Viewer: 737
0 0

Home / Nasional

Selasa, 27 Oktober 2020 - 07:20 WIB

Libur Panjang Mualid Nabi, Ini Tiga Daerah Perbatasan Yang Dinilai Rawan Keamanan dan Kejahatan

Viewer: 738
0 0
Terakhir Dibaca:41 Detik

Kompasnasional | Kakorlantas Irjen Pol Istiono mengungkapkan masyarakat diminta untuk berhati-hati saat melewati tiga daerah perbatasan yang dianggap rawan saat perjalanan mudik libur panjang maulid nabi Muhammad SAW.

Menurut Istiono, ketiga daerah itu adalah Aceh, Lampung dan Palembang. Menurutnya, ketiga daerah itu telah menjadi perhatian oleh pihak kepolisian.Di Aceh hanya keamanan ini agak terganggu, di wilayah perbatasan Lampung dan Palembang, ini yang menjadi atensi kita,” kata Istiono kepada wartawan, Selasa (27/10/2020)..Istiono menuturkan pihak kepolisian juga telah meminta seluruh kendaraan umum untuk dapat mengantisipasi adanya tindak kejahatan.
Di saat yang bersamaan pihaknya juga akan mulai memperketat pengamanan di daerah tersebut.

Baca Juga  Pengacara Kondang Dr. Darmawan Yusuf Hadiri Pelantikan PC Permabudhi Medan, Resmi Diusulkan sebagai Penasehat

“Mereka juga sudah mengantisipasi, busnya desain supaya tidak dilempar-lempari masyarakat disana.

Baca Juga  Sudah Diberhentikan, Arcandra Terancam Pidana

Nah ini Polri akan memaksimalkan keselamatan dan keamanan mereka di jalan semuanya. Terutama pada libur panjang ini,” pungkasnya.(TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Ini Bocoran Tiga Jenderal Terkuat Gantikan Posisi Kapolri Idham Azis

Arsip

Habis Jumatan, Pemuda Muhammadiyah Laporkan Ahok ke Polda Metro

Berita

Aceh dan Sumut Mencalonkan Diri Sebagai Tuan Rumah PON XXI/2024
foto Anies bicara tentang hikmah Sumpah Pemuda

Berita

Ini Sejumlah Tempat yang Akan Didatangi Anies Baswedan saat di Medan

Berita

Akibat Disenggol Kapal KMP Suki 2 Dermaga I Merak Tak dapat Beroperasi Sebulan

Arsip

Beli Dodge Journey di GIIAS 2016, Gratis Banyak!

Arsip

MPB Desak Pungli Diknas Paluta Diusut

Berita

Lenis Kogoya : Desa Paseban bisa menjadi Proyek pencontohan Desa wisata Adat di Bali