Home / Berita / Daerah / Nasional / Reviews

Sabtu, 29 September 2018 - 10:25 WIB

Landasan Pacu Bandara Palu Retak 500 Meter karena Gempa

Konfrensi Pers Rapat Darurat Penanganan Gempa Donggala dan Tsunami Palu (Foto: Dwi Herlambang/kumparan)

Konfrensi Pers Rapat Darurat Penanganan Gempa Donggala dan Tsunami Palu (Foto: Dwi Herlambang/kumparan)

Viewer: 591
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

KompasNasional.com – Bandara Mutiara Sis Al Jufri Kota Palu ditutup sementra dari pukul 19.26 WITA hingga 29 September 2018 pukul 19.20 WITA. Bandara di Kota Palu ditutup kerana terdampak gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Donggala dan Palu.

Landasan pacu (runway) bandara tersebut retak sepanjang 500 meter. Hal itu diungkapkan oleh Menkopolhukm Wiranto saat konferensi pers di kantor Kemenkopolhukam, Sabtu (29/9) dini hari.

“Runway 2.500 meter ternyata ada 500 meter retak. Perlu dicek besok sehingga enggak mungkin didadarati dengan pesawat Boing 737 dan sebagainya,”kata Wiranto.

Baca Juga  MPC Tapsel Adakan Rapat Pleno Evaluasi Kegiatan dan Resshuffle

Namun di saat keadaan bencana alam seperti ini, kata Wiranto, keberadaan bandara sangat diperlukan untuk mengirimkan bantuan logistik bagi para korban gempa.

“Kita harapkan sisa 2.000 meter bisa pakai pesawat hercules. Dari hercules itu kita bisa mempercepat bantuan, obat, makanan, alat kesehatan. Besok pagi akan dilakukan pengecekan terakhir oleh Menhub,” terang Wiranto.

Sebelumnya, berdasarkan notam (Notice To Airmen) nomor H07377/18 yang dikeluarkan oleh AirNav Indonesia, Bandara Mutiara Sis Al Jufri yang terletak di Palu ditutup sementara.

“Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri Palu ditutup dari 28 September 2018 pukul 19.26 WITA sampai dengan estimasi 29 September 2018 pukul 19.20 WITA karena terdampak gempa bumi,” ujar AirNav Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima kumparan.

Baca Juga  Bupati Tapsel Mendukung Penuh Saran dan Masukan Komnas Disabilitas (KND)

Donggala sudah diguncang beberapa kali gempa sejak pukul 13.25 WIB. Kekuatannya bervariasi, mulai 5,3 magnintudo, 6 magnitudo, 5,0 magnitudo hingga puncaknya sebesar 7,4 magnitudo sekitar pukul 17.02 WIB.
Gempa 7,4 magnitudo berpusat di 27 kilometer timur laut Kabupaten Donggala. Sementara kedalaman gempa berada di 10 km di bawah permukaan laut.(Kumparan/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tiga Bulan Dilantik, Kades Sipungguk Bikin Program Unggulan “Kampung Tangguh Anti Narkoba”

Berita

Peran Aktif Serda La Rosulu Babinsa Sebubus, Dampingi Kegiatan Posyandu Saat Pandemi Covid-19

Asahan

GM PEKAT-IB Asahan Bantu Beras Kepada Warga Terkena Banjir di Sei Dua Hulu

Berita

Wagub Ria Norsan Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR-RI ke Kalbar

Berita

Diduga Sarat Korupsi, Ketua LSM ICW-RI Minta APH Usut Penggunaan Dana BOS Dimasa Covid-19 Tahun 2019-2021

Berita

Anak Bunuh Ibu Kandung dan Aniaya Ayah di Depok Diserahi Keuangan Bisnis Keluarga

Berita

Kronologi Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Sempat Dikejar Polisi, Begini Pengakuan Sang Sopir

Berita

Kronologi Silang Pendapat Purbaya & Dedi Mulyadi soal Rp 4,1 Triliun Ngendap