewer: 291
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 9 Detik

Langkat, jejaknasional.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Stabat memvonis bebas mantan Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginan Angin dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau yang dikenal kasus kerangkeng manusia. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) hingga KontraS Sumut mengkritik putusan itu.

“LPSK menghormati proses hukum yang telah berjalan sejak tahapan penyidikan hingga proses persidangan,” kata Ketua LPSK Brigjend (Purn) Achmadi dalam keterangannya, Selasa (9/7/2024).

Vonis bebas tersebut dinilai belum memenuhi rasa keadilan bagi korban kerangkeng manusia. Padahal para korban sudah mengalami penderitaan fisik hingga psikis.

“Putusan tersebut dirasakan belum memenuhi rasa keadilan bagi para korban TPPO yang telah mengalami penderitaan fisik, psikis, dan kerugian ekonomi,” ucapnya.

Sehingga LPSK, kata Achmadi, mendukung kejaksaan untuk melakukan kasasi atas putusan itu. Termasuk dengan permohonan restitusi korban.

“LPSK mendorong dan mendukung upaya hukum kasasi oleh Kejaksaan, termasuk substansi mengenai permohonan restitusi korban sebagai salah satu materi pokok dalam memori kasasinya,” ujarnya.

Baca Juga  Rizieq Shihab akan Dipanggil Polda Jabar Terkait Acara di Megamendung Bogor

KontraS Nilai Vonis Bebas di Kasus TPPO Cederai Kemanusiaan

Selain LPSK, KontraS Sumut menilai putusan itu merupakan bentuk pengangkangan hukum terhadap keadilan korban dan mencederai nilai kemanusiaan.

“Kontras Sumut menilai bahwa putusan bebas terhadap TRP adalah bentuk pengangkangan hukum terhadap keadilan bagi korban dan mencederai nilai kemanusiaan. Putusan ini tentu akan menimbulkan kegundahan bagi publik pada instansi hukum yang amburadul,” kata Tim Advokasi KontraS Sumut Ady Yoga Kemit, Rabu (10/7/2024).

Berdasarkan catatan KontraS Sumut, kerangkeng manusia itu merupakan milik Terbit. Kerangkeng itu merupakan ruang perbudakan modern yang mengakibatkan penderitaan hingga kematian.

“Kerangkeng Langkat milik TRP tidak pernah memanusiakan manusia dan justru menjadi ruang perbudakan modern yang mengakibatkan penderitaan dan bahkan hilangnya nyawa,” ucapnya.

Putusan bebas hakim tersebut dinilai tidak dapat diterima karena Terbit dinilai merupakan pemilik kerangkeng. Vonis bebasnya Terbit berdampak terhadap tidak terpenuhinya pemulihan bagi korban.

Baca Juga  Muswil Alisa Khadijah ICMI Orwil Kalbar 2021

“Aktor-aktor lapangan telah divonis hukuman, sedangkan aktor intelektual sekaligus pemilik kerangkeng Langkat divonis bebas. Sungguh mengerikan dan tidak dapat diterima akal sehat, bahwa putusan hakim membebaskan TRP dari segala tuntutan. Artinya bebasnya TRP akan berdampak pada tidak terpenuhinya pemulihan bagi korban,” ujarnya.

Dituntut 14 Tahun Bui

Jaksa penuntut umum sebelumnya menuntut mantan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin dengan hukuman 14 tahun penjara.

“Tadi tuntutan 14 tahun penjara, pidana denda Rp 500 juta subsider 6 bulan penjara,” kata Kasi Intel Kejari Langkat Sabri Fitriansyah Marbun kepada wartawan, Rabu (5/6/2024).

Terbit dijerat UU Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan TPPO. Terbit dijerat dengan Pasal 2 Ayat 2 Junto Pasal 11.

Selain tuntutan hukuman penjara, Terbit juga dibebankan biaya restitusi untuk korban maupun ahli waris. Terbit dituntut untuk membayar retribusi sebesar Rp 2,3 miliar.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

FASTEK-UNHENA TOBELO GELAR YUDISIUM PERDANA

Berita

BKKBN Perwakilan Sumut Serahkan Piagam Penghargaan Capaian Pelaksaan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor Kepada Pemko Psp

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi PPKM Berbasis Mikro

Berita

Alamak, Pria Ini Nekat Bobol Rumah Kos Untuk Ambil Kosmetik

Berita

TNI Sangat Peduli Terhadap Dunia Pendidikan”Lakukan Pembanguan Sekolah.

Berita

Sekretaris Daerah Menghadiri Pelantikan Ketua Dan Pengurus (IPEMI) Kabupaten Kapuas Hulu.

Berita

Walikota Lantik Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemko P.Sidempuan

Berita

HAB ke-76 Kemenag, Wali Kota Edi Ajak Warga Rawat Toleransi dan Kerukunan