Viewer: 1184
0 0
Viewer: 1185
0 0

Home / Politik

Minggu, 29 November 2020 - 19:40 WIB

Lima Jenderal TNI ‘Adu Kuat’ Nyapres 2024, Siapa Unggul?

Viewer: 1186
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 42 Detik

Kompasnasional l Sejarah pemilihan presiden (pilpres) langsung di Indonesia sejak 2004 selalu memunculkan figur calon presiden dari kalangan militer. Pilpres 2024 pun diprediksi sama. Bahkan, kali ini figur militer yang meramaikan bursa capres lebih banyak dibanding pilpres-pilpres sebelumnya.

Sejauh ini ada lima jenderal TNI yang disebut-sebut punya kans nyapres. Tiga di antaranya jenderal bintang empat, yakni mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, dan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko. Sedangkan dua lainnya merupakan jenderal bintang tiga, yakni Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Prabowo Subianto, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo.

Satu capres berlatar belakang militer lainnya namun bukan berpangkat jenderal yang juga berpeluang, yakni Mayor (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga  Survei Poltracking Pilkada Surabaya Dinilai Ada yang Tak Masuk Akal

Menarik menantikan siapa dari nama-nama ini yang akan menjadi perwakilan kalangan militer di pilpres nanti? Berikut analisa singkat mengenai figur TNI yang diprediksi berpeluang menjadi capres.

Dari sekian banyak figur militer yang berpotensi maju capres pada 2024, kans terbesar dimiliki Prabowo Subianto. Ada sejumlah alasan. Pertama, dari sisi elektabilitas, mantan Danjen Kopassus ini masih di papan atas tokoh yang paling diunggulkan jadi capres. Hasil urvei IPI pada September 2020, elektabilitas Prabowo nomor dua dengan 16,8%. Berdasarkan survei Populi Center pada November 2020, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra tersebut malah di posisi pertama dengan 18,3%.

Sebenarnya, bukan hal yang mengejutkan jika elektabilitas Prabowo masih moncer. Dengan modal capres dua kali berturut-turut pada 2014 dan di 2019, sangat lumrah jika elektabilitasnya masih tinggi. Namun, apakah rating Prabowo tersebut akan bertahan hingga 2024? Masih perlu pembuktian. Salah satu keuntungan Prabowo adalah saat ini dia punya ‘panggung’ untuk menjaga pamornya. Jabatan sebagai Menteri Pertahanan bisa ia manfaatkan untuk menunjukkan kinerja yang baik agar dukungan publik terjaga.

Baca Juga  Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Kedua, Prabowo memiliki partai. Artinya, kendaraan politik untuk kembali maju capres bukan hal yang susah baginya. Gerindra partai terbesar ketiga di parlemen saat ini dengan 78 kursi. Sehingga, untuk mengusung capres-cawapres—meskipun nanti presidential threshold tetap 20%—Gerindra hanya perlu kaolisi dengan satu atau dua partai.(SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Filosofi Kopi Moeldoko, Sentil Isu Kudeta Demokrat?

Politik

LSI: Jika Menang di Pilpres 2024, Ganjar Berpotensi Besar Jadi Ketum PDIP

Berita

Kelak Memimpin Siantar Ir Asner Silalahi Akan Tanggapi Harapan Masyarakat
foto Anies bicara tentang hikmah Sumpah Pemuda

Berita

Ini Sejumlah Tempat yang Akan Didatangi Anies Baswedan saat di Medan

Politik

SBY Cabut Pendaftaran Logo Demokrat, Kubu Moeldoko Sorak-sorai Kemenangan ‘Perang’: Skor Seri 1:1

Politik

Politikus PDIP: Ridwan Kamil Genit

Politik

Jika Arief Poyuono Tak Datang Sidang MK Gerindra, Andre: Saya Usulkan Diberikan Sanksi Pemecatan

Politik

Din Syamsuddin Cs Deklarasi KAMI, Denny Siregar: Koalisi Kok Wajahnya Penipu Semua